Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah

Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah
Maaf


__ADS_3

Setelah pembicaraan ku dengan bunda. Kini hari sudah sore dan waktu nya aku harus pulang


"Bun, Shi Ta pamit pulang ya. Shi Ta akan mengabari bunda kalau orang itu sudah ada di Indonesia" kataku


"Baiklah. Hati-hati di jalan. Terus lah dengan sifat palsumu itu sampai permainan ini selesai" kata bunda


"Baiklah bunda, Shi Ta janji. Kalau gitu Shi Ta pamit pulang bunda Assalamualaikum" kataku sambil melangkah keluar


"Waalaikumsallam" kata bunda


"Semoga kehidupan mu dan suami mu selalu bahagia nak, jika waktu nya telah terjadi maupun telah selesai. Bunda akan membantu mu agar pernikahan kalian tidak berakhir" kata bunda dalam hati


Setelah dari rumah bunda, kini aku harus segera pulang agar kak Arland tidak terlalu khawatir padaku. Sesampai nya aku di rumah, aku mengumpat "shit" dalam hati karena bukan hanya kak Arland yang ada dalam apartement, juga ada papa Gerald, mama Vina, saudara-saudara ku, juga teman-temanku


"Anggita kamu dari mana aja sayang. Yinna bilang setelah istirahat kau tidak ada di kelas. Bahkan tas mu juga gak ada di kelas. kau tahu teman-temanmu, Yinna, Joey, dan Arland sudah mencari mu di setiap ruangan sekolah bahkan Arland sudah ke apartement tapi kau tidak ada" kata mama Vina


"Maafin Gita bun, Gita dapat telfon dari sahabat Gita dari SMP kalau salah satu sahabat Gita meninggal" kataku bohong


"Kalau kau mau kesana harus nya kau kabari aku Gita" kata kak Arland

__ADS_1


"Maaf kak Gita salah. Gita harusnya kabari dulu kakak atau kak Joey juga Yinna dan teman Gita. Maaf kak" kataku sambil menundukkan kepalaku


"(menghela nafas) kemarilah Gita" katanya dan aku pun menghampiri kak Arland. Bukan hukuman yang kudapat, tapi kak Arland malah memelukku


"Jika kau butuh sesuatu kabari aku Gita, agar aku tidak khawatir seperti ini" katanya sambil melepaskan pelukan ku


"Gita janji. Maaf karena Gita kalian jadi cemas" kataku


"Ya udah kalau gitu sekarang Gita ganti baju dulu ya kita makan malam bersama" kata papa Gerald


"Baiklah pa. Gita ke kamar dulu" kataku lalu bergegas kekamar mengganti seragamku dengan dress berwarna biru laut dengan rambut dibiar kan tergarai


"Kamu cantik sekali sayang. Ya sudah kalau gitu kita ke restoran sekarang" kata mama Vina dan kami pun pergi ke restoran. Sesampai nya di restoran, kak Kei mengajak ku untuk mengobrol. Kini aku dan kak Kei berada di taman dekat dengan restoran


"Maksud kakak? Gita kan sudah bilang kalau Gita dari pemakaman sahabat SMP Gita" kataku


"Kau bisa membohongi papa, mama, Arland, dan saudara mu yang lain Gita. Tapi tidak dengan ku. Walau aku masih 21 tahun dan masih kuliah, tapi aku tahu apa yang kau lakukan Gita. kau habis dari rumah bunda mantan kekasih mu yang sudah meninggal itu kan karena kau mendapat pesan dari orang yang bersama mu 4 tahun lalu" kata kak Kei membuatku tegang dan takut


"K-kak Kei sudah tahu semua masalah yang Gita rahasiakan rapat-rapat 4 tahun lalu" kataku gemetaran

__ADS_1


"Ya, Kakak tahu semua. Ingat lah Anggita, walaupun kakak masih dengan marga Adiwijaya bukan Adriana. Tapi kakak tetaplah juga keluarga Adriana" kata nya membuatku gelisah dan ketakutan setengah mati


"Anggita, walau kau masih merasa takut dan jika kau ada masalah kakak bisa membantu mu Anggita. Walau ayah dari mantan kekasih mu itu seorang mafia. Tapi bukan berarti kau harus bergantung terus pada mereka. Ingatlah keluarga Adiwijaya memiliki banyak akses dari kalangan terbuka maupun tertutup. Itu semua sudah di jalankan oleh papa Alex" katanya


"Maafkan Anggita kak, kejadian itu membuat Gita benar-benar takut. Gita gak tahu harus bagaimana, Gita gak bisa memberitahu masalah Gita pada papa mama dan yang lain. Karena kejadian itu salah Gita. Gita salah kak, Gita salah" kataku sambil menangis terisak


"Kalau orang itu menghubungi mu lagi beritahu kakak, temui kakak. jangan beritahu keluarga dari mantan kekasih mu dulu sampai orang itu kembali. Jika dia kembali, beritahu kakak kita pergi bersama ke kediaman keluarga dari mantan kekasih mu dulu ya" kata kak Kei


"Gita janji kak. Gita akan memberitahu kakak. Walau yang lain masih belum tahu, Gita masih dapat perlindungan dari kak Joey dan kak Arland kalau di sekolah dan di apartement" kataku


"Baiklah sekarang hapus air matamu. Jangan sampai yang lain curiga. Ingatlah Gita, kakak akan selalu membantu mu dan jangan pernah kau rahasiakan dari kakak masalah mu sebenar nya" kata nya


"Iya kak Gita janji" kataku


"Ya sudah, ayo masuk" kata nya dan kami pun menikmati makan malam


Setelah makan malam, kini waktunya pulang. Sampai di apartement, aku dan kak Arland masuk Apartemen lalu bergesas masuk ke kamar. Lalu aku masuk ke kamar mandi untuk menganti pakaian ku menggunakan pakaian tidur. Setelah selesai, kini giliran kak arland masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya lalu keluar dari kamar mandi dan menghampiri ku ke tempat tidur untuk bersiap tidur


"Selamat malam Gita" kata kaka Arland sambil mengecup keningku dan memelukku

__ADS_1


"Selamat malam juga kak" kata ku


"Maafkan aku kak Arland, karena masih belum menceritakan kebenaran nya padamu. Jika waktu nya sudah tepat, aku janji akan menceritakan semua nya pada mu. Dan keputusan nya aku serahkan padamu kak. Jika kau ingin mengakhiri pernikahan kita, aku ikhlas kak. Selama kakak baik-baik saja. aku mencintaimu kak Arland" kataku dalam hati lalu bergegas tidur menyusul kak Arland kedalam mimpi


__ADS_2