Cinta Untuk Anaya Caroline

Cinta Untuk Anaya Caroline
BAB 9 "Olan akan jadi Mak comblang untuk alan


__ADS_3

Acara pembukaan kantor cabang itu sudah berakhir.Semua tamu undangan sudah mulai bubar keluar dari gedung itu.


"Sayang,mama sama papa menginap di villa temannya papa kamu ya ,soalnya tadi papa kamu sudah berjanji kepada pak Santoso, rekan bisnis papa kalian dulu untuk menginap di villa mereka."


"Oh iya ma..."


Sahut Alan dan Olan bersamaan.


"Terus kalian berdua akan menginap dimana nak?"


"Kami akan menginap di vila yang dekat pantai itu ma,Alan sudah membooking kamar di vila itu untuk karyawan Maholtra group".


"Oh... ya sudah mama sama papa duluan ya sayang."


kemudian mereka pergi dengan mobil berwarna hitam meninggalkan lokasi itu.


"Kak Alan,Anaya kemana yah?sedari tadi aku tidak melihatnya."tanya Olan.


"terakhir dia bilang sih ,katanya dia mau ke toilet,tapi setelah itu...,entahlah dia pergi kemana."


Sahut Alan kemudian berbalik hendak menuju vila tempat penginapan karyawan Maholtra group.


"Eits...tunggu dulu kak,bagaimana kalau dia sampai kesasar di tempat ini?"


kata Olan sambil menarik tangan kakaknya itu.


"Olan...,dia tidak mungkin kesasar ,apa kamu pikir dia itu anak kecil?Sudahlah,aku capek mau istirahat."


Kata Alan sambil berjalan menuju mobilnya hendak menuju villa.


"Kak...,tunggu dulu,apa aku boleh meminta nomor teleponnya anaya?"tanya Olan.


"Aku tidak punya nomor teleponnya,sudahlah kamu tidak perlu mencarinya,palingan juga dia sudah istirahat di villa."balas Alan


"Hem...semoga saja ."


Alan kemudian masuk kedalam mobilnya disusul Olan.


"Kak...Alan..."panggil Olan .


"Hemp....ada apa."jawabnya singkat


"Kenapa tadi akting kakak kok jadi tidak sesuai skenario sih ?"tanya Olan .


"skenario apa maksudmu?aku tidak mengerti!"


kata Alan menjawab pertanyaan Olan sambil sesekali menatap adiknya itu.


"Itu loh, kata-kata cintamu tadi...,aku pikir kamu akan menembak si kadal seksi mu itu alias si Keysa,kok jadi meleset sama mama sih? padahal tadinya kan niat kakak juga akan menyatakan cintamu kepada Keysa."


"Anak yang masih bau kencur dilarang kepo!memangnya kenapa ?"sahut Alan .


"Aih..., kakak ini gimana sih ,ditanya kok malah balik bertanya!"

__ADS_1


Balas Olan dengan nada kesal.


"Nggak apa-apa,aku takut di tolak saja sama Keysa."kata Alan berbohong.


Sejujurnya perlahan-lahan sepertinya hatinya bukan lagi untuk Keysa,melainkan untuk seseorang yang pernah di jadikannya jadi bahan praktek cintanya.


"Huh...bohong!"kata Olan.


"Nggak ,aku serius ."sahut Alan.


"Hei kak,apakah aku baru mengenal mu sekarang?Aku bahkan tau betul kalau kakak sedang berbohong sekarang!"


ucap Olan dengan penuh percaya diri.


"Ah masa sih?udah kayak dukun saja, kamu sok tau segalanya!"Ledek Alan .


"Heh...!saya ini bukan dukun!Memangnya ada dukun setampan dan sekeren diri ku?aku tau kalau kakak itu sedang berbohong ,karena aku melihat hidung mancung mu itu sedang bergoyang-goyang.Itu tandanya kakak sedang berbohong.Dan itu adalah ciri khas mu. Aku dan mama tahu betul tentang itu."


balas Olan sambil mengedipkan matanya.


"Sialan,bahkan hidung ini pun tak bisa di ajak untuk berkompromi."


"Oh iya kak...,soal waktu kakak peluk pinggangnya Anaya tadi,terlihat sangat romantis lho,seperti aktingnya James Reid sama Nadine cluster pemain film on the wings of love itu loh kak!sungguh layak nya sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta."


kata Olan sambil tersenyum-senyum melihat ke arah kakaknya yang sedang menyetir itu.


"Ah...,itu tidak benar,tadi itu si Anaya hampir jatuh ,jadi langsung saja aku menangkapnya,kasihan kalau sampai dia terjatuh." Kata Alan.


"Ah...,kasihan apa kasihan??"


"Iya...kasihan lho...! jadi maksudmu apa lagi kalau bukan kasihan?".Ketus Alan


"Tetapi sepertinya aku melihat kakak tadi menikmati suasana itu,makanya aku langsung menyanyikan lagu cinta terpendam itu.Aku hebat kan kak?" kata Olan memuji dirinya sendiri.


"Siapa juga yang menikmati!"Alan mencoba untuk ngeles .


"Iya kakak lah...,aku bahkan bisa membaca hati kakak sekarang."kata Olan


"apa coba?"Tanya Alan.


"Kakak suka sama Anaya kan ?,akan tetapi rasa malu mu untuk mengakuinya lebih besar dari pada keberaniann mu mengungkapkannya."


Sejujurnya apa yang di katakan Olan memang benar.Sejak Anaya muncul untuk pertama kalinya di hadapannya ketika Anaya mengahadiri test interview di kantor,semenjak itu Alan mulai memperhatikannya,sampai pada malam hari ini dia terlihat begitu mempesona,bahkan ia juga memiliki suara yang sangat merdu.Awalnya memang Alan tergila-gila kepada Keysa,tetapi melihat penampilan Anaya malam ini sepertinya ia akan mengikuti kata hatinya untuk tidak mengatakan cintanya kepada Keysa,melainkan untuk mamanya tersayang .


"Kok kakak diam?oh ya kak,sepertinya si Anaya itu gadis yang baik dan polos lho.Jarang sekali ada cewek yang selugu itu ."


"sok tau!memang kamu tau apa soal Anaya?" Tanaya Alan.


"Tadi... ,sewaktu aku ajak dia ngobrol sesaat sebelum nyanyi ,aku bisa tau dari caranya berbicara, bertanya,dan bercanda,semuanya tulus dari hatinya bukan kata-kata oplosan."jawab Olan.


"terus????"sahut Alan.


"Terus...terus...terus!!!.Ya selanjutnya kakak akuilah kalau kakak memang juga menyukainya!"sahut Olan kesal.

__ADS_1


"Tapi berjanjilah untuk saat ini ,kamu tidak akan berbicara apapun tentang pengakuan ku,termasuk kepada Anaya!"


Kata Alan sambil membuat jari kelingkingnya memberi isyarat untuk berjanji.


"Iya,hanya kita bertiga yang tau"!goda Olan.


"Kok jadi bertiga sih?"tanya Alan bingung.


"Ya ia lah!antara aku ,kamu Dan Tuhan kita."😉


"Sejujurnya ...,aku juga sudah mulai menyukai Anaya,apalagi saat dia tampil bernyanyi bersamamu tadi di pentas, aku bahkan tidak dapat menahan rasa yang bergejolak di hatiku.Namun mau bagaimana lagi..,aku sudah terlanjur berbicara kepada Anaya kalau tadinya aku akan mengungkapkan perasaan ku kepada Keysa.


Bahkan tiga hari yang lewat, aku memintanya datang keruangan ku untuk ku jadikan sebagai bahan percobaan menyatakan cintaku kepada keysa".


"Apa??"


Olan terkejut mendengar ucapan kakaknya itu.


"Biasa saja kali kagetnya!gak perlu sampai segitunya,nanti...,yang ada bola matamu akan meloncat keluar dari tempatnya."kata Alan .


"Dasar manusia tidak berperasaan!"ketus Olan kesal.


"maksud mu?"tanya Alan .


"Kakak itu ibarat kata ya... seperti si raja tega saja,seenaknya saja buat anak orang jadi bahan percobaan!Coba bayangin kalau itu terjadi pada dirimu sendiri!"kata Olan jengkel.


"Iya kan, mana aku tau pada akhirnya akan seperti ini,tadinya memang mau nembak si Keysa,tapi entah mengapa hatiku justru berkata bahwa Anaya adalah yang terbaik."jawab Alan.


"Sebaiknya kakak minta maaf deh sama si Anaya,coba bayangin nih ya kak...kalau saja seandainya si Anaya diam-diam juga suka sama kakak,gimana sakitnya tuh hatinya dia. Bahkan lagunya citacitata pun "sakitnya tuh disini"tidak akan cukup sebagai penghibur hatinya."


ucapan Olan kepada kakaknya itu.


"Gimana caranya aku minta maaf ?aku bingung harus bagaimana cara meminta maaf kepadanya."kata Alan .


"Gampang itu,kakak tinggal kasih saja bunga ke Anaya,lalu ungkapkan perasaan mu yang sejujurnya."kata Olan.


"Begitukah??ah....tapi aku takut!"


"Takut kenapa?"


"Takut Anaya akan menolak ku"jawab Alan.


"Oh...aku akan membantu kakak!aku akan comblangi kakakku yang tamvan ini dengan si cantik...Anaya itu😉." Kata Olan


"Serius??kamu memang adikku yang terbaik,dan jika dia mau menerima permintaan maaf ku maka aku akan mengabulkan permintaan mu."ucap Alan.


"Janji??baiklah .....aku akan mengingat kata-kata mu itu"ujar Olan.


"Kita sudah sampai di villa,ayo kita turun dan beristirahat".Kata Alan sambil memarkirkan mobil sport berwarna silver itu.


"Baiklah."


kata Olan sambil membuka pintu mobil itu dan keluar dari dalam mobil berjalan masuk ke dalam villa.

__ADS_1


#jangan lupa di like dan di favoritkan ya😉biar author semangat terus untuk berkarya😘😘


bersambung...


__ADS_2