Cinta Untuk Anaya Caroline

Cinta Untuk Anaya Caroline
BAB 11 Olan ingin jadi sahabat Anaya(modus Mak comblang)


__ADS_3

"Kesya...,sudah cukup,aku disini bukan menunggumu!".


kata Alan sambil mencoba melepaskan pelukan keysa dan menghapus lipstick bekas kecupan Keysa di wajahnya.


"Ah...aku tau kok kalau sekarang kamu itu masih canggung jika ku peluk dan aku cium,tapi seiring berjalannya waktu ,kamu akan terbiasa dengan pelukan ku atau bahkan dengan cara cumbuan mesra ku di bibir mu itu."


Ucap Keysa sambil menyentuh bibir Alan dengan jari telunjuknya dengan lembut. Dia belum menyadari kehadiran Anaya dan Olan yang sedari berdiri di belakangnya mendengarkan kata-katanya.


"cut...cut...cut!!"


Teriak Olan untuk mengalihkan pembicaraan wanita yang masih mengigau di siang hari itu.


"Heh kadal!!siapa yang sudah melepaskan mu dari kandang mu?kenapa kamu ada di sini?"


bentak Olan kepada Keysa.


"Olan?kamu sendiri ngapain ke sini?apa kamu tidak melihat kalau sekarang aku disi bersama calon suamiku,dan dia sedang memberiku surprise,untuk meminta maaf."


Ucap keysa dengan nada datar dan penuh percaya diri melingkarkan tangannya ke pinggang Alan .


"Heh...tutup mulut mu itu!masih siang bolong sudah mengigau!apa aku perlu memberi mu obat tidur ,agar kamu berhenti mengigau untuk jadi istri kak Alan!!"


ucap Olan kembali.


Kali ini dia sudah semakin jengkel melihat si kadal terkutuk yang menurutnya sudah seperti siluman .


"CK....CK..CK "


"kasihan sekali kamu,sayangnya kamu tidak melihat adegan romantis ini dari awal."


ucap Keysa mengejeknya.


"Oh ya Anaya,,bagaimana dengan bunga pemberian Alan ini,cantik bukan? "


tanya Keysa kepada Anaya.


"Ia nona ,sangat cantik.Seleranya pak Alan memang tinggi,pasti saat ini nona keysa adalah wanita yang paling bahagia karena mendapat pasangan seperti pak Alan."


Ucap Anaya sambil berusaha menenangkan hatinya dan berusaha untuk menyembunyikan tetesan air sebening kristal yang mulai memenuhi pelupuk matanya.Sebenarnya ia tidak tahan melihat semua adegan itu,rasanya sakit sekali,dia justru memperlihatkan ekspresi wajahnya setenang mungkin seolah tidak terjadi apa-apa dengan hatinya yang hancur itu.


"Ini sudah resiko jika mencintai mu diam-diam,dan aku akan tetap diam dengan perasaan ini,sampai akhirnya aku bosan dengan situasi yang menyesakkan seperti ini."Anaya membatin.


Olan memperhatikan raut wajah Anaya,seakan dia tau betul kondisi hati gadis itu.


"Oh ya maaf telah mengganggu kalian silahkan di lanjutkan."


kata Anaya sambil tersenyum tipis lalu melangkah hendak meninggalkan mereka.


"Eh Anaya ,kamu mau pergi kemana?" tanya Olan sambil mengikutinya dari belakang.


"mau nyari Angin segar , disini cuacanya panas bikin gerah!"


"Panas?cuaca masih mendung begini kamu bilang panas?bahkan matahari saja pun belum mengisi daftar hadirnya di langit yang masih tampak berwarna abu-abu ?"


Kata Olan sambil mempercepat langkahnya mengikuti Anaya yang berjalan semakin cepat.

__ADS_1


"Kamu mau mengikuti ku kemana?"tanya Anaya.


"Ya kemanapun kamu akan pergi."


Kata Olan mengerutkan keningnya.


"Olan berhentilah mengikuti ku,karena saat ini aku ingin sendiri."


Kata Anaya sambil menghentikan langkahnya.


"Apakah kamu sedang merasa sakit hati?"tanya Olan.


"Entahlah,yang penting intinya aku ingin menenangkan diri dulu."ucap Anaya.


"Oh...,aku bisa membantumu untuk menenangkan diri,ayo ikuti aku."


Ajak Alan sambil menarik tangan Anaya dan berjalan menuju sebuah tempat yang tidak jauh dari area villa itu.


Sementara itu,Alan masih berusaha untuk mencari cara agar dia bisa kabur dari Keysa dan menjelaskan semua yang terjadi kepada Anaya .Dan kali ini sepertinya dia mendapatkan sebuah ide agar dia bisa kabur dari wanita itu.Dia mulai menjalankan trik mautnya,dan berharap wanita itu akan mempercayainya.


"Keysa,sebenarnya...,aku juga ingin mencium mu,tetapi aku malu jika kamu melihatku,kamu mau kan memejamkan matamu?"


Rayu Alan .


"Benarkah?"


Ucap Keysa dengan penuh semangat.


"Hehehe...tapi kamu harus menutup matamu untuk 5 menit ya,karena aku ingin sekali menikmati aroma tubuh mu dan memandangi wajahmu itu dengan penuh penghayatan.Lalu aku akan mencium bibir mungil mu itu,kamu mau kan?"


"Iya iya ...aku mau banget.10 menit pun aku rela kok,asalkan kamu mencium dan mel*mat bibir seksi ku ini."


Kata keysa dengan ekspresi wajah yang tak terlukiskan dengan kata-kata Sakin bahagianya hatinya.Perlahan Keysa mulai memejamkan matanya,dan berharap ciuman itu akan mendarat di bibirnya dan dilakukan dengan penuh nafsu.Jantung keysa kini berdetak kencang,tak karuan seperti seekor kuda yang hilang kendali.


Kini Alan mulai mencari cari seseorang yang bisa menggantikan posisinya saat ini.


Dan akhirnya matanya tertuju pada seseorang yang sedang duduk di taman yang tak jauh dari mereka.Kemudian ia mengisyaratkan dengan tangannya,lalu membisikkan rencananya kepada lelaki itu dan menjanjikan sebuah cek yang nominalnya menggiurkan.


Kemudian Alan berjalan mengendap-endap seperti seorang pencuri.


Laki-laki yang menggantikan posisi Alan kini mulai mendekati Keysa kemudian mencium bibir itu dan mulai mel*matnya dengan sensasi yang penuh penjiwaan.Dan sesekali membisikkan kata


"apa kamu menyukainya ?".


Keysa hanya menganggukkan kepalanya menikmati cumbuan itu.


"Ternyata Alan sangat pandai dalam berciuman,aku semakin penasaran dengan ketangguhannya di ranjang saat kami sudah resmi jadi suami istri nanti."


Pikir keysa dalam hati sambil menikmati atraksi ciuman itu yang kini mulai di iringi dengan nafas terburu-buru.


"Hemp...,sepertinya Alan sangat menikmati sensasi bibir seksi ku ini,aku jadi penasaran melihat ekspresi wajahnya,aku intip ah."


Pikir Keysa sambil membuka matanya sedikit demi sedikit.


"Hi...ya ...a...a!!!!"

__ADS_1


Keysa menjerit sambil mendorong pria aneh yang di depannya itu.


"Ha-ha-ha ...makan itu ciuman dari bibir mu yang menjijikkan itu!aku bahkan tidak akan rela mendaratkan bibir ku ini ke bibir bekasnya milik Keysa,entah sudah berapa banyak pria yang menc*mbu bibir itu,padahal kan bibir ku masih original dan masih kategori perjaka.Karna hanya apel yang masih menyentuhnya.Bisa hancur masa depan ku bila dinodai oleh bibirnya siKeysa mesum itu."


Ucap Alan dengan ekspresi menjijikkan meninggalkan Keysa dan pria itu.Kemudian lari secepat mungkin dari tempat itu.


"Heh,dasar kurang ajar! beraninya kamu berbuat seperti itu.Akan ku laporkan kamu ke polisi atas tindakan pelecehan seksual."


Teriak Keysa kepada lelaki itu.


"Silahkan,aku tidak takut bahkan kamu sendiri yang mengatakan kalau kamu menyukainya."


Ucap lelaki itu sambil menunjukkan sebuah video yang di abadikannya saat menciumi wanita itu.


"Kan jarang-jarang lho,ada cewek cantik yang mau melakukan ini di area umum."


Ucap lelaki itu kembali sambil memainkan mata genitnya.


"Kau.....!!!."


Teriak Keysa kesal lalu meninggalkan pria itu.


Kini Anaya dan Olan sudah berada di sebuah tempat pemandangan yang sangat indah,mereka pergi menaiki sebuah bukit dekat villa itu.Dari sana terlihat jelas pemandangan pantai Kuta yang sangat indah bak kepingan surga.


"Jika kamu merasa sakit hati ,maka berteriak lah sekuat-kuatnya ke arah laut itu, lalu rasakan hembusan angin yang berhembus kemudian cobalah untuk rileks."


Kata Olan kepada Anaya .


Kemudian Anaya berteriak sekuat-kuatnya lalu melakukan apa yang di ucapkan Olan tadi.Dan sekarang Anaya sudah terlihat lebih baik suasana hatinya pun tak sekacau tadi lagi.


"Gimana?sudah lebih baik kan?"tanya Olan.


"iya ,terimakasih ya."


Ucap Anaya dengan tersenyum.


"Anaya ,kalau kamu ada masalah kamu cerita saja kepadaku,aku siap kok jadi pendengar setia kamu,dan aku bukanlah tipe sahabat yang buruk,kamu mau kan jadi sahabat aku?"


Tanya Olan dengan mengancung kan jari kelingkingnya dan di sambut jari kelingking Anaya yang mungil.


"Iya,tapi berjanjilah bahwa kamu akan jadi sahabat setiaku,jangan mengecewakan ku ."


Kata Anaya dengan senyuman di bibirnya yang menggambarkan dua titik lesung pipi chirikhasnya itu.


"Baiklah,aku berjanji."Balas Olan.


Akan tetapi di dalam hati Olan berkata,


"aku memang tulus menjadi sahabatmu ,tapi aku juga ingin menjodohkan mu dengan kak alan.Semoga ini adalah lampu hijau dari tahap awal kinerjaku sebagai makcomblang."batin Olan .


Dia mengamati wajah Anaya seksama sambil tersenyum melihat tingkah Anaya .


πŸ˜‰jangan lupa di like atau di vote yah😍😍,biar aku tetap semangat buat berkarya lagi,atau favoritkan novel ku untuk dapat update terbaru cerita Alan,Anaya dan Olan yah....


#semoga kita semua sehat selalu dan di jauhkan dari COVID-19.ya,tetap gunakan masker,😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2