Cinta Untuk Anaya Caroline

Cinta Untuk Anaya Caroline
BAB 24 GIZI BURUK


__ADS_3

Tiga puluh menit telah berlalu,Olan dan Karyna melakukan joging di area taman vila. Meski terengah-engah Olan masih berusaha berjuang demi misi utamanya . Sesekali dia berhenti berlari sembari memegangi perutnya yang semakin terasa perih karena menahan rasa lapar yang menyerangnya .


"Yang sabar iya , sebentar lagi misi kita akan kelar." Ucap Olan mengelus-elus perut sixpack nya itu. Kembali berlari mengejar Karyna yang semakin jauh meninggalkannya.


"Hei...tunggu aku ." Teriak Olan .


Dia berlari sebisa mungkin, langkah kakinya semakin terlihat melemah. Meski begitu rasa semangat empat lima yang dimilikinya masih tetap membara. Tidak kehabisan akal untuk tetap mengejar langkah Karyna. Dia mulai melompat-lompat menirukan gaya lompatan seekor kodok .Terkadang saat melompat dia juga mengeluarkan suara "Kwak...Kwak...Kwak...Kwak" persis seperti suara kodok .


"Ya ampun dia itu laki-laki apa bukan yah? joging kok melompat seperti kodok .Haduh ampun deh jika aku sampai punya pacar kayak dia ini . "


Karyna kembali mundur ke belakang menghampiri Olan yang mulai terlihat aneh di mata Karyna.


" Cih...,kamu mau joging apa mau berubah jadi kodok ? " Ledek karyna .


"Sadis amat sih ngomongnya ,nggak ngeliat apa ini juga lagi sedang berusaha. Hargai sedikit dong . " ucap Olan sedikit kesal.


" Usaha apanya ? dimana-mana yah, setahu ku itu kalau joging ya lari-lari,bukannya jadi melompat seperti kodok ." ucap Karyna.


"Jadi kamu pikir aku ini hanya seorang laki-laki yang lemah ?,asal kamu tau yah , dulu aku itu pernah menjuarai lomba lari maraton sewaktu masih SMA. Dan aku dapat medali emas di acara lomba itu . " ucap Olan membela dirinya.


"CK...kalau berhalu jangan ketinggian deh , joging aja udah seperti ini ,gimana ceritanya juara lomba maraton?. " ucap Karyna tak percaya


"Ih,gak percaya banget sih jadi orang !. Ngeselin banget sih !Nih lihat yah , aku akan buktikan kalau aku adalah seorang pelari hebat, atau lebih tepatnya bisa di sebut sebagai atlet lari. "ucap Olan.


"Oh yah,buktiin dong ! " sahut Keysa


Olan berusaha bangkit dan berdiri tegak. Meskipun keadaannya kini sangat tidak memungkinkan untuk berlari seperti yang diucapkannya namun ,dia akan berusaha demi sebuah harga diri .


Dia mulai melangkahkan kakinya .Sudah hampir sepuluh meter dia berlari sekuat tenaganya ,untuk membuktikan ucapannya itu tadi . Namun apa daya , rasa perih di ulu hatinya kini semakin terasa sakit . Bahkan pandangannya kini mulai terasa kabur . Semua yang ada di sekitarnya terlihat berputar sangat kencang ,hingga semua berwarna hitam .


"Bruk..." Olan jatuh pingsan.


Melihat Olan yang sudah tersungkur di tanah dan tak berdaya membuat Karyna sontak menjadi kaget dan bingung melihat kejadian itu . Dia berlari menghampiri tubuh yang sudah tersungkur di tanah menggoyang-goyangkan tubuh itu berharap agar sadar.


"Olan ... ,Olan bangun dong, kamu kenapa ? " ucap Karyna. Berulang-ulang dia mengguncang tubuh Olan yang sudah tak berdaya itu, namun tak ada jawaban dari Olan .


" Wah , jangan-jangan dia mati ? "ucap Karyna panik . kemudian menempelkan kedua jari tangan telunjuk dan jari tengahnya di leher Olan untuk mengecek apakah nadinya masih berdenyut atau tidak. "Huh , untung jantungnya masih berdetak, kalau tidak aku pasti akan masuk ke hotel prodeo tanpa booking tiket . " desah Karyna .


" Lalu aku harus bagaimana ini, apa yang harus kulakukan terhadapnya ." Menatap ke arah Olan ." Tidak mungkin juga aku memberinya nafas buatan . Enak banget dianya .Yang ada aku yang rugi nantinya. Ntar dia jadi kepedean ,dan mengira aku menciumnya .Ih jangan sampai deh ." Karyna mengangkat kedua bahunya dengan ekspresi amit-amit. "Lebih baik aku bawa kembali ke vila saja dulu kali yah . " Ujar Karyna .


Karyna memapah tubuh Olan dengan sekuat tenaga. Sesekali dia mengeluh karena tubuh Olan sangat terasa berat bagi dirinya yang mungil itu . " Aduh berat sekali ,pinggangku hampir patah jika aku memapahnya sampai ke vila . Seandainya saja di Ceciliaa ini bisa di bentuk jadi bola ,maka aku akan menendangnya sampai ke vila.


" Jadi aku tidak akan perlu sampai repot seperti ini memapahnya ."


Sesampai di depan gerbang vila , Karyna memanggil Cecilia untuk membantunya memapah tubuh Olan ke dalam vila . Cecilia adalah adiknya Karyna .

__ADS_1


"Cecil...bantuin kakak dong ." panggil Karyna .


Melihat Karyna yang ngos-ngosan memapah tubuh Olan , Ceciliaa langsung berlari menghampirinya.


"Siapa dia kak ? " tanya Cecilia .


" Nanti saja aku jelaskan, sekarang kamu bantu kakak dulu membawanya masuk ke vila . "


"Kenapa gak langsung kita bawa ke rumah sakit saja kak . "


"Ia nanti kita bawa ke rumah sakit .Tetapi kita berikan dulu pertolongan pertama sebelum ambulance datang ."


"Oh baiklah. "


Cecilia membantu Karyna memapah tubuh Olan masuk ke dalam vila .Membawanya masuk ke dalam sebuah ruangan khusus untuk para tamu yang sakit dan membutuhkan pertolongan pertama.


"Ayo,kita letakkan disofa ini saja. Aku tidak kuat lagi untuk membaringkannya ke atas tempat tidur itu. "ucap Karyna.


"Baiklah." kata Cecilia. "Lalu bagaimana selanjutnya ,dia masih tetap pingsan,dan ambulance nya juga belum tiba. "tanya Cecilia bingung.


"Kita harus menyadarkannya dulu ."ucap Karyna .


" Bagaimana caranya kak ? " tanya Cecilia.


"Nggak ka ,sudah habis ." ucap Ceciliaa


"Baiklah ,tidak ada tali akar pun jadi." Membuka sepatu Olan dan kaus kakinya Olan .


"kok Kaka buka kaos kakinya ?mau kakak apain kak ? "tanya Cecilia.


"He-he-he ...,kamu lihat saja nanti , kalau yang ini pasti jitu banget untuk menyadarkan dia . " ucap karyan disertai senyum jahatnya. Lalu menggoyang-goyangkan kaus kaki yang aromanya sangat menyengat itu tepat di hidung Olan .


"Ih...kakak tega sekali membuat seperti itu , jorok tau kak. Udah gitu kaos kakinya pun bau banget. Bukannya jadi membuat anak orang siuman , kakak justru malah akan memperburuk kondisinya . "ucap Ceciliaa kesal .Lalu merampas kaos kaki itu dan membuangnya ke tempat sampah.


Sesaat setelah Cecilia membuang kaos kaki itu , ambulance yang di pesan karyna sebelumnya pun tiba. Kemudian tim medis memasukkan Olan ke dalam ambulance itu dan membawanya ke rumah sakit di ikuti oleh Karyna dan Cecilia .


Sesampai di rumah sakit langsung di tangani oleh dokter.


"Dokter , sebenarnya dia kenapa dok ? " Tanya Karyna kepada dokter yang menangani Olan .


"Oh, tidak apa-apa,dia hanya kelelahan dan sepertinya dia tidak makan sebelum beraktifitas. Itulah yang membuatnya sampai pingsan .Tenang saja sebentar lagi dia pasti akan siuman. Nanti setelah pacarmu siuman ,tolong berikan dia makan .Itu akan membantunya cepat pulih. " ucap dokter itu dan langsung meninggalkan Karyna dan Cecilia.


"Ha ? Pacar dari Hongkong ! ,aku bahkan tidak suci untuk jadi pacar dia . "sungut Karyna .


"Kakak sok jual mahal banget sih,ntar di tikung orang baru aja nyesel ."ketus Cecilia.

__ADS_1


"yah ni anak sotoi juga yah ,sok tau aja. Dari pada kamu terus ngelantur ,mending kamu beliin makanan dulu ke warung yang di depan itu . Biar nanti kalau dia sudah bangun ,kita kasih makan. Biar tidak gizi buruk lagi. Kalau perlu belikan sesuai porsi empat sehat lima sempurna . " Ucap Karyna sambil memberikan uang kepada Ceciliaa.


"Ya baiklah ." sahut Cecilia. Lalu pergi meninggalkan ruangan itu.


Beberapa saat setelah Ceciliaa pergi tiba-tiba Olan siuman.


"Aku ada di mana ini ? " tanya Olan. Memandangi langit-langit ruangan itu.


"Oh kamu sudah siuman,kamu ada di rumah sakit . " kata Karyna .


"Rumah sakit ?kok saya ada disini ? " tanya Olan kembali .


"Ya ialah ,tadi kamu pingsan ,udah aku kasih aroma kaos kaki tetapi kamu tidak siuman,ya terpaksa aku bawa ke rumah sakit .Takut ntar kamu jadi mati dan aku jadi di tuduh pembunuhnya . " ucap Karyna .


"what ?dia ngasih kaos kaki ?wah ni cewek selain judes ternyata kejam juga yah,tega banget ."


" kamu tega banget yah. Jadi dokter bilang apa soal aku ? " tanya Olan .


"Katanya kamu kekurangan gizi,atau lebih tepatnya gizi buruk . "ucap Karyna tanpa basa-basi.


"shit...bagai mana mungkin hanya tidak makan pagi saja langsung kena gizi buruk. Yang benar saja ."


"Mana mungkin Olan Maholtra terkena gizi buruk. Ayah ku bahkan bisa membeli seluruh isi supermarket untuk ku. Orang kaya itu tidak akan pernah terkena penyakit gizi buruk . Sembarangan aja kali ngomong ." sahut Olan kesal .


"Ya emang dokternya bilang begitu. Kalau kamu memang kaya mana mungkin kamu akan pingsan karena tidak makan . " kata Karyna .


"Ya gimana mau makan ,kan aku ngikutin kamu joging. " sahut Olan


"Alasan ..."ucap Karyna tak percaya .


Sesaat setelah itu Cecilia datang dengan membawakan pesanan empat sehat lima sempurna yang di pesankan Karyna tadi .


" Ka ... ini pesanan kakak tadi. "memberikan bingkisan plastik hitam kepada Karyna . "Eh ternyata kamu sudah siuman ? " tanya Cecilia kepada Olan .


"Iya. Terimakasih karena telah membawa ku ke rumah sakit . " ucap Olan .


"Hemp. Sebenarnya aku juga terpaksa kali bawa kamu ke sini . "ketus karyna


"Kakak jahat banget sih ngomongnya. Maafin kakak aku yah , dia emang gitu , bar-bar banget.Jadi nggak usah di masukin ke hati ." Ucap Cecilia .


"Iya ,gak apa-apa kok ." sahut Olan .


"Nih sebaiknya kamu makan dulu semu ini,untuk perbaikan gizi kamu ."Ucap Karyna sambil menyodorkan plastik hitam yang berisi makanan itu kepada Olan .


"Makasih ." ucap Olan dengan nada tidak suka .

__ADS_1


__ADS_2