Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 21


__ADS_3

"engh....


Setelah menunggu beberapa jam akhirnya Zia pun terbangun dan betapa terkejutnya ia saat melihat Faiz dan Prilly ada di hadapannya.


"Loh kalian ada di sini ?" Ujarnya sambil berusaha untuk bangun


Prilly yang melihatnya segera membantu Zia "iya ka, tadi kita kebetulan lewat dan liat bibi panik alhasil kita temuin bibi!"


Zia pun terdiam hal itu di mengerti oleh Faiz, dan Faiz pun segera keluar hingga di kamar hanya berada Prilly dan Zia saja.


"Kakak kenapa kok bisa pingsan ?" Tanya Prilly mulai membuka suara


*Zia masih terdiam....


Prilly merasa canggung karna Zia masih tak ingin bicara "kakak bisa cerita sama aku kok, Ins sya Allah aku bisa jaga rahasia, tapi itupun jika kakak berkenan kalo tidak, tidak masalah!" Tutur nya lembut


"Ly, kenapa dunia ini terus menyalahkan aku!" Ujar Zia pelan namun masih bisa di dengar Prilly


"Kadang dunia ini gak adil ka, tapi emang udah konsepnya gini kita itu hidup dengan dunia yang penuh tanda tanya. Ada rasa ingin mundur dan menyerah namun jika itu kita lakukan, sampai kapanpun kita gak akan pernah tau apa yang akan terjadi di kemudian hari jika kita menyerah bukan!"


"Terus gimana kalo bebannya terlalu berat ?"


"Setiap orang juga memiliki beban masing-masing ka, tapi diantara mereka masih bisa berjuang untuk bisa mencapai garis indah karna itu ada suatu saat nanti!"


"Tapi susah, ly. ?"


"Di dunia ini gak ada yang susah ka, selagi kita berusaha hasil tak akan mengecewakan!"


...🍮🍮🍮...


Selepas dari rumah Zia, Faiz dan prilly pergi ke supermarket untuk berbelanja yang sudah di catat oleh bunda mereka.


"Bang mau ini ?" Tunjuk Prilly pada cemilan yang ia sukai


"No!"


Seketika mata Prilly membulat sempurna "kenapa ?"


"Ini pedas, ly. Kamu gak boleh makan terlalu pedas kamu lupa kalo sekarang kamu lagi datang tamu!" Ujar Faiz


Benar juga apa yang di katakan Faiz memang sekarang Prilly sedang datang bulan, dan ini hari pertama itu sebabnya Prilly pucat.


"Abang lemes!"


"Yaudah sini" Faiz pun menaikan Prilly ke dalam troli dan menduduki nya di atas.


Faiz pun mulai mendorong troli itu dan mengambil beberapa barang tak lupa faiz mengambil beberapa cemilan manis untuk Prilly.


(Definisi Abang idaman....)


"Abang perut Prilly sakit" lirihnya sambil memegangi perutnya

__ADS_1


Seketika itu Faiz pun menggendong Prilly seperti ia menggendong bayi, lantas Prilly pun mengalungkan tangannya dan menelungkup kan wajah nya di leher Faiz.


"Siang Ndan" sapa Fikri dan Daffa anggota Faiz


"Siang, kalian di sini juga ?" Tanya Faiz


Sementara itu Faiz membuka mobil dan memasukan Prilly ke dalam....


"Adik nya kenapa Ndan ?" Tanya fikhri


"Biasa lagi kedatangan tamu!"


Seketika fikhri ngelag dan terdiam ia tak tahu apa yang di maksud oleh komandan nya itu.


"Yasudah saya duluan ya, kasihan adik saya assalamualaikum!" Pamit Faiz dan di angguki keduannya


"Walaikumsalam!"


Daffa yang kaget melihat sahabatnya terdiam seperti patung lantas menepuk pundak nya "kenapa Lo ?"


"Kedatangan tamu maksudnya apa, daf. ?"


Hal itu membuat Daffa menepuk jidatnya "dasar si tukang ngeleg Lo, kayak gitu juga gak faham. Ya datang tamu itu datang bulan pe'a biasa para wanita alami!" Jelas Daffa


"Owh gitu!"


"Iya, yaudah yuk mumpung lagi libur kita ke tempat permainan di supermarket ini!" Ajak Daffa sambil merangkul sahabat nya.


...🍮🍮🍮...


Faiz pun masuk dan membawakan kompresan untuk mengompres perut Prilly, betapa stoknya ia saat memasuki kamar Prilly melihat tubuh Prilly yang hanya memakai celana pendek dan kaos pendek.


"Astaghfirullah, ly. Kalo ada temen cowok kamu ke sini gimana HM ? Ini benar-benar menggoda iman banget!" Ujar Faiz sambil menarik selimut nya


"Abang boleh gak Prilly gigit Abang ?" Pinta Prilly


Dengan senang hati Faiz menjulurkan tangannya, walau rasanya sakit namun itu tak masalah jika bisa membuat adiknya sedikit membaik.


"M-maaf" lirih Prilly saat melihat lengan Faiz terluka


"Gak papa yang penting kamu udah baikan!"


"Abang pasti sakit ya ?" Ucapnya lagi sambil meratapi bekas gigitannya


"Nggak kan Abang kuat, udah sekarang kamu istirahat ya" Faiz pun mengelus puncak rambut Prilly


"Tangan nya gimana ?"


"Gak papa biar Abang obatin sendiri"


Faiz pun tersenyum sebelum ia menutup pintu kamar Prilly dan meninggalkan nya.

__ADS_1


Tok...tok...tok....


Suara ketukan pintu sungguh membuat telinga Faiz terganggu hingga ia harus turun dan membukanya.


"Loh kalian......" Faiz terdiam memperhatikan cara pakakaian mereka dan melihat logo di hoddie mereka "girlgeng"


"Hai ka Faiz" sapa Adria


"Prilly nya ada ka ?" Tanya Firda


Faiz pun mengangguk dan membolehkan mereka masuk "Prilly lagi istirahat kalian bisa tunggu Prilly di sini ataupun ke kamarnya langsung itu terserah kalian"


"Kita di sini aja deh, kalo ke kamar takut ganggu Prilly" balas rafiza


*Faiz pun mengangguk....


Kini di ruang tamu begitu sunyi semuanya hanya bertatap tatap mata saja, mereka bingung harus mengobrol apa dengan Faiz, sementara sang empu tengah membalut lukanya sendiri.


"Mm ka Faiz" ujar Adria memberanikan diri memulai bicara


Seketika Faiz pun menoleh "MMM"


"Wah sama sama kutub selatan" batin rafiza


"Aku mau tanya, gimana sih dapet jodoh paket lengkap ?" Tanya Adria lagi


Faiz pun tersenyum "itu adalah anugrah terindah, DAN untuk mendapatkan nya harus memperbaiki diri dulu, sebagian orang bilang kalo jodoh ialah cerminan diri!"


Namun bukannya pokus pada apa yang di ucapkan Faiz Adria dan Firda malah salting saat Faiz tersenyum, sementara rafiza dan Febrian hanya melihat satu sama lain.


"Ekhm" deheman Faiz mampu membuyarkan lamunan Adria dan Firda


"Terus kalo jodohnya sama ka Faiz boleh gak ?" Celetuk Firda yang langsung kena tatapan tajam Febrian


"Saya" tunjuk Faiz pada dirinya sendiri


*Firda dan Adria mengangguk bersama ....


"Jika memang takdir tidak masalah namun jika bukan saya hanya bisa minta maaf"


"Lantas bolehkah aku meminta ka Faiz dalam doa ?"


"Jangan! Ingatlah kita tak tahu pria mana yang menyebut nama kalian juga dalam doa, dan ingat lah untuk apa kita takut soal jodoh karna itu sudah di tuliskan oleh tuhan!"


"Kalo mencintai ka Faiz boleh ?"


"Boleh, saya tidak melarang siapapun mencintai saya tapi ingatlah jangan terlalu mencintai saya jika kalian tak ingin kecewa, sungguh ketika ada orang yang bilang "bolehkah aku mencintai mu" saya merasa takut, saya takut ketika saya memilih pasangan saya sendiri dan mengecewakan orang itu, karena saya tau patah hati itu sakit apalagi ketika melihat orang yang kita cintai bersama pilihannya!"


####################################


...So, pernahkah kalian mengalami patah hati itu ?...

__ADS_1


...Jangan lupa komen, vote, and subscribe ya 🎵🎵🎵🎵...


__ADS_2