
Ketika Citra melihat mobil Ayah nya Leticia dia pun baru memberanikan diri untuk turun dari mobil nya dan langsung berlari menghampiri Ferdian.
Febrian hanya bisa diam saja karena dia merasa semuanya yang sudah di jawab oleh Istrinya.
Citra dan Febrian masuk ke dalam rumah dan Febrian pun bertanya kepada Citra.
"Apakah Leticia meminta kamu untuk datang ke sini?."
Citra menggelengkan kepalanya berkali-kali.
"Aku datang ke sini karena aku sangat menghawatirkan kondisi Leticia sekarang."
Renata pun datang dan Citra menghampiri Leticia.
"Bagaimana dengan kondisi Leticia Bu,? apakah dia baik-baik saja Bu ?."
Renata seperti tidak bisa menjawab pertanyaan dari Citra dia pun hanya bisa menangis dan Citra pun langsung berlari menuju ke kamar Leticia.
Citra mengetuk pintu kamar tidak ada jawaban, Citra pun membuka pintu kamar tersebut dia melihat Leticia yang sedang duduk di atas tempat tidur nya.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu menghawatirkan aku, aku baik-baik saja. Aku sudah tau semuanya di media sosial, dan jika aku sedih itu hanya membuat Erika bahagia."
Citra melihat Leticia tersenyum dia tidak melihat air mata yang menetes di pipi nya.
"Leticia kamu benar-benar sudah bangkit, kamu sudah tidak sedih lagi?."
Citra memeluk erat tubuh Leticia.
"Aku harus kuat, aku tidak mau menangis di atas kejahatan orang lain. Erika harus di lawan walaupun aku yang sudah tidak menginginkan kembali kepada suami ku."
Citra merasa tidak percaya dengan apa yang di dengar, Citra pun melepaskan pelukan erat nya.
"Leticia aku akan selalu ada di samping kamu yaa, aku akan selalu mendukung kamu."
Leticia pun berjalan dengan cepat dia keluar dari kamar nya, Citra menyusul Leticia dia tidak akan pernah membiarkan Leticia sendirian.
Ke dua orang tua Leticia terkejut dia melihat Leticia yang seperti akan keluar rumah, Renata mencoba untuk menghentikan Leticia tapi dia di tahan oleh suaminya.
"Sudah biarkan saja Leticia yang bicara di depan banyak wartawan, seperti Leticia ingin menunjukkan jika dirinya yang kuat dan tidak lemah."
__ADS_1
Renata pun akhirnya membiarkan Leticia keluar dari rumah nya mereka berdua hanya bisa melihat dari jendela rumah nya.
Kedatangan Leticia membuat para wartawan langsung dengan pertanyaan-pertanyaan mereka.
"Aku tidak akan menjawab pertanyaan yang kalian berikan tapi aku hanya ingin mengatakan. Mulai sekarang aku sudah bukan lagi istri dari Samuel Alexander. Kenapa dia yang akan menikah dengan Erika Veriska seorang model dan mungkin mereka berdua akan segera menikah."
Citra melihat Leticia yang begitu tegas sekali mengatakan hal tersebut di depan banyak wartawan.
"Jika kalian bertanya kenapa hal tersebut terjadi, lebih baik kalian semua datang ke rumah keluarga Alexander untuk meminta alasan apa."
Setelah merasa puas akhirnya Leticia pun kembali ke dalam rumah nya, Citra pun di buat heran dengan Leticia yang yang tidak seperti biasa nya.
"Aku sudah mengatakan semuanya kepada wartawan, ibu sudah jangan menagis yaa. Sekarang hidup kita akan sangat tenang sekali karena tidak akan punya hutang Budi dengan keluarga mereka."
Leticia pun memilih untuk menenangkan pikiran dan perasaan untuk menghadapi hari esok yang pasti akan lebih dari ini semua.
"Leticia apakah kamu akan kuliah,? hmm maksud aku kamu tetap kuliah di saat suasana yang masih seperti ini ?."
Leticia mengangguk kepalanya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Aku akan kuliah seperti biasanya, karena aku baru sadar yang di malu itu adalah keluarga Alexander. Anak yang membuat permasalahan ini dan aku merasa biarkan saja mereka merasakan semua nya."
Leticia menyimpan dendam kepada keluarga Alexander dan juga pasti akan balas dendam kepada Erika juga karena semua ini merupakan rencana Erika.