
Ini adalah gambaran Anaya versi author ya😀
Anaya bergegas menuju parkiran untuk mengambil sepeda motornya. Dia berlari seakan mengejar sesuatu hingga akhirnya dia menabrak seseorang.
Bruk...
"Aduh sakit sekali , "
kata Anaya sambil menyentuh kepalanya yang terbentur. Dan mengutip berkasnya yang berserakan.
"Anaya?kamu ngapain lari lari ?"
kata Stevan memandang kearah Anaya .
"Stevan???aduh maaf ya saya gak sengaja tadi soalnya saya buru buru mau ke parkiran."
"Oh ,ya sudah gak papa kok ."
Lalu Stevan juga duduk membantu Anaya mengutip kertas kertas yang berserak itu.Hingga tanpa sengaja kepala mereka terbentur kembali.
"Aduh sakit,"
Kata Anaya dan Stevan bersamaan.Lalu kemudian keduanya saling tertawa.
Dari kejauhan Alan melihat adegan itu.
"Dasar karyawan bodoh,apa mereka pikir disini adalah tempat syuting.Stevan sialan itu juga ngapain sampai segitunya ngelihatin si Anaya ."
kata Alan sambil berjalan menuju parkiran .
"Cut...cut ...cut!"
Kata Alan sambil meniru suara seorang sutradara yang sedang melakukan casting.Lalu berjalan mendekati Anaya dan Stevan.
"Akting kalian masih buruk,belum cocok jadi pemain drama sinetron."
Ejek Alan sambil berjalan dari tengah Anaya dan Stevan bahkan ia sengaja menyenggol Anaya hingga hampir terjatuh tapi langsung di tangkap kembali oleh Alan .
"tap..."
Pinggang Anaya langsung di rangkul Alan sambil tersenyum .
"Begini caranya kalau mau buat adegan romantis,cara kalian tadi norak amat.Lain kali belajar akting lagi ya."
kata Alan sambil menepuk bahu stevan dan melangkah menuju mobilnya.
wush...
mobil Alan melaju dengan kencang.
Anaya dan Stevan saling bertatapan dan heran melihat tingkah laku bos nya.
"Ada apa dengannya,siapa juga yang lagi ber akting?"kata stevan.
Kemudian mereka mengendarai motor masing masing dan pergi meninggalkan area kantor Maholtra group.
**Alan sampai di rumahnya.
Melihat mobil Alan, pak Imron membukakan pintu gerbang dan mempersilahkan tuannya masuk.
"Silahkan masuk Den", kata pak Imron.
__ADS_1
kemudian Alan memarkirkan mobilnya ke garasi .
"Pak ,Olan sudah pulang belum?"tanya Alan ."
"Sudah Den,beliau lagi main gitar di kamarnya."
"Oh, terimakasih ya pak."
Alan berjalan menaiki tangga lalu masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri.Setelah itu dia masuk ke kamar Olan.
**di kamar Olan
Olan sedang sibuk menyetel gitar listrik miliknya.
Tok tok tok
Alan mengetuk pintu dan langsung masuk ke kamar Olan tanpa di seizin Olan
"Olan..."
"M...m "sahut Olan
"Aku mau ngomong ,"
"Ya udah ngomong aja ,kakak mau bilang apa?"
kata Olan sambil memeriksa gitarnya tapi tidak menoleh ke arah Alan .
"Aduh anak ini,bisa nggak sih gitarnya kamu simpan dulu."
Kata Alan sambil mengambil gitar itu dari tangan Olan.
"Aish kakak apaan sih,balikin gitar Olan dong,"
"Nggak boleh.Setelah aku cerita, baru gitar ini aku balikin."kata Alan .
"Ya sudah ,kakak mau cerita apa?tapi janji ya nanti kembalikan gitar ku!"sahut Olan
"Ini soal pembukaan kantor cabang kita yang di Bali."
kata Alan sambil menceritakan hasil rapat di kantor tadi siang serta usul yang di berikan anaya.Dia menjelaskan panjang lebar .
"Wah...ide yang bagus itu ka,Sepertinya karyawan barumu itu punya pengalaman yang bagus dan tingkat imajinasi yang tinggi."
Kata Olan tersenyum bahagia.
"Yah...aku juga sempat berfikir seperti itu."kata Alan.
"Oh ya ka, kapan acara GO nya di langsungkan?"
"Seminggu lagi!ada apa?"
tanya Alan
"Aku ikut yah kak ,sekalian cuci mata di Bali."kata Olan
"Iya,nanti kamu juga akan dimasukkan dalam daftar tamu undangan ."kata Alan
"By the way ,karyawan baru mu itu cantik nggak?"kata Olan penasaran.
"Ah biasa saja,hanya saja dia punya lesung pipi ."
"Oh my good,serius kak ada lesung pipinya?"
__ADS_1
" Ya iya ...biasa aja kali ,nggak usah sampai segitunya juga kali muka kamu,memangnya kenapa kalau dia punya lesung pipi?"
tanya Alan karena merasa heran dengan tingkah Olan yang sedikit lebay.
"Ini ya ka ,kalau kata orang sih cewek yang punya lesung pipi itu punya karakter unik loh kak."kata Olan.
"Ah masa,contohnya?"kata Alan penasaran.
"Dengarkan adikmu yang tampan ini baik baik,"
1.Perempuan yang memiliki lesung pipi cenderung lebih bahagia.Perempuan ini akan mencintai dan menghargai pasangannya.
2.Istri yang baik
Mereka juga lebih mencintai dan hormat kepada pasangannya.Keindahan lesung pipi yang dimiliki menjadi salah satu daya tariknya.
3.Kehidupan cinta yang luar biasa.
Adanya lesung pipi juga menandakan bahwa seorang perempuan tersebut kuat,sehingga kehidupan cintanya pun menjadi magnet karena sering kali meninggalkan pengalaman yang menarik."
kata Olan ,sambil mengerlingkan matanya.
"Ah...gak usah sok pintar deh,Kamu udah kaya seorang dukun saja."kata Alan tak percaya
" Ya sudah kalau nggak percaya,sini kembalikan gitar ku dan kembali lah ke kamar mu ,aku malas melihat kakak,
Tadi aja sok penasaran,eh giliran di kasih tau malah di bilang dukun ,Sudah sana sana keluar!"
kata Olan jengkel sambil mendorong Olan keluar dari kamar nya.
Alan keluar dari kamar Olan.Akantetapi di dalam hatinya dia masih tidak percaya.Kemudian dia masuk ke kamar dan membuka aplikasi google di smartphonenya.
"Oh...jadi ini yang di bilang Olan tadi."
Kata Olan sambil mengangguk-anggukkan kepalanya dan memanyunkan bibirnya. kemudian di membayangkan kembali wajah Anaya yang sedang tersenyum.
" Ah ,aku taruh dimana ya sapu tangan ku tadi siang?"
Kata Alan sambil mengingat-ingat nya dimana dia menaruhnya .Kemudian dia berjalan ke kamar mandi dan mengambil celana yang di pakainya tadi siang.
"Ini dia sapu tangan nya."
Kata Alan sambil mencium aroma sapu tangan itu dan berjalan menuju tempat tidurnya. Di letakkannya sapu tangan itu di atas wajahnya lalu meresapi aroma sapu tangan itu.
"sapu tangan ini akan aku simpan dan tidak akan aku cuci,agar aroma Anaya tetap menempel ."kata Alan .
kemudian dia melipat kembali saputangan itu dengan rapih lalu memasukkannya di sebuah kotak kayu dan menyimpannya di dalam lemarinya.
"suatu saat ini pasti akan berguna untukku."
Ucapnya sambil memegangi kotak kayu itu sesaat sebelum dia menutup rapat pintu lemarinya.
Kemudian dia berjalan menuju tempat tidurnya sambil memainkan ponselnya.
"ah...sudah hampir satu Minggu aku belum melihat akun Facebook ku,buat status dulu ah."
Ucap Olan sambil membuka fitur akun Facebook nya dan mulai mengetik teks untuk statusnya.
"Hal yang menurutmu biasa saja,bisa ku kenang,Bahkan momen yang terjadi beberapa detik saja bisa ku ingat seumur hidupku.
sama seperti yang aku lakukan saat ini."
Itu adalah status yang di kirim Alan di wall Facebook miliknya.
__ADS_1
Hingga akhirnya dia tertidur dengan ponsel di tangannya .