Cinta Terakhir BadBoy

Cinta Terakhir BadBoy
Kedekatan Di Kampus


__ADS_3

Andrian sudah diminta oleh kedua orangtuanya untuk berhenti kuliah karena Andrian sudah 6 tahun menempuh pendidikan, namun belum lulus juga membuat Rana malu punya anak seperti Andrian.


"Dasar anak tolol, kuliah saja sampai 6 tahun bikin malu saja kamu," kata Rana mengucapkan kalimat kasar.


"Gue bukan anak tolol! Jika loh ngatai tolol berarti loh Mama yang tolol dalam mengurus gue!" jawab Andrian membalas Rana dengan ucapan kasar.


"Kamu melawan sama, Saya. Ingat kamu itu kami yang biayai, bisa apa loh tanpa orangtua kamu ini." Nara menepuk jidat anaknya tersebut. Adrian tidak melawan namun berusaha untuk menahan emosi.


Rana sudah malu saat orang lain bertanya kepadanya. Kapan Andrian lulus dari universitas, soalnya sudah lama juga Andrian menimba ilmu di universitas.


Selama ini Andrian merupakan mahasiswa abadi. Sudah terlalu lama lulus dari kampus membuat orang lain menilai Andrian sebagai anak yang bodoh dan nakal.


Andrian seperti ini karena ulah kedua orangtuanya. Menjadi anak yang orangtuanya masih bersatu dalam satu atap rumah namun tidak bisa di jadikan pedoman oleh Andrian sebagai anak.


"Saya bisa apa? Jika saya lama lulus dari sana! Lagian mengapa peduli sama saya karena malu dengar omongan orang lain sampai menasehati anak." Andrian tidak ingin di nasehati karena malu karena perkataan orang lain.


"Pokoknya kamu harus lulus dalam tahun ini jika tidak kamu harus berhenti, saya tidak pernah peduli kamu menjadi ketua geng motor, peminum, suka mabukan dan terlibat pergaulan bebas. Namun satu bagi saya selesaikan kuliah kamu," ancam Rana kepada anaknya tersebut.


Rana lalu pergi meninggalkan Andrian yang berada di lantai dua tersebut. Lalu pergi jalan bersama pria berondong yang telah di bawa olehnya kedalam kamar, Elsh dan Rana sudah terlalu berani membawa perempuan kekamar dan kerumah.


Mereka tidak pernah saling melarang membawa pasangan selingkuhan masuk kedalam rumah. Andrian lah yang menentang keras membawa selingkuhan masuk kedalam kamar karena tidak pantas seorang anak melihat orangtuanya berselingkuh.


Andrian pergi ke kampus dan duduk di taman dekat kampus. Di taman tersebut Andrian bertemu dengan Billa yang sedang menangis karena di bully oleh grup geng cantik di sekolah tersebut.


"Hey, ini tisu untuk kamu," sapa Andrian lalu memberikan tisu supaya Billa tidak menangis lagi.


"Kamu ngapain di sini?" kata Billa kepada Andrian.

__ADS_1


"Aku sedang duduk saja di taman ini, lalu aku melihat kamu," jawab Andrian sambil memperhatikan wajah Billa yang sendu tersebut.


"Oh ..." Billa menjawab dengan cuek, lalu menerima tisu tersebut dan melap wajahnya tersebut dengan tisu.


"Kamu kenapa menangis?" tanya Andrian lagi kepada Billa.


"Aku di bully lagi oleh mereka ..."


"Mereka siapa?" tanya Andrian lebih jelas akan nama seseorang.


"Nia ... Dia bully aku lagi," kata Billa menghapus air mata yang masih tersisa tersebut.


"Anak itu selalu bully kamu, gak habis pikir dengan mereka. Apa yang tidak di sukai mereka dari kamu?" tanya Andrian.


Andrian juga mempunyai masalah besar yaitu masalah kuliah. Andrian dan sang mama sudah berdebat mengenai kuliah. Andrian tidak mau berhenti dan mama memaksanya untuk berhenti kuliah.


"Masalah apa?" tanya Billa dengan serius kepada Andrian.


Anak orang kaya, mempunyai banyak harta dan orangtuanya merupakan orang terpandang, namun Billa kepikiran mengapa Andrian mempunyai masalah berat dengan hidupnya.


"Aku di suruh berhenti kuliah sama Mama karena sudah menjadi mahasiswa abadi sampai sekarang," kata Andrian menceritakan masalahnya.


"Kamu sih Kak. Sudah nakal, berandal, terlibat pergaulan bebas, playboy, suka gonta ganti cewek dan ketua geng motor. Orangtua mana sih yang ingin anaknya menjadi berandal seperti itu." Billa mengoceh kepada Andrian saat itu.


Andrian ngomel sama Billa, jika tidak mengetahui di dalamnya. Tidak perlu ikut campur dengan masalah pribadinya sampai menyalahkan Andrian karena berandal bikin malu orang tua.


"Jika tidak tahu yang sesungguhnya tidak perlu menghakimi langsung orang lain kamunya," ujar Andrian sambil mengelengkan kepala.

__ADS_1


"Ma-Maaf, omongan aku ini ada yang salah sama kamu?" tanya Billa tidak tahu mengapa Andrian menjadi sensitif.


"Kamu tidak pernah mengetahui aku kan sebenarnya? Aku ini anak broken home," kata Andrian kepada Billa.


Billa sudah pernah mendengar bahwa Andrian adalah anak yang berasal dari keluarga broken home. Orangtuanya masih bersatu namun mereka tidak pernah akur dalam membina rumah tangga hingga muncullah perselingkuhan di antara mereka hingga berani membawa kerumah.


"Aku tidak tahu persis kamu gimana? Aku dengar bahwa kamu adalah anak broken home. Orangtua kamu masih bersatu namun hubungan sudah renggang," ujar Billa menoleh kearah Andrian.


Ternyata Billa banyak mengentahui tentang Andrian. Pria ini memang terkenal dalam lingkungan kampus sebagai ketua geng motor, bahkan banyak yang mengetahui bahwa Andrian di usia 24 tahun sudah banyak gonta ganti pasangan hingga tidur bersama Andrian.


"Aku ini ku akui memang berandal, ketua geng motor, suka mabuk bahkan setiap malam suka ke diskotik dan bar," kata Andrian menceritakan semua kenakalannya terhadap Billa.


Andrian juga jujur bahkan pernah mau membunuh seseorang. Sebab sudah terlalu benci dengan orang tersebut yang suka mengganggu kehidupan Andrian selama ini bahkan menghina keluarga Andrian, namun pria tersebut hanya mendapatkan pukulan dari Andrian hingga berujung membawa pria yang menghinanya kritis di rumah sakit karena di pukul.


"Kamu gak mau berubah?" Billa bertanya mengenai hal sensitif.


"Buat apa aku berubah, sedangkan rumah tidak memberikan tempat ternyaman seumur hidup," kata Andrian matanya berkaca-kaca akan lingkungan keluarganya yang broken home.


Andrian di besarkan dalam lingkungan keluarga yang tidak normal. Bahkan dari kecil pun Andrian selalu diajarin dan diasuh oleh Beby sister bukan orangtua kandungnya karena sibuk dengan bisnis.


"Tolonglah berubah, jangan seperti ini cara kamu seperti anak-anak." Billa mengejek Andrian yang tidak mau berubah tersebut karena lingkungan.


Billa menjadi kasihan ingin mengubah pria tersebut menjadi lebih baik. Kasihan Andrian sebagai anak broken home yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya karena sibuk bisnis.


"Aku gak ingin berubah, biarlah aku seperti ini dari smp aku sudah hidup dalam lingkaran pergaulan bebas," jawab Andrian mengakui dari sekolah sudah mengikuti dan terpengaruh dengan teman-temannya yang membawa pengaruh buruk dalam hidupnya tersebut.


"Kenapa? Cobalah, aku akan membantu kamu berubah," saran Billa ingin mengajak pria itu menjadi lebih baik lagi, meminta Andrian untuk belajar supaya cepat tamat dari bangku kuliah.

__ADS_1


"Aku sudah begini, mana bisa di ubah?" kata Andrian sambil tertawa.


__ADS_2