
Tidak ada senyuman di orang tua Samuel, hanya Erika yang tersenyum bahagia ketika dia sah menjadi istri Samuel. Dan akhirnya apa yang di inginkan oleh Erika akhirnya hari ini terjadi juga.
Para tamu undangan pun langsung memberikan selamat kepada Samuel dan Erika.
Pada saat Kelvin dan Leticia hendak berjalan menuju ke pelaminan untuk memberikan selamat kepada Samuel dan Erika.
Vicko menghampiri Leticia untuk melepaskan genggaman tangan Kelvin.
"Biar aku yang mendampingi Leticia dan lihat ekspresi wajah Erika, setelah kita berdua yang bergandengan tangan seperti ini."
Citra dan Intan mereka merasa penasaran kenapa lelaki itu bisa sampai berbicara seperti itu.
"Apa maksud Kak Vicko yaa, kenapa dia seperti mengenal dekat dengan Erika."
Leticia tersenyum manis kepada Vicko dia penasaran ingin mengikuti permainan Vicko dan benar saja Erika kelihatan sangat terkejut sekali ketika melihat lelaki yang pernah tidur dengan nya bergandengan tangan dengan Leticia.
Erika benar-benar tidak bisa menutupi rasa kepanikan nya.
Citra dan Intan langsung berpikir jika Erika mempunyai hubungan dengan Vicko.
Vania ingin memeluk Leticia tapi Leticia tidak menginginkan nya.
"Selamat yaa Tante Vania, semoga Erika menjadi cinta terakhir anak Tante."
Vania pun merasa sangat hancur sekali ketika mendengar perkataan Leticia kepada nya. Dan memperhatikan siap lelaki yang bersamaan dengan Leticia.
Tiba saatnya Leticia berhadapan dengan Samuel dan Erika.
"Selamat ya untuk kalian berdua, akhirnya kalian berdua bisa bersama sesuai dengan keinginan kalian berdua."
__ADS_1
Leticia tersenyum sinis kepada Erika.
"Dan untuk Ibu Erika, hati-hati yaa dalam merangkai kata-kata. Bisa-bisanya bilang jika aku yang tidak bisa memiliki seorang anak."
Erika pun langsung menundukkan kepalanya.
"Jika sampai kamu hamil di bulan ini Leticia, maka jelas sekali anak yang di kandung kamu itu adalah anak Samuel tidak harus melakukan tes DNA."
Perkataan Vicko seperti menyindir Erika.
"Oh iya perkenalkan nama saya Vicko Alvaro, saya adalah Kakak dari Kelvin Alvaro yang merupakan asisten pribadi suami anda."
Tangan Erika terlihat sangat bergetar sekali sehingga membuat Vicko dan Leticia memperhatikan nya.
"Nona Leticia seperti nya kita harus segera pergi, jangan sampai pengantin wanita nya pingsan."
Vicko dengan hati-hati berjalan bersama dengan Leticia dan meninggalkan panggung pelaminan.
"Apakah Kakak mengenal Erika,? kenapa Erika sampai kelihatan sangat ketakutan seperti itu Kak."
Vicko hanya tersenyum dia pun langsung pergi dari acara pernikahan tersebut.
"Seperti nya Kakak mu memang kenal dengan Erika, dan dari tatapan mata Erika seperti ketakutan sekali dengan Kakak mu itu."
Kelvin pun semakin penasaran sekali apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka berdua.
"Leticia lebih baik kita pulang yaa, aku tidak mau makan di sini."
Leticia dan teman-teman nya pun memilih untuk pergi tapi Citra dia terus saja memandangi Kelvin.
__ADS_1
"Astaga dia sangat tampan sekali yaa, dan aku suka."
Leticia melihat Citra yang baru saja merasakan jatuh cinta dengan seorang lelaki.
"Nanti aku berikan nomber handphone nya yaa, dia pun seperti nya menyukai mu Citra."
Perkataan Leticia membuat Citra semakin percaya diri.
"Benarkah itu semoga iya yah."
Leticia dan Citra dan Intan pun masuk ke dalam mobil kedatangan mereka Leticia menjadi pemberitaan yang lebih tranding topik dari pada pernikahan Sakura dan Erika.
"Apakah Kak Vicko itu adalah Suggar Daddy nya Erika yaa, tapi dia juga terlalu tampan sekali untuk menjadi Sugar Daddy Erika."
Perkataan Citra pun langsung di pikirkan oleh Intan.
"Jika Vicko menjadi seorang Suggar Daddy, tapi kenapa wajah tidak seperti lelaki yang nakal yaa. Dia pasti tidak melakukan nya hanya pada satu wanita saja. Tapi apa mungkin Erika itu adalah wanita simpanan banyak lelaki yaa, karena dari penampilan nya Erika tidak mungkin di biayai oleh satu orang lelaki saja."
Perkataan Intan benar adanya, tapi Leticia pun seketika langsung berpikir.
"Kita tidak punya bukti jika Erika itu adalah seorang wanita bayaran, bisa saja Kak Vicko itu cinta masa lalu Erika dan jika itu benar adanya berarti anak yang di kandung Erika adalah anak sah dari Kak Samuel."
Mereka bertiga hanya bisa menerka-nerka saja karena belum mempunyai bukti yang kuat.
"Sekarang aku merasa sangat bebas dalam menjalankan kehidupan ku, aku yang akan lebih fokus pada kuliah ku dan beruntung sekali aku kuliah karena hasil beasiswa aku menolak uang dari Tante Vania. Karena aku tahu hubungan ku yang tidak akan lama bersama dengan Keluarga Alexander."
Leticia merasa sangat bersyukur sekali walaupun dia di sakiti tapi bisa membuat dia bangkit dari kesakitan ini.
Mereka pun akhirnya sampai di Cafe, mereka seperti merayakan Leticia yang bebas dari keluarga Alexander.
__ADS_1
Semua teman-teman mendukung penuh Leticia mereka juga berharap Lebih bisa mendapatkan yang terbaik tidak kembali ke pelukan Samuel.