
Keesokan harinya suasana di kampus yang sudah mengetahui kabar tersebut, termasuk Kirana dan Farell.
Kirana tidak menyangka jika Samuel bisa melakukan itu semua kepada Leticia, bahkan mereka berdua menikah di saat Erika yang sedang hamil.
"Leticia itu terjadi tidak bisa punya anak yaa, sekilas aku kasihan dengan Leticia dia gagal mendapatkan harta kekayaan keluarga Alexander tapi aku juga seketika hawatir jika Leticia kembali bersama dengan Farell."
Kirana sudah sampai di kampus sedangkan Farell dia masih di rumah nya dan dia juga menonton kembali berita tersebut dengan kedua orang tuanya.
Ibu Farell baru menyadari jika wanita yang di berita kan itu adalah wanita yang di sukai oleh Farell.
"Kenapa keluarga Alexander begitu sangat tega sekali, apa karena mereka orang kaya raya bisa sampai melakukan hal seperti itu kepada istri nya Samuel yang sebelumnya di beritakan seorang wanita yang pintar dan berprestasi bahkan dia masuk ke universitas dengan beasiswa."
Ayah Farell secara tidak langsung mengangumi Leticia.
"Tapi wanita itu tidak bisa memberikan keturunan untuk keluarga Alexander, sehingga mereka terpaksa melakukan itu semua."
Ibu nya Farell pun langsung melirikan mata nya kepada Farell dan Farell pun memilih untuk pergi ke kampus.
"Ayah dan ibu, aku pergi ke kampus yaa."
Farell bersalaman dengan kedua orang tuanya.
"Hati-hati yaa Nak, jangan ngebut-ngebut bawa mobil nya."
Farell pun menganggukkan kepalanya dia langsung masuk ke dalam mobil nya.
Farell masih tidak menyangka dengan kabar tersebut.
"Pantesan Leticia dia seperti sedang memikirkan sesuatu ternyata ini yang terjadi dengan rumah tangga nya, rumah tangga berakhir hanya karena Leticia yang tidak bisa memberikan keturunan kepada keluarga Alexander. Kasihan sekali Leticia."
Farell pun menjalankan mesin mobil nya dia ingin sekali secepatnya bertemu dengan Leticia.
__ADS_1
"Semoga Leticia kuat dan tegar, tapi ketika aku melihat berita nya terlihat Leticia yang tidak berkaca-kaca dan suara nya pun tidak bergetar."
Farell pun akhirnya sampai di kampus dia yang langsung mencari Leticia tapi malah bertemu dengan Kirana.
"Selamat pagi Farell."
Kirana tersenyum manis kepada Farell.
"Kamu melihat Leticia tidak,?"
Kirana seketika dia langsung emosional ketika Farell yang lebih menanyakan Leticia.
"Farell Felio, kamu tidak melihat televisi kah pagi ini? atau buka handphone tentang pemberitaan hari tentang berakhir nya pernikahan Leticia dengan suami nya."
Farell pun hanya terdiam ketika mendengar perkataan Kirana.
"Farell, walaupun sekarang Leticia itu seorang janda muda yang menggoda tapi ingat dia itu tidak bisa memberikan keturunan untuk suami nya jadi untuk apa kamu masih saja mencari Leticia."
"Kirana, kamu bicara seperti itu seperti kamu bukan seorang wanita saja. Bagaimana jika itu pun terjadi dengan kamu sendiri,? berpikir sebelum bicara."
Farell pun langsung meninggalkan Karina dan Karina pun menyadari apa yang sudah dia katakan kepada Farell.
"Astaga, kenapa aku baru menyadari nya yaa. Tidak aku nggak boleh berkata seperti itu lagi, karena aku yang menginginkan menjadi seorang ibu dan menikah dengan Farell. Leticia maafkan perkataan ku yaa."
Karina pun memilih untuk masuk ke kelas saja dia tidak mau lagi membahas tentang Leticia.
Farell menuggu kedatangan Leticia bersama dengan Citra, mereka berdua yang belum juga datang.
"Seperti nya Leticia tidak masuk hari dia masih berduka cita."
Farell pun duduk dan mengeluarkan buku sambil menunggu jam masuk ke kelas nya tapi ternyata Leticia pun datang sendiri dia tidak bersama dengan Citra.
__ADS_1
Farell terpesona melihat kecantikan Leticia yang tidak seperti biasanya.
"Astaga apakah ini yang di namakan wanita setelah menjadi janda dia semakin menggoda."
Farell memilih untuk berdiri dia memandangi Leticia dengan serius sekali.
Leticia yang polos sekarang tampil cantik dengan sedikit make up di wajah nya.
Leticia pun menghampiri Farell, sekarang dia berani karena sudah tidak ada ikatan dengan Samuel.
"Farell, apakah kamu melihat Citra? hari ini aku di antar oleh Ayah jadi tidak berangkat bareng dengan Citra."
Farell menggelengkan kepalanya sambil terus saja memandangi wajah Leticia.
"Farell kamu kenapa,?"
Leticia semakin mendekati Farell dan membuat Farell yang semakin gugup.
"Kamu cantik sekali Leticia."
Seketika Leticia pun merasa malu mendengar perkataan Farell kepada nya.
"Kenapa kamu mengatakan hal tersebut,? apakah karena sekarang aku yang sudah tidak punya suami sehingga itu adalah rayuan gombal mu kepada ku."
Farell semakin di buat gugup oleh Leticia tapi beruntung lah Citra datang dan menarik tangan Leticia.
"Ayo nona cantik kita masuk ke dalam kelas, jangan terlalu dekat dengan dia ingat setatus mu yang baru saja menggelar setatus baru."
__ADS_1
Leticia dan Citra pun langsung berlari masuk ke dalam kelas.