Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 36


__ADS_3

...Lupakan apa yang menyakiti mu, tapi jangan pernahย  melupakan apa yang telah diajarkannya padamu......


...Leo Firmansyah...


............................


...Setiap manusia itu punya otak tapi kadang otaknya gak di gunakan dengan baik......


..............................


...Orang yang paling bangsat di dunia ini adalah ketika gue udah berusaha buat nggak nyakitin perasaan orang lain, eh taunya orang lain gak pernah ngehargain perasaan gue....


...........................................................................


"Aaaa... Prilly gue kangen sama Lo" saat Prilly sampai sekolah ia langsung di sambut pelukan hangat dari Adria dan Firda


"Iya iya gue tau, tapi gue gak bisa nafas nih kalo gini terus!" Ujarnya sambil meregangkan pelukan mereka


Sementara Febrian dan rafiza tersenyum bersama "kita seneng Lo selamat ly!"


"Iya awal nya gue juga takut tapi pas gue tau pelakunya dan tujuan nya gue jadi gak takut lagi, apalagi gue di sana punya temen baru loh!"


Seketika itu Adria dan Firda hanya mengerucut kan bibir mereka saat mendengar kata 'teman baru' dari Prilly, rafiza yang menyadari dua bocah itu merasa tidak nyaman ia segera memberitahu Prilly lewat kode matanya


Prilly pun sadar bahwa kedua teman nya tak senang bila ia memiliki teman baru "hei, kok sedih sih HM ?"


"Kalo Lo punya temen baru artinya Lo bakal lupain kita dong ly ?" Ujar Adria


"Hei, kata siapa kalian tetep jadi sahabat sekaligus saudara di hati gue posisi kalian gak akan tergantikan oleh siapapun, walaupun suatu hari nanti kita berpisah dan memiliki kehidupan masing-masing kalian tetep pemenang tahta tertinggi di hati gue!" Ujar Prilly sambil merangkul Adria dan Firda


"Janji ya Lo gak bakal lupain kita ?"


"Janji Firda!"


Mereka bahagia, namun akankah kebahagiaan itu akan selalu berpihak pada mereka ?


...๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ...


"Hiks...hik...hiks...."


Suara tangisan itu membuat Faiz yang berada di dapur sontak terkejut, ia mengerutkan keningnya bertanya tanya siapa yang menangis di pagi hari, setaunya Prilly sudah berangkat kuliah lantas siapa yang menangis ?


Namun baru saja Faiz berbalik tiba tiba zia sudah memeluk nya, hal itu membuat Faiz tau bahwa istrinya yang menangis namun pertanyaannya satu mengapa istrinya menangis ?


"Sayang kenapa HM ?" Tanya Faiz sambil membelai rambut Zia

__ADS_1


"M-mas a-aku d-datang bulan" ujarnya dengan isakan


"Loh kok datang Bulan nangis sih ?"


"Kalo aku datang bulan artinya aku gak bisa sholat bareng kamu, gak bisa murojaah bareng kamu, aku sedih...."


Faiz pun menghela nafas sejenak "sayang... Harusnya aku dong yang kesepian karna kamu gak bisa ikut aku sholat dan murojaah bareng, kok ini malah kamu sih!"


"Aaaaaaa"


"Dengerin baik baik, jika kamu datang bulan itu bagus artinya darah kotor kamu keluar, jadi gak akan buat kamu sakit, untuk masalah sholat dan lainnya kita bisa lakuin setelah kamu selesai datang bulan kan!"


"K-kamu gak marah mas ?"


"Nggak sayang aku gak marah, udah ya mending sekarang kamu duduk aku buatin sarapan ok!"


Sebelum Zia pergi ke meja makan ia berbalik kembali ke dapur "loh kok mas yang masak sih ?"


"Iya Bibi lagi pada gak ada bersihin villa dah lama gak di bersihin!"


"Maksudnya kan itu tugas aku mas ?"


"Gak papa sayang sekarang kamu datang bulan pasti bentar lagi kamu akan sakit perut, udah mending kamu duduk dan liat aku aja tanpa bantu ok!" Ujar Faiz tak ingin di bantah lagi.


Zia pun hanya mengangguk dan memilih duduk melihat suaminya memasak, tak sangka rupanya suaminya juga pandai masak ia pikir suami nya hanya pintar dalam urusan bisnis dan lainnya, rupanya dugaan nya salah suaminya memang multitalenta.


Faiz sengaja mendudukkan Zia di atas meja agar dia bisa menyuapi Zia, entah apa yang sekarang Zia rasakan mungkin rasa malu dan rasa bahagia yang kini ia rasakan.


"Mas kamu gak makan ? Kok buatnya cuman satu ?"


"Makan dong, biar dikir romantis gak papa kan!"


Akhirnya mereka saling menyuapi satu sama lain membuat suasana makan pagi jadi lebih enak dan nikmat.


...๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ...


"Lo gila ya, ga ? Berani culik Prilly lagi terus di sekap nya lama lagi ?" Protes Zidan


"Tau nih terus Lo lakuin apa aja Ama tu beruang kutub ?" Sambung farzan


Sesaat Angga tetap diam mendengarkan ocehan ocehan sahabat nya, namun kali ini berbeda saat farzan berkata sontak saja Angga langsung bangun dari duduknya.


"Heh. Gue juga gak sebejat yang Lo pikirin ya, segila apapun gue mana berani gue rampas masa depan Prilly!" Ujarnya sambil sedikit emosi.


"Udah udah kan kalian dah tau apa tujuan Angga kok masih pada ngomel sih ?" Timpal Azzam melerai pertengkaran mereka

__ADS_1


"Iya apa orang bilang nanti, mereka ada di kantin loh, mereka gak tau apa yang terjadi sama Lo dan Prilly sewaktu libur kuliah!" Sambung Leo


Mereka pun kembali duduk namun Angga Masih sedikit emosi dengan perkataan farzan namun untungnya Azzam bisa sedikit menenangkan hati Angga.


Ya, walaupun Azzam juga awalnya tak tahu Ara menenangkan orang namun ia belajar dari Faiz semua caranya.


"Sorry, ga. Gue gak bermaksud bikin Lo esmosi!" Farzan meminta maaf


"Emosi oon!" Sarkas Zidan


Hal itu pun membuat Angga tersenyum tipis "gak papa, nekt gue ke ruang OSIS dulu ada yang harus gue kerjakan!" Ujarnya sambil menepuk pundak Farzan


Kini di kantin mereka tinggal berempat kebetulan teman teman Prilly juga ada di kantin, alhasil mereka menemui Prilly dan ikut bergabung.


"Eh gue mau tanya kalo seandainya diantara kalian ada yang nembak gimana ?" Tanya zidan


"Ya mati lah!" Asal Adria


Seketika Zidan menepuk jidatnya "maksud gue nembak cinta!" Kesal Zidan


"Owh gitu, kalo gue sih mau ngajuin dia syarat dulu!"


"Syarat ?"


"Iya kalo dia mampu buat nyenengin gue ya ok. Apalagi dia bisa bawa gue ke Seoul!" Ujar Adria dengan senyuman nya


"Cewek matre Lo!" Sarkas Zidan


"Idih kan Lo yang nanya mangkanya gue jawab, asal Lo tau ya buat dapetin hati cewek itu gak mudah faham Lo!"


"Btw kalian ribut awas nanti jodoh loh!" Timpal rafiza


"Ihhhh.... Ogah....!" Kompak Zidan dan Adria


"Ciee... Yang kompak bilang ogah nya!" Goda Firda


"Heh diem Lo mulut beo!"


"Enak aja Lo bilang gue mulut beo, dari pada Lo mulut keong di bakar nyerocos Mulu....!"


Mereka yang berada di kantin semuanya hanya menatap Adria dan Firda yang saling bertimpalan satu sama lain.


###################################


๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Inget tuh kata Adria apa 'buat dapetin hati cewek itu gak mudah loh'

__ADS_1


Janlup komen dan like ya!


__ADS_2