Cinta Untuk Leticia

Cinta Untuk Leticia
Episode 10.


__ADS_3

Vicko semakin yakin jika anak yang ada di kandungan Erika itu adalah anak nya bukan anak Samuel.


Vicko berniat untuk menemui Erika tapi dia merasa ingin bukan waktu yang tepat untuk nya, karena sekarang Vicko yang masih emosional dengan Erika.


***


Keesokan harinya, Citra dan Leticia pergi ke sekolah bersama.


"Apakah tidur mu nyenyak Leticia,? aku sengaja tidur di kamar sebelah agar kamu bisa tidur nyenyak."


Leticia tersenyum dengan malu-malu.


"Maafkan aku yaa Citra, tapi pulang kampus sekarang aku mau pulang ke orang tua saja dan membicarakan semuanya. Karena aku tidak mau Ayah dan Ibu harus mengetahui dari media massa."


Citra tidak bisa membayangkan ekpresi wajah kedua orang tua Leticia ketika mendengar semua rasa kecewa dan juga penyesalan yang sangat berat.


"Semoga Ayah dan Ibu kamu bisa menerima kenyataan ini walaupun sangat menyakitkan sekali yaa."


Citra dan Leticia pun bersiap untuk pergi ke sekolah, Leticia juga harus di hadapkan dengan Farell yang di larang oleh Ibu untuk dekat dengan Leticia.


Citra dan Leticia pun sampai di kampus mereka berdua terlihat begitu sangat ceria agar menutupi luka yang sebenarnya terjadi pada Leticia.


Karina tiba-tiba saja berdiri di depan Leticia dan membuat Leticia menghentikan langkah kaki nya.


"Leticia, Farell di larang oleh ibu nya untuk mendekati wanita yang sudah mempunyai suami yaitu kamu jadi mulai sekarang jaga jarak dengan Farell karena aku yang sudah menceritakan semuanya kepada ibu nya Farell."


Citra merasa sangat empuk sekali ketika mendengar perkataan Karina kepada Leticia.


"Hmmm Karina seperti nya kamu ini wanita yang tidak laku yaa, memang sudah tidak ada lagi yaa lelaki yang suka dengan kamu. Sampai kamu menginginkan seorang lelaki yang jelas-jelas tidak punya perasaan terhadap kamu. Memaksakan sekali yaa."


Leticia pun tersenyum tipis dia langsung menarik tangan Citra agar meninggalkan Karina.


Karina benar-benar merasa sangat emosional sekali dengan Citra.


"Menyebalkan sekali Citra, aku memang sangat cinta Farrell. Aku tidak mau dengan lelaki lain karena menurut aku Farell itu adalah lelaki yang terbaik dia pasti akan membuat aku bahagia."


Karina yang merasa kesal dia pun sampai meneteskan air mata dan Farell pun datang. Farell tidak melirikan mata nya kepada Kirana.

__ADS_1


"Itu kan Farell, dia tidak melihat ku kah. Dia langsung pergi begitu saja."


Karina mencoba untuk mengejar Farell dan menarik tangan Farell. Farell yang mengetahui jika tangan yang menarik nya itu adalah tangan Karina dan Farell melepas paksa tangan tersebut dengan kasar.


"Ahhh Farell sakit."


Karina memegang tangan nya yang kelihatan sangat merah sekali.


"Dengar yaa Karina Putri, dengar dengan kedua telinga mu baik-baik. Aku tidak akan pernah mau bersama dengan kamu, walaupun kamu yang sekarang sudah mencoba untuk berani menjelekkan Leticia di depan Ibu. Aku semakin tidak menyukai mu."


Farell pun langsung pergi meninggalkan Karina perkataan Farell membuat Karina menangis sejadi-jadinya.


"Kenapa Farell sampai harus mengatakan hal tersebut kepada ku, apa kurang aku sebenarnya. Jika Farell menikah dengan ku, aku akan memberikan salah satu perusahaan milik Papa untuk Farell."


Karina pun memilih untuk masuk ke dalam kelas nya walaupun dia masih menangis karena perkataan Farell kepada nya.


Farell benar-benar emosional sekali dengan Karina dan ketika dia masuk ke dalam kelas dia melihat Leticia.


Farell menundukkan kepalanya ketika Leticia tersenyum tipis kepada nya.


"Seperti nya aku juga akan kehilangan Farell untuk selamanya, cobaan hidup ku benar-benar sangat luar biasa sekali."


"Sabar yaa, akan ada pelangi setelah hujan. Kamu pasti akan bahagia bersama dengan seorang yang tepat di kehidupan kamu."


Leticia pun terdiam dan dia percaya dengan perkataan tersebut.


Setelah selesai pelajaran di kelas, Leticia untuk bisa berbicara dengan kedua orang tuanya.


Citra terus saja memikirkan Leticia yang harus bicara di depan orang tua nya.


"Apakah aku harus ikut juga,? aku merasa sangat menghawatirkan mu."


Citra memeluk erat Leticia dia yang begitu sangat perhatian sekali dengan Leticia.


"Tidak usah biarkan aku sendiri saja, aku harus segera mengatakan nya jangan sampai menunda nya."


Farell memperhatikan Citra yang seperti memberikan perhatian lebih kepada Leticia.

__ADS_1


"Seperti nya terjadi sesuatu dengan Leticia, tapi apa yaa. Jika mencari tahu ini bukan waktu yang tepat."


Farell pun keluar dari kelas dia memilih untuk tidak langsung pulang ke rumah.


Citra dan Leticia membuka pintu mobil dia melihat Karina dengan mata yang bengkak seperti habis menangis.


Karina pun berlari masuk ke dalam mobil nya dia tidak mau Leticia mengetahui jika dirinya yang sedang menangis karena Farell.


"Ada apa yaa dengan dia, seperti nya dia yang habis menangis."


Leticia mengabaikan perkataan Citra dia memilih untuk langsung masuk ke dalam mobil Citra.


"Seperti nya dia sudah di marahi oleh Farrell, ntahlah Karina sangat menyebalkan sekali dia yang begitu menginginkan Farell tapi sikap seperti itu."


Citra pun langsung tertawa ketika mendengar perkataan Leticia.


"Sekarang dia pasti sedang mendekati Ibu nya Farell, dia terus saja mencari celah agar bisa masuk ke dalam keluarga Farell dengan apapun caranya."


Leticia sepemikiran dengan Citra dia pun hanya bisa melihat apa saja yang di lakukan Karina demi cinta nya kepada Farell.


Di perjalanan menuju ke Restoran Leticia seperti melihat Erika.


"Erika, seperti nya mobil nya mogok tapi itu bukan mobil mewah nya loh."


Citra pun memundurkan kembali mobil nya, untuk memastikan perkataan Leticia dan ternyata benar Erika dengan mobil lama nya.


"Leticia bisa kamu perhatikan dari penampilan Erika yang tidak seperti biasa nya, setelah dia mengatakan jika sedang hamil anak suami mu. Mobil nya yang berubah dan penampilan yang sederhana, apakah ada Suggar Daddy di belakang nya."


Citra pun kembali menjalankan mobilnya dan Leticia pun langsung memikirkan nya.


"Jika dia memiliki Suggar Daddy, anak yang ada di dalam kandungan itu belum tentu anak Samuel. Tapi kenyataannya mereka berdua pun tidur bersama."


Leticia merasa sangat pusing memikirkan nya.


"Ya mungkin satu anak hamil bersama-sama dengan banyak Lelaki, itu aku curiga tapi tidak mudah untuk mendapatkan bukti yang kuat."


Leticia dan Citra pun akhirnya sampai di Restoran Seafood milik keluarga Leticia.

__ADS_1


"Kamu yang kuat yaa untuk menyampaikan semuanya, aku yakin kamu pasti bisa."


Leticia pun membuka pintu mobil dan dia berjalan menuju ke pintu masuk, Citra masih saja memperhatikan Leticia dia akan pergi jika Leticia sudah masuk ke dalam Restoran.


__ADS_2