CINTA SIAL CEO ARROGANT

CINTA SIAL CEO ARROGANT
MABUK


__ADS_3

🌼MABUK🌼


*****


Tiba saat nya untuk pergi ke pesta rekan bisnis Justin untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka. Sekali menyelam minum air begitu lah prinsip bisnis Justin, kesempatan ini pun Justin gunakan juga untuk lebih menambah cabang bisnis nya.


Justin dan Syasha pun berjalan beriringan walau pun tidak menggunakan pakaian yang senada tapi Justin dan juga Syasha nampak terlihat serasi karena Justin tampan paripurna dan Syasha tampil cantik memukau


Jangankan orang lain Justin sendiri pun nampak terpesona dengan penampilan Syasha. Justin tidak menyangka Syasha yang terlihat tomboy sekarang nampak begitu cantik dan menawan


"Ahh Tuan Justin, suatu kehormatan bagi Saya, Anda mau datang di ulang tahun pernikahan kami"


"Tentu saja Saya datang karena Saya diundang"


"Hahahaha Anda ini bisa Saja. Dan apakah ini istri Anda"


Kriiikk kriiikkk


Justin dan Syasha pun saling pandang sebentar


"Tidak Tuan, dia ini hanya sekretaris Saya. Kebetulan kami juga sedikit ada pekerjaan disini"


"Ahh begitu yaa... Sayang sekali padahal Anda nampak sangat serasi Tuan Justin"


Justin pun menjawab dengan sebuah senyuman.


Tanpa malu-malu Syasha menikmati hidangan di pesta. Tapi tetap karena dia sedang bersama Justin dia pun juga sedikit menjaga image. Beruntung Syasha pernah bekerja sebagai pelayan di restoran mewah hingga banyak sedikitnya Syasha tau bagaimana cara makan orang-orang kaya


Jujur saja jaga image ini sangat mengganggu Syasha. Jika saja boleh ingin rasanya Syasha memasukan semua makanan itu langsung ke dalam mulut nya.


"Aahh orang kaya merepotkan sekali" keluh Syasha


Sebelum keberangkatan Syasha ke Bangkok, Syasha sudah mendapatkan mandat dari Rei agar menjaga Tuan Justin baik-baik. Rei pun memberikan sebuah catatan yang tebal nya bahkan melebihi buku ensiklopedia dunia. Catatan itu berisi tentang apa saja yang boleh Syasha lakukan dan yang tidak boleh dia lakukan. Catatan itu juga menjelaskan tentang apa yang Justin sukai dan apa yang tidak dia sukai

__ADS_1


Syasha harus mengingat semua itu dalam sekejab. Jika saja otak Syasha tidak cersas mungkin sekarang dia tidak akan selesai membaca catatan itu


Tepat pukul 11 malam Justin dan Syasha pun bersiap untuk pulang. Dan ketika ada di lobby tanpa sengaja Justin menangkap sosok yang dia kenal, siapa lagi kalau bukan Edo. Lama menghilang kini Edo muncul di depan matanya. Justin pun ingin pergi menghampiri Edo tapi langkah nya terhenti saat melihat sosok lain memeluk Edo erat


Itu adalah wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri Justin tapi kenapa wanita itu justru memeluk dan bermesraan dengan Edo. Justin pun memilih bersembunyi dan mengikuti kemana mereka berdua akan pergi


Syasha yang melihat muka Justin berubah menjadi dingin pun tidak ingin banyak bicara sekarang. Syasha mengikuti pandangan tajam dari Justin dan Syasya pun melihat wanita yang siang tadi mengaku sebagai calon istri Tuan Justin kini sedang memeluk mesra lelaki lain


Syasha pun paham apa yang terjadi, seperti nya Tuan nya ini akan sakit hati. Syasha pun mengikuti langkah Justin dan tetap dia berada di belakang Justin


Edo dan Dea pun masuk ke dalam bar yang ada di hotel tersebut. Justin dan Syasha pun juga ikut masuk namun tetap menjaga jarak aman agar Edo dan Dea tidak menyadari kehadiran Justin


Justin memoto beberapa kali kemesraan Edo dan Dea. Bahkan tanpa malu di depan orang banyak Edo dan Dea saling mencium dan barpaggut mesra.


Seketika Justin merasa jijik karena siang tadi Justin juga mencium Dea dengan mesra. Justin pun hilang akal dia mengambil minuman beralkohol yang di bawa oleh bartender lalu meminum itu dengan satu kali tegukan


Justin yang tidak pernah minum minuman beralkohol pun langsung mabuk hanya dengan satu gelas kecil. Justin mulai meracau dan hilang keseimbangan tapi sebelum benar-benar mabuk Justin sempat melihat Edo dan Dea naik ke lantai atas dan menyewa kamar


Apa lagi memang nya yang akan dilakukan seorang pria dan wanita berduaan di dalam kamar. Justin tidak tau apa yang terjadi, bukan kah Edo bilang dia sudah bertobat bermain wanita. Kenapa sekarang Edo malah terciduk di depan mata Justin sedang bermain dengan calon istri dari sahabatnya sendiri


"Ka-lian... Ber-duaa... Mengapa tidak jujur heh" racau Justin


Syasha pun akhirnya terpaksa membawa Justin keluar dari bar tersebut. Dengan susah payah Syasha memapah tubuh Justin yang sempoyongan.


Syasya pun memanggil supir panggilan agar menjemput mereka si hotel berbintang ini.


Justin terus meracau, kadang dia menangis tersedu kadang juga dia tertawa terbahak-bahak. Justin pun tanpa sadar bercerita pada Syasha bagaiman dia selalu setia pada wanita dan selalu menghormati mereka namun Justin selalu saja sial. Dia selalu saja ditinggalkan oleh orang yang dia cintai. Karena itulah Justin tidak mau lagi bermain hati dan langsung memutuskan untuk menikah karena desakan oleh mama Alin yang ingin menimang cucu di masa tua nya


Syasha pun mendengarkan dengan baik setiap ocehan Justin. Mungkin ini adalah titik lemah Justin pikir Syasha dibalik sikap bos nya yang galak dan sombong ini ternyata Justin berhati lembut dan sangat menghargai wanita


Supir dan mobil yang Syasha pesan pun telah berhasil membawa mereka pulang kembali ke hotel dimana tempat Syasha dan Justin menginap tadi


Sekali lagi Syasha harus sabar dan mengeluarkan tenaga ekstra untuk memapah Justin dan membawa nya masuk ke kamar Justin yang ada di lantai 20

__ADS_1


Syasha meletakan Justin di tempat tidur. Justin pun kini telah memajamkan mata sedangkan Syasha kini merasa sangat lelah


"Hosshh hoosshh" Syasha ngos-ngosan


"Astaga dia berat sekali apa dosa nya banyak banget"


Syasya yang merasa haus pun mengambil air dari dalam botol yang ada di kamar itu dan langsung meminum nya


Karena terlalu lelah Syasah sampai tidak menyadari kalau minuman itu mengandung alkohol. Kendati dalam jumlah sedikit tapi Syasha yang juga tidak biasa minum pun merasa kalau kepalanya berputar


Pandangan Syasha juga mulai mengabur, tepat saat Syasha akan jatuh Justin ternyata berdiri dan tanpa sengaja tubuh Syasha kini menimpa tubuh Justin hingga membuat mereka berdua terpental bersamaan di atas kasur dengan posisi Syasha berada di atas tubuh Justin


Mata Syasha dan Justin saling bertemu, Syasha yang sudah mabuk berat tidak menyadari keadaan mereka yang seperti ini


Beda dengan Justin, walau pun Justin mabuk tapi Justin masih bisa mengembalikan kesadaran nya. Justin menyadari kalau mata Syasha begitu indah dan Syasha sangat cantik di mata Justin


Tanpa pikir panjang Justin langsung mencium Syasha. Justin terus saja memperdalam ciuman nya dan sedikit menekan tengkuk leher Syasha.


Tapi sedikit pun Syasha tidak membalas perlakuan Justin membuat Justin meragu apakah Syasha tidak tertarik pada nya


"Syasha apa kau tidak tertarik pada ku?"


"Eemmm kau... Apa kau bos ku yang sombong itu? Aku tidak suka karena kau galak dan sombong walau pun kau itu tampan hehehe" ucap Syasha merem melek


"ahh jadi aku tampan yaa di mata mu... Lalu apakah ini ciuman pertama mu?"


"Aahh kenapa kau bisa tau bos.. Kau mengambil ciuman ku, sini kembalikan lagi" ucap Syasha masih dalam posisi menindih tubuh Justin


"Jadi aku yang pertama bagi mu?"


"Ho'oh"


Justin yang juga masih dalam pengaruh alkohol pun tersenyum mendapati jawaban Syasha. Artinya Syasha wanita baik-baik yang selalu menjaga kehormatan nya

__ADS_1


Sangat berbeda dengan semua pacar Justin sebelum nya yang mengaku kalau sudah jebol


__ADS_2