Cinta Untuk Leticia

Cinta Untuk Leticia
Episode 38.


__ADS_3

Vania melihat pintu kamar Erika yang terbuka sedikit sehingga dia mengetahui jika Erika yang sudah pulang.


Vania mencoba untuk menghampiri Erika, dia mengetuk pintu kamar dan Erika pun langsung membukakan nya.


"Mama, kenapa jam segini Mama sudah pulang yaa.".


Vania memilih untuk masuk ke kamar Erika dia pun seperti ingin bertanya langsung dengan Erika..


"Erika aku ingin sekali kamu menjawab pertanyaan ku ini dengan jujur."


Erika pun seketika dia merasa sangat ketakutan sekali karena pertanyaan apa yang di maksud Mama Vania.


"Apa kamu mengetahui tentang pernikahan kontrak Samuel dengan Leticia?, kamu tidak perlu takut untuk menjawab pertanyaan ini aku tidak akan membuat mu terluka."


"Saya tidak tahu Mam, saya tidak mengetahui nya tentang pernikahan kontrak itu."


Vania melihat Erika yang kelihatan sangat tidak nyaman sekali dan akhirnya dia menjawab pun dengan suara yang bergetar.

__ADS_1


"Aku tidak mengetahui nya Tante, jika aku mengetahui Samuel dan Leticia mempunyai perjanjian kontrak pernikahan mungkin aku tidak akan pernah terus mengejar-ngejar cinta Farell karena sudah tau hubungan mereka akhirnya sudah akan berakhir."


Erika dengan sangat pintar dia berbohong dan membuat Vania percaya dengan kebohongan nya itu.


"Baiklah, jika memang kamu tidak mengetahui nya."


Vania pun pergi dari kamar tersebut dan membuat Erika bernafas lega.


"Astaga, hampir saja aku. Tapi tau dari mana yaa Tante Vania tentang surat kontrak pernikahan tersebut,? apa mungkin dari Leticia. Leticia yang sengaja mengatakan ini semua nya karena yang begitu sangat benci sekali dengan Samuel."


Erika selalu berpikir negatif terhadap Leticia karena dia menurutnya Leticia itu sekarang sedang membalas kan dendam kepada keluarga Alexander.


Keluar dari kamar Erika, Vania menghampiri salah satu asisten pribadi nya.


"Mbak buatkan masakan yang spesial yaa malam ini dan buatkan juga makanan sehat untuk Erika yang sedang hamil."


Walaupun membahas tentang sesuatu yang sensitif tapi Vania dia pun ingin nafsu makan nya bertambah banyak.

__ADS_1


Vania yang akhir-akhir ini tidak banyak makan karena memikirkan permasalahan tentang Samuel.


Vania pun terdiam dalam lamunan, dia memikirkan kehidupan yang sekarang dia jalani.


"Delapan bulan lagi Erika akan melahirkan cucu pertama ku, cucu yang sebenarnya aku tunggu dari Leticia dan juga Samuel. Tapi tidak apa-apa mungkin ini memang takdirnya."


Vania pun langsung memikirkan bagaimana dengan Leticia, jika Samuel yang sudah mempunyai anak.


"Jika Leticia pun menikah aku pun harus pasrah dalam pernikahan itu dan semoga menjadi pernikahan yang luar biasa indah dan bahagia."


Vania pun langsung berpikir jika Leticia menikah di awal-awal bulan ini maka anak Leticia dia akan seumuran dengan Samuel.


"Jika anak Leticia perempuan dan Farell lelaki, apakah mereka berdua akan bersatu kembali. Cinta ibu dan ayah nya yang terhalang semoga cinta anak mereka berdua yang bisa sampai ke jenjang pernikahan."


Vania kembali memikirkan sebuah perjodohan antara anak dari Leticia dan Samuel.


"Ini adalah hayalan ku saja yang semoga saja menjadi kenyataan untuk kehidupan yang akan datang, tetap mempersatukan tali silaturahmi antara keluarga ku dengan Renata."

__ADS_1


Vania melihat jam yang sudah menunjukkan jam pulang kantor, dia pun langsung berlari ke dapur untuk membantu para pegawai nya.


__ADS_2