CINTA SIAL CEO ARROGANT

CINTA SIAL CEO ARROGANT
PESTA KECIL


__ADS_3

🌼PESTA KECIL🌼


"Selamat pagi semua. Aku Brian Willson Bagaskara mulai hari ini aku menyatakan pensiun dan mulai hari ini aku mengangkat putra ku Justin Bagaskara sebagai pemegang tertinggi di perusahaan WinsFood ini"


Pok pok pok


Semua orang pun bertepuk tangan mendengar penuturan yang baru saja Tuan Brian katakan.


Para dewan direksi dan pemegang saham pun ikut senang dengan berpindahan kursi CEO ke tangan Justin karena Justin dinilai sangat kompeten terlihat dari pencapaian nya selama dua tahun terakhir berada di perusahaan


Semakin maju dan berkembang perusahaan maka akan semakin banyak aset dan pundi-pundi rupiah yang mereka hasilkan, karena itulah mereka sangat senang jika Justin yang kini memimpin perusahaan.


"Terimakasih semua, aku pun disini masih belajar dan masih butuh arahan serta bimbingan dari kalian untuk itu mohon kerjasamanya agar perusahaan ini bisa masuk dalam pasar dagang di Amerika"


"Woo ooo ooo"


Pok pok pok


Semua orang berteriak senang dan bertepuk tangan dengan meriah. Tentu saja itu karena misi Justin yang terus ingin mengembangkan sayap perusahaan mereka


Ucapan selamat pun berdatangan dari berbagai pihak untuk menyambut CEO baru mereka.


"Tuan Brian bagaimana kalau kita makan siang bersama sebagai tanda perpisahan Anda pensiun dari perusahaan ini dan juga sebagai ucapan selamat untuk Justin yang akan memimpin perusahaan selanjut nya" ucap Tuan Morgan salah satu pemegang saham


Tuan Brian pun mengiyakan ajakan tersebut begitu juga dengan Justin. Akhirnya Tuan Brian bersama dengan seluruh dewan direksi dan juga pemegang saham pergi ke salah satu restoran mewah di kota S dan menyewa privat room untuk mereka mengadakan pesta kecil-kecilan


"Selamat Tuan Justin atas pengangkatan Anda"


"Terimakasih pak Alan"


Ucapan selamat itu terus berdatangan untuk Justin. Usia Justin baru 25 tahun namun ia sudah menempati posisi sebagai CEO, sungguh ini adalah pencapaian luar biasa bagi Tuan Brian


Berbagai makanan lezat nan menggugah selera pun berdatangan di ruang pesta kecil-kecilan ini dan semua orang disana pun makan sembari berbincang bincang tentang bisnis mereka


Drrrttt drrtttt


Ponsel Justin bergetar di tengah acara makan mereka. Justin pun melihat ponselnya dan panggilan itu ternyata berasal dari Edo.


"Permisi tuan tuan Saya keluar sebentar"


Setelah Justin berada di koridor barulah Justin mengangkat panggilan dari Edo


"Hallo do"


"Wiiisshhh CEO kita terenyata masih bisa angkat telpon  aku kira kau akan sangat sibuk hahaha"


"Astagaa apa-apa'n itu"

__ADS_1


"Hehehe selamat bro sekarang kamu udah jadi pengusaha muda yang hebat"


"Yaa terimaksih, kau sendiri bagaimana?"


"Aku baru saja akan ikut ujian, semoga kali ini tidak ada halangan"


"Wissh tumben semangat ada apa?"


"Hehehe sebenarnya aku ingin cepat-cepat pulang ke Indonesia karena ada seseorang yang ingin aku temui"


"Biar ku tebak pasti wanita kan"


"Tapi kali ini berbeda Justin, dia adalah wanita pertama yang membuat jantung ku berdetak dan berdenyut serasa mau lompat pada tempatnya"


"Oohh benar kah?"


"Yaa dia begitu istimewa, aku ingin menemui nya lagi dan kali ini aku ingin serius menjalin hubungan dengan nya"


"Syukur lah jika kau bisa bertobat celap celup"


"Kyyaaakkk apa-apaan kalimat mu itu heh"


"Whahahaha apa pun itu semoga bisa menjadikan diri mu lebih baik"


"Yaaa... Sekali lagi selamat atas pengangkatan mu"


"Terimakasih dan semoga kau mendapatkan apa yang ingin kau dapat kan"


Setelah berbincang dengan Justin, Edo pun menutup telpon nya. Saat Justin membalikan badan tanpa sengaja dia menabrak seorang pelayan yang sedang membawa nampan makanan


Praaankkk


Semua makanana yang pelayan itu bawa pun berhamburan di lantai.


"Astagaa" ucap Justin


Justin lalu mengibas-ngibaskan tangannya dan mencoba membersihkan jas miliknya yang terkena tumpahan makanan


"Astgaa Kau bilang astaga, Kyaakk hey kau itu buta atau apa, kau yang menabrak ku bukannya minta maaf atau menolong ku kau malah bilang astaga"


"Apa-apaan wanita ini, berani sekali dia meneriaki aku. Apa dia tidak tau siapa aku" batin Justin


Tentu saja ini adalah moment pertama bagi Justin diteriaki oleh seorang perempuan terlebih perempuan ini juga hanya seorang pelayan biasa


Biasa nya setiap wanita akan memandang Justin dengan tatapan penuh damba dan para wanita akan berjejer rapi untuk mendapatkan perhatian dari Justin bahkan mama Alin pun selalu memperlakukan Justin dengan penuh kelembutan


Lalu apa yang terjadi dengan wanita yang kini berdiri tegak dihadapan Justin. Alih-alih terpesona dengan ketampanan Justin, Justin malah dapat semprot dari nya

__ADS_1


"Maafkan aku nona, aku tidak sengaja"


"Waah enak sekali yaa orang kaya setelah melakukan kesalahan lalu mereka minta maaf dan masalah selesai... Orang kaya memang selalu saja seenaknya"


"Nona apa masalah Anda, Anda sudah bersikap tidak sopan"


"Kau jangan mentang-mentang aku pelayan kau bisa merendahkan aku seenaknya"


Shasya lalu mengambil makanan yang tumpah di lantai dengan satu tangan nya lalu melemparkan itu ke pakaian Justin


"Kyaaakkk apa yang kau lakukan"


"Itu balasan yang sepadan untuk mu Tuan arrogant"


"Whaattt!!! Kau ini tidak waras kah? Restoran macam apa ini yang memperkerjakan orang gila seperti mu"


"Apa kau bilang aku gila. Awaas kauuuuu ciiaattttt"


Shasya lalu memasang kuda-kuda lalu menjambak rambut Justin dan menyeretnya ke kanan dan ke kiri


"Heyy lepas kan auu, uuu, dasar wanita gila lepaskan aku lepaskan Auuu, uuhhh"


"Kau yang gila dasar orang kaya sombong"


"Tuuuaaan" teriak Rei


Rei segera keluar mencari keberadaan Justin begitu merasa kalau Justin sudah terlalu lama meninggalkan ruangan pesta


Benar saja saat Rei keluar dari kejauhan Rei dapat mendengar suara Justin yang menjerit dan merintih. Ternyata Justin sedang diserang oleh seorang wanita bar bar


Rei pun berusaha melepaskan Justin dari jambakan Shasya namun hal yang sama sekali tidak diduga oleh Rei ternyata dibalik tubuhnya yang kurus Shasya menyimpan kekuatan yang luar biasa kuat hingga Rei cukup kesulitan untuk melepaskan Justin dari cengkraman Shasya


"Tuannnnn Anda tidak apa-apa?" ucap Rei begitu dia berhasil menyelamatkan Justin


"Dasar gilaa. Kau benar-benar tidak waras harus nya kau ada di rumah sakit jiwa bukan berkeliaran seperti kodok yang terkena rabies"


"Apa kau bilang dasar kau Tuan sombong"


Shasya berusaha untuk menjambak Justin kembali namun dihalangi oleh Rei. Rei pun membawa Justin menjauh dari sana, tidak mungkin bagi Rei membawa Justin ke dalam ruangan pesta mengingat penampilan Justin yang kotor dan amat sangat memprihatinkan


Rei pun membawa Justin untuk pergi dari restoran tersebut dan mengatakan pada seluruh rekan bisnis di dalam privat room kalau Justin ada rapat penting yang tidak bisa ditunda hingga Justin terpaksa harus pergi dari sana.


Para dewan direksi dan pemegang saham pun maklum karena Justin memang sangat sibuk sekarang begitu lah pikir mereka


Rei pun membawa Justin pergi ke sebuah hotel agar Justin bisa mandi dan membersihkan diri sedangkan Rei pergi sebentar ke butik untuk membeli pakaian untuk sang Tuan.


Tidak lupa Rei juga melaporkan tindakan pelayan yang telah menyerang Justin hingga pelayan itu pun  mendapatkan sangsi dan dipecat tanpa pesangon

__ADS_1


Bagi Rei itu bahkan adalah pembalasan yang tidak setimpal. Harusnya pelayan itu mendapatkan hukuman yang lebih kejam dari itu.


Namun Rei tidak ingin memperpanjang masalah mengingat Justin baru saja diangkat menjadi CEO dan Rei tidak ingin kejadian ini akan menjadi citra buruk untuk nama baik Tuan Justin


__ADS_2