Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 22


__ADS_3

"loh tangan Abang kenapa ?" Tanya bunda saat melihat tangan putranya terluka


"Hoaaa b- bunda...." Lirih Prilly terbangun dari tidurnya


Mia pun segera menghampiri putrinya "kata bibi kamu sakit kenapa sayang ?"


"Aku datang bulan Bun"


Seketika bunda melirik Faiz yang masih tertidur di kursi akibat beradang menjaga Prilly "ly, kamu tau tangan Abang kenapa hm ?"


"Tangan Abang terluka gara gara di gigit Prilly waktu Prilly lagi sakit sakitnya!" Ujar Prilly sambil tertunduk


Mia pun segera mengangkat dagu Prilly "hei kok nangis sih ?"


"Abang terluka gara gara Prilly bunda, hiks.. hiks ..." Tangis Prilly pecah saat bunda memeluk nya


Faiz pun terbangun saat mendengar orang menangis "loh bunda, Prilly kenapa ?" Tanya Faiz sambil mengucek matanya


"Ini dia nangis karna tangan kamu di perban, bang"


Faiz pun mendekati Prilly "hei kok nangsi HM ? Masa Queen ladeiaka nangis sih kan gak seru!" Lawak Faiz yang mampu membangun kembali senyuman di bibir Prilly


"Ihhh Abang...." Rengek Prilly manja


...🍮🍮🍮...


"Ly Lo tau gak kemaren gue ke sini dan di buat salting sama Abang Lo, aaaa. Gak tahan gue!" Cerita Adria


"Iya nih kemaren kita dapet paket komplit tau" sambung Firda


"Paket komplit ?" Tanya Prilly heran


"Iya kita dapet banyak pelajaran dan dua bocah itu dapet senyuman es batu!" Balas rafiza


*Prilly mengangguk...


"Terus kalian dapet pelajaran apa aja ?"


"Kita dapet banyak pelajaran soal jodoh sama soal dapetin spek ka Faiz" ujar Adria dengan cengiran


Sementara Febrian hanya diam melihat tingkah dua bocah di hadapannya...


"Untung ka Faiz pinter mangkanya kalian di roasting beh kalo ka Faiz orang nya playboy pasti kalian udah kelepek kelepek di buat bucin sama ia Faiz!" Tutur Febrian dari mengingat perkataan Faiz kemarin malam


"Wah kalo ka Faiz nikah pasti hari patah hati nasional itu!"


"Pasti, dan gue gak bisa bayangin sebucin apa nanti dia sama istrinya"


"Emang iya ?"


"Orang bilang kalo kita nikah sama cowok paham agama alias paket komplit kayak ka Faiz itu kalo udah bucinnya gak ketulung!" Ujar rafiza

__ADS_1


Seketika mereka tertawa bersama....


Tak terasa waktu begitu cepat jam pun menunjukan waktu untuk melaksanakan sembahyang Dhuha...


Karna keempat gadis itu tak tahu alhasil mereka di buat bingung dengan para bibi yang bersama sama membaw mukena.


"Ly itu bibi mau ke mana ?" Tanya Febrian


"Owh itu" Prilly pun melirik jam "sekarang waktu nya sembahyang Dhuha mereka akan sembahyang itu udah teradisi di sini, kalo gak halangan aku juga sering ikut!"


"Siapa imam nya ?"


"Abang atau ayah"


"Kita boleh ikutan gak ?"


"Boleh kalo kalian gak kedatangan tamu kalian bisa ikutan itu lebih bagus!"


Ketiga gadis pun mengambil wudhu dan meminjam mukena pada Prilly untuk bergabung melaksanakan sembahyang sunah.


Kini tinggal Prilly dan Firda saja yang tidak sembahyang karena kedatangan tamu.


"Ly apa cita cita Lo nanti ?"


"Pengen jadi penulis!"


"Kalo ayah Lo ?"


"Ayah pengennya aku jadi dokter kayak bunda tapi aku gak mau!"


"Nggak malah ayah support gue!"


"Beruntung ya lo punya bokap yang dukung apapun cita cita anak nya, gue sering liat di drama drama gitu banyak loh anak yang terkekang karna cita cita, contoh nya ia ingin ini dan ayah nya ingin yang lain karna dia gak mau bikin ayahnya kecewa jadi dia nurutin deh cita cita ayahnya, mangkanya gue sering mikir kalo gue wujudin cita cita gue kira kira papah gue setuju gak ya ?"


"Gak ada salahnya kan bicara dulu"


"Tapi papah gue beda, ly. Kalo misalnya gue gak nurut nanti gue gak akan di kasih uang saku, Lo tau kan kalo gue ini kere!"


"Iya tapi bisa jadi ayah Lo gak seburuk yang lo katain kan, karna seburuk buruknya orang tua dia tetap orang tua kita!"


"Sebenarnya kadang gue males Lo, ly buat pulang ?" Tutur Firda dengan raut wajah serius


"Terus Lo sering pergi ke mana ?"


"Ke hotel atau kadang gue begadang sampe pagi di bawah jembatan!"


"Gila Lo, kenapa gak ke rumah Febrian ?"


"Ya gak mungkin lah yang ada nanti gue bikin masalah sama nyokap dan bokap nanti, apalagi Febrian juga udah banyak beban gue gak mau terlalu nambahin beban nya ly!"


"Tapi Lo dan dia saudara fir  ?"

__ADS_1


"Saudara tapi beda ly!"


Tanpa mereka sadari ada seorang gadis yang tengah mendengarkan pembicaraan mereka, gadis itu hanya diam menatap Firda dengan tatapan penuh arti.


"Apa yang membuat kita beda, fir ?" Tanya Febrian secara mendadak


"Loh feb Lo dah selesai shalat nya ?" Balik tanya Firda


"Jangan ngalihin pembicaraan jawab pertanyaan gue!" Tegas Febrian


"Lo sama gue beda feb, Lo masih beruntung di sayang keluarga walau kadang lo sering gak nyaman sama tingkah adik tiri lo tapi gue, gue selalu terkekang dengan semuanya walau gue tinggal sama papah rasanya kayak gue tinggal sendiri mereka selalu sibuk di luar!" Jelas Firda sambil berusaha agar air matanya tak turun


"Mau lo apa ?"


"Gue mau kita sama sama tapi itu udah gak mungkin"


"Bisa kita kabur dari rumah biar mereka sadar apa yang sudah mereka lakukan sama anak mereka!" Saran Adria


"Ssttt jangan ikut campur urusan orang ad!" Peringat rafiza


"Gak bisa, za. Gue muak rasanya liat dua bocah kembar ini selalu aja ngeluh soal keluarga!"


"Tapi....


"Gue ada ide kalian tinggal sama gue aja, bokap nyokap Lo gak bakalan tau, setelah mereka sadar baru kalian kasih tau kalian di mana" ide Adria


"Kenapa gak di rumah Prilly ?" Tanya rafiza


"Kalo di rumah Prilly mereka pasti tau dan mereka gak akan mikir soalnya anak mereka tinggal di rumah sultan, nah kalo mereka tinggal sama gue kan ortu mereka pasti nyariin karna khawatir gue yakin sebenci dan sesibuk apapun ortu kalian mereka pasti gak mau terjadi sesuatu sama anaknya, apalagi mereka gak tau keberadaan anak mereka!"


*Semua nya mengangguk ....


Seketika rafiza menempelkan tangannya di kening Adria "Lo gak kerasukan ad ?"


"Emang kenapa ?"


"Tumben Lo ngomong benar dan dewasa gue pikir Lo masih bocah!"


"Berusaha berubah buat bisa jadi calon kakak ipar Prilly" ujarnya Adria dengan mata genit yang langsung di sambut dengan merinding Prilly


"Heh inget kalo mau berubah itu demi tuhan bukan demi manusia, masih Ingat kan kisah Zulaikha dan nabi Yusuf, ketika Zulaikha mengejar cinta nabi Yusuf Allah malah jauhkan nabi Yusuf dari Zulaikha tapi ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah mendekat kan nabi Yusuf padanya!"


"Wis keren Bu ustadzah lagi ceramah nih!"


"Ajaran siapa ly ?"


"Abang, bunda, sama ayah!"


*Definisi keluarga idaman....


####################################

__ADS_1


So gimana kalian belajar apa di bab ini ?


Jangan lupa komen, like, and subscribe ya 😊


__ADS_2