Cinta Untuk Leticia

Cinta Untuk Leticia
Episode 34.


__ADS_3

Erika merasa sangat bosan berada di rumah, dia ingin keluar rumah karena Erika hamil yang tidak merasakan mual dan muntah.


"Hah, lebih baik aku pergi di saat mereka semuanya pergi dan aku kembali sebelum mereka pulang."


Erika tidak mau mengganti pakaian dia tetap ingin seperti yang dia inginkan. Erika pun merasa binggung dia harus pergi pakai mobil yang mana dia tidak mau diantarkan oleh supir pribadi.


"Ahhh, jika seperti ini aku lebih baik pakai taksi saja."


Erika pun berjalan menuju ke gerbang dan satpam pun membuka kan pintu gerbang tersebut.


"Nona Erika mau pergi ke mana yaa,? maaf saya takut di tanya Tuan Samuel."


Erika tidak menjawab pertanyaan satpam tersebut.


"Sombong sekali yaa, tidak seperti Nona Leticia yang sangat sopan santun."


Erika berniat untuk pergi ke Apartemen Meneger nya, dia ingin membicarakan tentang Vicko lelaki yang membayar nya.


Akhirnya tidak perlu menunggu lama taksi pun datang Erika langsung masuk karena dia yang merasa sangat kepanasan.


"Aku harus mengirim pesan kepada Manager ku Mbak Yuni, apakah dia ada di Apartemen atau tidak."

__ADS_1


Erika pun mengeluarkan handphone nya.


*Mbak Yuni, ada di Apartemen atau tidak. Aku mau ke sana sekarang juga*


Mbak Yuni yang membaca pesan dari Erika dia merasa sangat terkejut.


"Bukan kah Erika yang baru saja menikah, dia tidak honeymoon. Malah ingin main ke Apartemen ku."


Mbak Yuni pun langsung membalas pesan tersebut.


*Aku selalu ada di Apartemen*


*Baiklah, sebentar lagi aku datang*


"Kenapa aku jadi susah seperti ini yaa, ketika aku bersama dengan Vicko aku di belikan mobil mewah sekarang aku menikah dengan Samuel. Aku keluar rumah menggunakan taksi sangat membuat aku emosi."


Erika menekan tombol bell dan Mbak Yuni pun langsung membuka pintu.


"Erika ada apa dengan kamu,? pengantin baru tapi wajah mu kesal seperti ini."


Erika duduk dia mencoba untuk menenangkan pikiran nya.

__ADS_1


"Aku datang ke sini menggunakan taksi, ahhhhhh belum lagi tadi pagi Tante Vania mempermasalahkan penampilan ku yang dia bilang tidak sopan."


Mbak Yuni tidak melihatnya kebahagiaan, dia lebih melihat Erika bahagia bersama dengan lelaki itu.


"Oh iya lelaki yang sering tidur bersama dengan ku ternyata dia bernama Vicko Alvaro, dia itu adalah Kakak lelaki dari asisten pribadi Samuel di kantor. Dia datang ke acara pernikahan ku bersama dengan Leticia."


Erika semakin kelihatan sangat emosional sekali dan Mbak Yuni pun mengambil kan minuman dingin untuk Erika.


"Lalu bagaimana Erika, apakah dia akan membongkar rahasia mu kepada Samuel. Karena aku yakin sekali ini bukan anak Samuel tapi anak Vicko Alvaro."


Erika pun sendiri memang merasa jika ini adalah anak Vicko Alvaro bukan Samuel Alexander karena sebenarnya Erika dan Samuel tidak tidur bersama. Erika hanya memanfaatkan Samuel yang sedang tidak sadarkan diri.


"Aku mengancam Vicko, sebenarnya sebelum pernikahan ini terjadi Vicko sudah datang dia akan memberitahu foto-foto kebersamaan kita berdua ketika di Bali. Tapi aku mengancam nya jika dia menyebarkan foto-foto tersebut aku akan melenyapkan nyawa bayi yang ada di kandungan ku ini."


Mbak Yuni sampai menggelengkan kepalanya.


"Jahat sekali kamu Erika sampai mau menghabisi nyawa anak yang tidak berdosa."


Erika pun mulai menjelaskan kepada Mbak Yuni.


"Aku tidak mungkin melakukan nya, itu hanya ancaman saja. Aku tidak mungkin sejahat itu."

__ADS_1


Erika sambil mengelus perut nya.


__ADS_2