Cinta Untuk Anaya Caroline

Cinta Untuk Anaya Caroline
BAB 12 penjelasan...


__ADS_3

"Huh...,akhirnya aku selamat juga dari gadis mesum itu!"


keluh Alan dengan nafas terengah-engah ,sambil berhenti sejenak dari aktifitas lari maraton versi Alan .


"Semoga dia tidak menemukan ku hari ini."


Ucap Alan sambil menyeka keringat yang bercucuran di dahinya.Kemudian merogoh kantong celananya dan menarik sebuah ponsel .Dia mengotak-atik ponselnya mencari nama adiknya Olan ,lalu menyentuh tombol berwarna hijau itu.


Tut......Tut .....Tut.....(nomor yang anda tuju sedang sibuk, please try again .....)


Alan langsung menekan tombol merah di ponselnya sebelum call center menyelesaikan ucapannya.Dia mengulangi panggilannya sampai 8x namun hanya call center yang setia menjawab panggilannya.


"Aish..dasar payah!"ucap Alan kesal .


Kemudian dia mulai mengetik pesan kepada Olan .


💬"Hei.....apa kau seorang artis ??sampai aku harus susah payah untuk menghubungi mu?katakan dimana posisimu sekarang!aku ingin bicara!jika kamu tidak membalas pesan ku juga ,ku pastikan kau akan menyesal seumur hidupmu!."


➡️send


☑️ succes to Olan .


Dert .....dert .....


suara ponsel Olan bergetar.


Olan melihat ponselnya ,betapa kagetnya dia melihat panggilan Alan sebanyak 8x dan isi pesan Alan yang seolah sedang mengancamnya.Kemudian dia membalas SMS itu kembali.


Dia menekan Replay dan mulai mengetik pesan


"💬Aku sedang bersama Anaya di bukit dekat vila,aku sudah sudah share lokasi ke ponsel mu,apa kakak sudah selesai acara romantis dengan si kadal seksi mu itu,aku rasa kakak menikmatinya😈😠.


☑️succes to kak Alan .


PING......


suara ponsel Alan berbunyi.Pesan dari Olan,kemudian dia membaca pesan itu dan membalasnya kembali .


Replay


"💬Tunggu disana dan jangan kemana-mana!aku akan menyusul mu.Sekarang aku jadi buronan si kadal,maka kau harus menyelamatkan ku,atau kau akan kehilangan hak mu sebagai adikku!!!".


send➡️ to Olan


☑️ succes.


Dert.......dert ...


ponsel Olan berbunyi.kKemudian dia membalas pesan itu kembali


Replay


"💬Datanglah ke tempat ini,si kadal mungkin tidak akan tau tempat ini,dan kalau kakak datang tolong bawakan gitarku ."


send➡️


☑️ succes.


Tiba-tiba Olan cekikikan,sehingga mengalihkan perhatian Anaya kepadanya.


"Olan ...ada apa,kok kamu tertawa?"


tanya Anaya bingung melihat tingkah Olan .


"oh ...aku tidak apa-apa,aku hanya membaca pesan kak Alan ."ucap Olan sambil menunjukkan ponselnya.


"pak Alan ?ada apa dengannya?bukankah pak Alan saat ini bersama dengan Keysa?"


tanya Anaya kembali.


"Entah lah,(sambil mengangkat bahunya)tapi dia bilang katanya dia sedang dalam buronan si kadal seksi itu."


"Si kadal seksi?,siapa yang kamu maksud?"

__ADS_1


"Si Keysa lah,dia itu si ratu drama,dia sangat pandai bersandiwara,makanya aku menjulukinya si kadal."ucap Olan


"Oh....."


sahut Anaya mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Oh ya Anaya , ngomong-ngomong soal tadi malam ...ternyata suaramu bagus juga!sesekali kita nyanyi bareng-bareng yuk."


ajak Olan.


"Ah kamu bisa aja!,jangan memujiku begitu, nanti kuping ku jadi naik.Memangnya kamu mau turunin kalau kupingku sudah naik?" Anaya membalasnya dengan bercanda.


.


"Ha??memangnya kuping bisa naik?aku baru tau hal itu.Coba aku lihat kuping mu."


Kata Olan sambil menyisihkan rambut hitam Anaya dan memegang kupingnya Anaya.


"CK....ah..tidak terjadi apa-apa dengan kuping mu,hanya sedikit memerah dan terasa panas saja."


ucap Olan dengan wajah polos.


Kini giliran Anaya yang cekikikan melihat wajah polos dan tak berdayanya Olan .


"Hahaha.......dasar lemot,itukan hanya perumpamaan Olan."


ucap Anaya sambil sesekali merasa geli melihat Olan.


Tiba-tiba pembicaraan mereka terhenti karena ponsel Olan bergetar.


"Anaya ...,tunggu sebentar ya ,aku jawab telepon dulu."


Anaya menjawabnya dengan menundukkan kepalanya tanda setuju.


"kalian dimana,aku sudah di bukit ini tapi aku tidak melihat kalian berdua."


tanya Alan dari teleponnya.


ucap Olan sambil melambai-lambaikan tangan nya berharap Alan akan melihatnya.


"Oh...,aku juga sudah melihat mu,aku akan kesana ."


ucap Alan lalu mematikan ponselnya dan terus berjalan ketempat Olan berdiri .


Kini Alan sudah berada di atas bukit itu,dari sana ia takjub melihat indahnya pemandangan pantai Kuta itu.Jujur ini pertamakalinya dia melihat keindahan itu dari atas bukit itu .


"Apa yang terjadi kak?kenapa kakak jadi buronan si kadal seksi itu?"


tanya Olan memulai pembicaraan .


Mereka berjalan menuju tempat Anaya .


"Panjang ceritanya!Oh ya nanti kalau si kadal itu menghubungimu katakan kau tidak tahu aku ada dimana dan jangan beritahu kita di tempat ini ."


ucap Alan ngos-ngosan karena letih menaiki bukit itu.Maklum ini pertama kalinya Alan mendaki tempat itu.


Anaya mendengar suara Alan dan Olan yang kini mulai berjalan ke arahnya.


"Pak Alan?,ngapain dia kesini,ya Tuhan semoga aku dapat mengendalikan perasaanku saat ini ,dan dia tidak boleh tahu tentang perasaan ini ,cukup aku saja."


Anaya membatin .


"Hai Anaya ,ternyata kamu disini juga."


ucap Alan kepada Anaya.


Anaya tersenyum,terlihat jelas senyum manis itu di wajahnya.Sampai Alan dan Olan juga tergoda dengan indahnya senyum yang melukiskan dua lesung pipi di wajahnya itu.


"Ia pak ,tadi Olan mengajakku ke tempat ini."


Sahut Anaya dan kemudian mengalihkan pandangannya untuk menghindari tatapan mata indah milik Alan yang mampu membuat hatinya jadi uring-uringan.


kemudian Alan dan Olan duduk diantara anaya.Kini gadis itu diapit kedua lelaki tampan itu yang menemaninya untuk melihat indahnya pantai Kuta bak kepingan surga itu.

__ADS_1


"Oh ya kak ,kakak belum menjawab pertanyaan ku tadi, kenapa kakak jadi buronannya si kadal itu?"tanya Olan.


"Tadi waktu dia memelukku,aku minta dia melepaskannya karena aku hampir saja tidak bisa bernafas dibuatnya,eh tapi dia malah memintaku untuk mencium dan mel*mat bibirnya yang menjijikkan itu."


kata Alan sambil membuat ekspresi tidak suka.


"Terus...?apa Kakak menurutinya dan melakukannya di tempat itu?"


tanya Olan .


Kini terlihat jelas di wajah Anaya bahwa dia kecewa namun dia tak mampu mengungkapkan perasaannya itu.


"Gila!!kamu pikir aku laki-laki mesum!mana mungkin aku mau melakukan itu apalagi sampai mencium bibir bekasnya itu dengan bibirku yang masih original ini."


ucap Alan kesal sambil melemparkan gitar ke arah olan.Untung olan langsung cekatan menangkapnya agar tidak sampai terjatuh dan rusak.


"wah ternyata bibir kakak masih original ya?"


tanya Olan sambil menyentuh bibir Alan .


"Cih...!!! jangan sentuh bibir ku .Tanganmu asin .Nanti ada virus Corona menempel di bibirku."


ucap Alan menepis tangan adiknya itu.


Melihat tingkah kakak adik itu Anaya hanya bisa tersenyum-senyum.


"Lalu apa yang kakak lakukan?kok bisa jadi buronannya si kadal?"


tanya Olan penasaran.


"Aku suruh dia tutup mata,aku berpura-pura ingin mencium bibirnya ,setelah dia tutup mata aku, suruh si Stevan yang kebetulan ada ditempat itu juga menggantikan posisiku,lalu aku lari mengendap-endap ,ih...!"(ekspresi jijik) amit-amit deh mencium bibirnya itu."ucap Alan.


Olan dan Keysa tertawa terbahak-bahak mendengar kelanjutan cerita Alan .


"Loh....bukannya bapak suka dengan nona Keysa,bahkan jauh-jauh hari bapak sudah latihan untuk menyatakan perasaan cinta bapak ."


tanya Anaya penasaran


"Ya ,dulu memang aku pernah menyukainya,tapi sekarang tidak .Kini hatiku hanya akan ku beri kepada seseorang yang benar-benar tulus kepadaku ."


kata Alan menimpali.


"jadi semalam...?bukankah bapak sudah menyatakan perasaan bapak kepada nona Keysa?" tanya Anya lagi.


"aduh Anaya...,memangnya tadi malam kamu kemana,kok sampai gak tau ceritanya?"


tanya Olan .


"Ke toilet!"


ucap Anaya sambil sedikit tersenyum.


"Jadi ...ceritanya itu...,tadi malam kak Alan bukannya menyatakan cintanya kepada si kadal seksi itu,tapi justru cintanya kak Alan kepentok sama mama."ucap Olan.


"Oh....begitu."


Ucap Anaya sambil sedikit lega dengan penjelasan itu .Namun hatinya kini masih tetap bertanya-tanya tentang seseorang yang dimaksud Alan .


"Oh ya Keysa,jangan memanggilku dengan pak Alan,tapi cukup namaku saja ,sama seperti kamu memanggil nama adik ku Olan ya."


Pinta Alan .


"Hehehe....baik pak,eh salah maksud ku Alan ."kata Anaya.


ini adalah sosok gambaran Alan saat mendaki bukit tempat Olan dan Anaya berada.



wah.... Alan nya keren ya reader😍😍.author aja jadi kesemsem lihat fotonya.


like dan vote terus ya reader ku 😘😘😘.


bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2