Cinta Untuk Leticia

Cinta Untuk Leticia
Episode 22.


__ADS_3

Pemberitaan ini sudah menjadi tranding topik di media sosial, keluarga Alexander mengetahui semuanya. Vania sudah tidak bisa berkata-kata dia merasa sangat malu sekali dengan keluarga Leticia.


"Aku harus bagaimana lagi, meminta maaf pun tidak akan merubah segalanya. Aku sangat panik sekali sekarang, bagaimana dengan Leticia kuliah nya. Aku takut Leticia yang tidak bisa fokus pada kuliah nya."


Vania masih bisa memikirkan masa depan Leticia dia juga tidak mau jika Leticia yang menjadi dampak dari masalah yang di timbulkan oleh Erika.


Vania menghampiri Samuel yang kelihatan sangat tertekan sekali dengan permasalahan ini.


"Bilang kepada Erika, jika dia menginginkan pernikahan. Maka pernikahan yang sederhana saja karena ini bukan sebuah kebahagiaan tapi adalah sebuah permasalahan."


Vania sudah yang sudah merencanakan semuanya dia sudah tidak mau lagi ikut campur dalam urusan Erika dan Samuel.


"Erika benar-benar sangat jahat sekali, untuk apa dia membuat setatus seperti itu di media sosial. Selalu saja membuat masalah."


Samuel melihat banyak sekali wartawan di depan gerbang.


"Mereka datang seperti nya ingin mencari tahu apa penyebab dari masalah ini, Erika biarkan saja dia yang mengarang cerita di hadapan para wartawan."


Samuel mengeluarkan handphone nya dia mencoba untuk menghubungi nomer handphone Erika.


Erika yang sedang beristirahat dia melihat ada panggilan telephone masuk dari Samuel seketika dia merasa sangat bahagia.


*Hallo Samuel sayaaaaang*


*Erika bisakah kamu datang sekarang juga ke rumah. Karena banyak sekali wartawan di depan rumah, keluarga ku tidak mau untuk memberikan keterangan apapun. Karena mereka pasti bertanya tentang apa penyebab dari pernikahan kita ini*


*Baiklah Samuel sayaaaaang, aku akan segera ke sana*


Samuel pun langsung mengakhiri panggilan telephone dia merasa sangat pusing sekali, Samuel dan keluarga nya mereka yang belum mau keluar rumah karena masalah ini.


Erika yang sebenarnya di perintahkan oleh Dokter untuk istirahat dia melanggar perkataan Dokter dia bersiap-siap untuk pergi ke rumah Samuel.

__ADS_1


Erika pun begitu sangat cantik sekali dia tidak mau di lihat biasa saja dia harus berpenampilan menarik di hadapan para media.


"Aku adalah Erika seorang model yang terkenal, walaupun sekarang aku sedang hamil. Tapi aku harus tetap cantik di pandang oleh semua orang."


Setelah merasa puas dengan penampilan nya, Erika pun langsung bersiap-siap untuk pergi dia lebih memilih menggunakan supir pribadi karena dan meminta supir tersebut untuk menjalankan mobil dengan kecepatan yang tidak tinggi.


Erika mengirim pesan kepada Samuel.


*Sebentar lagi aku sampai, kamu pun harus mendampingi ku yaa. Aku tidak mau sendirian karena sebenarnya Dokter Specialis Kandungan menyuruh aku untuk beristirahat di rumah*


Samuel pun dengan terpaksa di mengikuti apa yang di inginkan Erika karena dia merasa hawatir dengan kandungan Erika.


"Walaupun aku tidak tahu sebenarnya itu anak ku atau bukan, tapi aku juga tidak mau terjadi sesuatu dengan kandungan Erika."


Samuel memilih untuk tidak membalas pesan dia hanya keluar rumah dan menunggu kedatangan Erika.


Samuel hanya terdiam saja pada saat banyak wartawan yang bertanya kepada nya, dia lebih memilih untuk mempersilahkan Erika dalam menjelaskan semuanya.


"Mohon maaf yaa beri saya jalan karena saya mau dekat dengan calon suami saya."


Perkataan Erika semakin membuat yakin para wartawan jika pernikahan itu memang akan terjadi.



Erika memandangi Samuel dan Samuel pun langsung menghampiri Erika.



Mereka berdua pun saling berdampingan dan Erika dengan berani memegang tangan Samuel.


"Kita berdua akan melakukan pernikahan itu benar adanya yaa, jika kalian semuanya bertanya apa penyebab dari pernikahan ini terjadi karena sekarang saya sedang hamil anak Samuel dan Leticia Istri pertama Samuel dia di diagnosa tidak bisa memiliki keturunan. Sehingga keluarga Alexander memutuskan ini semua karena mereka yang sangat butuh keturunan untuk menjalankan perusahaan nya."

__ADS_1


Samuel di buat terkejut sekali mendengar perkataan Erika yang menyebutkan jika Leticia tidak bisa hamil.


"Jadi untuk para wartawan saya sarankan itu tidak lagi bertanya-tanya atau datang langsung ke rumah Leticia yaa, karena sekarang dia pasti sangat sedih sekali yaa. Karena ini juga bukan keinginan nya."


Para wartawan pun seketika langsung percaya dengan penjelasan dari Erika yang memang masuk akal karena keluarga Alexander yang memang harus memiliki penerus perusahaan nya.


Setelah selesai wawancara Erika pun langsung menarik tangan Samuel untuk masuk ke dalam rumah nya.


Ketika berada di dalam rumah, Samuel melepaskan genggaman tangan tersebut.


"Haruskah kamu bicara seperti itu,? perkataan kamu yang membuat Leticia merasa sangat Sakit sekali. Kenapa harus bilang jika Leticia yang tidak bisa memiliki keturunan."


Erika pun tersenyum tipis kepada Samuel.


"Bukan kah kamu yang menyuruh ku untuk bicara di depan para wartawan, dan aku sudah melakukan nya tapi kamu marah-marah ke pada ku."


Samuel pun langsung terdiam ini memang kesalahan nya.


"Apa yang aku katakan tadi itu seperti kenyataan dan mereka semua pun percaya tidak banyak bertanya-tanya lagi jadi sudahlah. Sekarang tidak akan ada lagi wartawan yang bertanya-tanya yaa."


Erika pun duduk dia merasakan keram kembali di perut nya, beruntung Erika yang membawa vitamin dari Dokter.


"Seperti nya aku tidak butuh vitamin, seperti nya aku ingin susu coklat untuk hamil. Maukah kamu membuatkan untuk ku,? karena di dalam tas ku itu isinya vitamin kehamilan dan susu hamil."


Samuel pun langsung membuat kan nya dan Erika pun merasa sangat senang sekali karena Samuel yang mau membuatkan susu hamil untuk Erika.


Samuel berpikir kembali apakah benar Erika yang hamil anak nya, dia juga langsung berpikir jika sampai Leticia pun hamil bagaimana karena dia dan Leticia tidak melakukan program penundaan kehamilan.


Setelah selesai membuat nya, Samuel pun langsung memberikan susu hamil tersebut kepada Erika.


Dan Erika pun langsung menghabiskan susu hamil tersebut sampai habis tidak tersisa.

__ADS_1


__ADS_2