Cinta Untuk Leticia

Cinta Untuk Leticia
Episode 26.


__ADS_3

Ketika Leticia yang sudah mulai bisa ceria untuk hari-hari nya, beda hal nya dengan Erika dia harus menikmati keluarga yang tidak ada satu pun bertanya kepada dirinya.


Ketika pada saat makan bersama Erika pun tidak ada yang bertanya kepada nya. Mereka yang fokus pada sarapan pagi setelah itu pergi untuk berkerja masing-masing.


"Erika, hari ini akan ada Suster yang mendampingi mu. Dia juga yang akan menyiapkan makanan untuk kamu yaa, agar kamu tidak makan sembarangan."


Erika pun hanya menganggukkan kepalanya saja dan Vania pun langsung pergi ke butik nya.


Erika merasa sangat kesepian sekali berada di rumah ini padahal besok itu adalah hari pernikahan nya.


"Kenapa mereka semua pada sibuk yaa, terus gimana dengan aku yang di sini. Siapa yang akan mengurus pernikahan ku ini yaa."


Erika pun memilih untuk menghabiskan makanan nya setelah itu dia kembali masuk ke dalam kamar nya.


Erika tidak mempunyai aktivitas selain makan tidur minum vitamin Dokter.


"Mungkin aku seperti ini agar kandungan ku tetap terjaga yaa, mereka juga ingin yang terbaik untuk bayi yang ada di dalam kandungan ku ini."


Erika menyadarkan diri dia pun membuka handphone dan melihat pemberitaan tentang Leticia.

__ADS_1


*Leticia Aurora, mantan istri Samuel Alexander terlihat sedang makan di Restoran bersama dengan sahabat nya. Dia terlihat bahagia tidak terlihat beban di wajah padahal besok adalah hari pernikahan mantan suami nya*


"Ahhhhhh ini tidak mungkin terjadi, tidak mungkin Leticia bahagia seharusnya dia masih menangis menderita dengan semua ini."


Erika pun tidak sengaja memperlihatkan Leticia makan di Restoran mana dan bersama dengan siapa.


"Sebenar ini bukan nya Restoran yang Samuel ajak aku makan malam romantis di Restoran ini dan Astaga dia pun duduk di meja yang sama. Apa maksud nya Leticia melakukan ini semua."


Erika pun langsung melemparkan handphone nya, dia tidak mau lagi meneruskan untuk membaca nya.


"Aku benar-benar di buat emosional dengan berita itu, kenapa Leticia bisa tersenyum manis seperti itu sedangkan aku di sini pun tidak mendapatkan semuanya sama sekali."


"Erika kamu harus tenang karena pernikahan tersebut belum terjadi sehingga Leticia yang masih bisa tersenyum manis, tapi belum tentu nanti di saat hari pernikahan di laksanakan dia pasti akan menangis karena impian untuk mendapatkan harta kekayaan dari keluarga Alexander hanya sebuah mimpi."


Erika selalu berpikir jika Leticia dan keluarga menginginkan harta kekayaan dari keluarga Alexander saja, Erika juga merasa mereka itu sangat pintar berbicara sehingga bisa membuat luluh keluarga Alexander.


"Oke Erika sekarang lebih baik kamu minum susu agar pikiran kamu sehat kembali dan perasaan kamu tenang."


Erika keluar dari kamar nya dia memangil salah satu pegawai yang ada di sekitar nya.

__ADS_1


"Mbak cepat ke sini."


Pegawai tersebut pun langsung menghampiri Erika.


"Buatkan saya susu hamil sesuai dengan takaran yang ada pada kardus nya yaa, dan menggunakan air hangat jangan air panas. Aku tunggu secepatnya di dalam kamar yaa."


Pegawai tersebut pun menganggukkan kepalanya dan Erika berjalan menuju ke dapur dia membuka kulkas dan melihat ada bush Apple merah.


Erika pun berteriak kencang kepada pegawai yang lain nya dia meminta pegawai tersebut untuk mengupas buah Apple merah tersebut dan memotong nya.


"Jangan lupa di cuci bersih yaa, saya tunggu di dalam kamar."


Erika pun langsung masuk ke dalam kamar untuk menunggu semua pesanan nya datang dengan menyalakan televisi yang masih saja memberitakan tentang rencana pernikahan nya.


Para pegawai merasa sikap Erika yang berbanding terbalik dengan sikap Leticia yang lemah lembut.


"Aku lebih suka Nona Leticia dari pada dia, apakah benar dia itu sedang hamil anak Tuan Samuel."


Ucap salah satu pegawai tersebut dengan wajah yang kesal sekali dengan sikap Erika kepada nya.

__ADS_1


__ADS_2