
Samuel merobek surat perjanjian tersebut dia pun mulai merasa kehilangan Leticia dan harus menjalani hubungan rumah tangga yang baru dengan Erika.
Samuel yang awalnya dia sangat mencintai Erika seketika rasa cinta itu hilang ketika Erika yang menyebutkan jika dia sedang mengandung anak nya.
"Jika anak tersebut adalah anak ku seharusnya aku bahagia bukan menangis seperti ini."
Samuel pun membaringkan tubuhnya di atas kasur dia memejamkan mata nya dan mengingat kembali masa-masa indah bersama dengan Leticia di kamar nya.
***
Erika benar-benar di buat emosional dengan sikap Samuel dan dia merasa jika Samuel yang sudah hilang rasa cinta nya kepada dirinya.
"Aku tidak peduli jika Samuel yang tidak mempunyai perasaan terhadap ku, aku pun juga sudah tidak mencintai Samuel. Yang aku inginkan adalah seluruh harta kekayaan milik Samuel yang akan menjadi milik anak ku ini."
Erika merasa kandungan yang begitu sangat kuat sekali dia tidak merasakan mual dan muntah bahkan Erika yang masih bisa beraktivitas seperti biasa nya.
__ADS_1
"Aku akan datang kembali ke rumah itu dan besok nya mereka harus sudah menyiapkan pernikahan, aku ingin semua media mengetahui jika aku dan Samuel akan menikah dan mereka pun langsung mempertanyakan tentang Leticia."
Erika benar-benar tertawa di atas penderita Leticia bahkan dia benar-benar ingin balas dendam kepada Leticia dengan apa yang sudah Leticia lakukan kepada dirinya.
"Leticia apa yang sudah kamu lakukan kepada ku, sekarang kamu nikmati semua yaa. Aku akan menikah dengan Samuel dan kamu pasti tidak akan ada lelaki yang mau bersama dengan kamu."
Erika pun memilih untuk pulang ke rumah nya dia ingin bertemu dengan orang tua nya dan memberitahu jika dia yang akan segera menikah secepatnya dengan Samuel.
Erika memperdulikan dari pihak keluarga Samuel karena menurut nya mereka pun akan mengikuti keinginan nya.
"Kenapa kamu menikah sangat cepat sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada Papa dan Papa."
Erika pun tersenyum manis kepada orang tua sambil memegang perut nya dia kelihatan seperti sangat bangga sekali.
"Aku sedang hamil anak Samuel Alexander, nantinya anak ini akan menjadi penerus perusahaan Alexander yang besar."
__ADS_1
Kedua orang tua Erika sampai tidak bisa berkata-kata melihat sikap Erika.
"Aku tahu kehamilan ini adalah sebuah aib untuk semua orang tapi untuk ku ini adalah sebuah kebahagiaan, karena jika aku tidak hamil aku tidak akan bisa bersama dengan Samuel Alexander yang sudah mempunyai istri."
Erika pun langsung pergi ke kamar nya dan kedua orang tuanya begitu sangat malu sekali dengan apa yang di lakukan oleh Erika.
"Erika benar-benar tidak menghargai kita sebagai orang tua nya, mau di taruh di mana wajah kita ketika nanti bertemu dengan keluarga Alexander."
Orang tua Erika pun yang baru saja kembali ke rumah nya langsung mendapat kabar seperti mereka merasa sangat malu sekali.
"Lebih baik kita ikuti saja keinginan Erika, karena jika di tunda kehamilan nya akan semakin besar dan itu akan menjadi pemberitaan media."
Mama nya Erika pun mengikuti perkataan Erika.
"Aku tidak mengerti kenapa Erika sampai jahat seperti itu padahal Samuel yang baru saja menikah."
__ADS_1
Mama Erika tidak percaya jika Erika menjadi seorang perusak rumah tangga orang lain.