
Samuel pun langsung menggeser tubuhnya sehingga lelaki tersebut bisa duduk di samping nya.
"Perkenalkan saya Vicko Alvaro, Saya adalah kakak kandung dari Kelvin Alvaro. Asisten pribadi anda di perusahaan Alexander."
Identitas lelaki tersebut akhirnya terbongkar dan Samuel pun langsung menjulurkan tangannya untuk bersalaman.
"Saya Samuel Alexander, saya tidak menyangka bisa bertemu dengan Kakaknya Kelvin. Kelvin sangat luar biasa sekali dalam bekerja seperti nya dia seperti Kakak."
Vicko merasa tidak mungkin Samuel mau menceritakan tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan nya.
"Apakah sering ke tempat seperti ini,? atau hanya karena mempunyai permasalahan saja."
Vicko mencoba untuk mencari tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan Samuel, karena tidak mungkin Erika lebih memilih untuk menghentikan pekerjaannya menjadi wanita bayaran dia juga bilang akan menikah dengan Samuel.
"Ya, aku memiliki masalah yang lumayan sangat rumit sekali."
Samuel meminum minuman yang ada di hadapannya sampai habis.
"Jika kamu ingin bercerita aku bisa menjadi pendengar yang baik."
Samuel tidak mungkin bercerita dengan orang yang baru dia kenal, apalagi ini tentang masalah rumah tangga nya.
"Tidak, karena sangat pribadi sekali."
__ADS_1
Vicko semakin yakin jika ini ada beberapa dengan Erika.
"Baiklah, mungkin karena kita yang baru mengenal."
Vicko pun mengeluarkan handphone dia mengirimkan pesan kepada Kelvin untuk datang ke cafe ini.
*Kelvin, aku sedang bersama dengan Samuel Alexander. Dia seperti nya sedang banyak masalah cepat datang ke Cafe Berlian*
Kelvin yang posisinya dia baru saja pulang dari kantor dia langsung membaca pesan tersebut.
"Sudah ku duga pasti ada permasalahan besar di keluarga Alexander, Semua nya tidak ada yang masuk kerja begitu juga dengan Tante Vania."
Kelvin masuk ke kamar mobil dia pun membalas pesan dari kakak nya.
*Oke"
Vicko melihat Samuel yang semakin gelisah, dia pun mencoba untuk menenangkan pikiran Samuel.
"Sebentar lagi Kelvin akan datang, kamu bisa membicarakan semuanya kepada Kelvin yaa."
Vicko pun langsung pergi dia menunggu kedatangan Kelvin.
"Lebih baik aku tanyakan saja dengan Kelvin, malam ini aku pulang ke Apartemen Kelvin saja."
__ADS_1
Vicko menuggu kedatangan Kelvin dan Kelvin pun akhirnya datang.
"Cepatlah dia kelihatan seperti despresi."
Kelvin pun langsung berlari dan dia melihat Samuel yang sudah banyak minum, Vicko yang berniat untuk pergi dia menghampiri kembali dia duduk di kursi belakang Samuel dan Kelvin.
"Astaga Pak Samuel, kenapa sampai bisa seperti ini."
Samuel pun merasa bahagia ketika dia bisa bertemu dengan Keluarga.
"Mama Vania masuk Rumah Sakit karena Erika."
Vicko seketika langsung terkejut ketika mendengar perkataan Samuel.
"Untuk apa Erika datang ke rumah,? apakah dia mencari permasalahan lagi sampai membuat Bu Vania masuk ke Rumah Sakit."
Samuel seketika dia langsung terdiam ketika Kelvin bertanya kepada nya, Samuel pun sampai menghelakan nafas panjang nya.
"Erika bilang jika dia sedang hamil anak ku, dan Erika meminta pertanggung jawaban. Minggu depan aku harus menikah dengan Erika."
Vicko seketika langsung berpikir jika Erika yang sebenarnya sedang hamil anak dari nya bukan Samuel karena Erika yang sudah dua bulan dia meminta untuk tidak memakai pengaman.
Setelah mengetahui semuanya, Vicko pun memilih untuk pergi meninggalkan Samuel dengan Kelvin di Cafe.
__ADS_1