
Selepas makan malam mereka semua berkumpul hanya Zia, Faiz dan Prilly yang belum berkumpul sebab masih menyiapkan makanan ringan untuk di santap di malam hari.
"Abang kemarin Prilly ada yang teror" bisik Prilly pelan
"Hah. Siapa ly ?"
"Gak tau bang, kemarin aja kaca rumah pecah dan ayah bilang penerornya memiliki dendam, apa mungkin orang itu ?"
Deg.
Seketika jantung Zia terhenti apa yang adik kakak itu bicarakan dan omongkan sampai Zia tak tahu.
FAIz yang menyadari Zia curiga segera mengurus Prilly untuk menemui ayah bunda nya terlebih dahulu.
"Mas.." panggil Zia
"Dalem sayang"
Duar....
Hati Zia kini serasa di taburi bunga bunga yang indah, entah kenapa setiap balasan panggilan dari Faiz selalu bisa membuatnya luruh...
"K-kamu nyembunyiin sesuatu dari aku ya ?" Tanya nya hati hati
Faiz berfikir sejenak "........." Faiz pun menceritakan semuanya ia tak ingin ada sesuatu hal yang mereka sembunyika, karna Faiz tak ingin hal tersebut merusak rumah tangga nya.
"Jadi Doni berulah lagi!"
"Sudah kamu gak usah mikirin itu, itu semua biar mas yang urus, kamu percaya kan sama mas ?"
*Zia mengangguk....
"Mas.... Maaf aku belum bisa kasih kamu seorang anak, bahkan aku belum bisa menjadi istri yang sempurna!" Lirih Zia dengan nada bersalah nya
Faiz pun menangkup kedua pipi Zia "sayang... Kamu gak usah mikirin kata kata bunda sama Prilly tadi ya, mas gak akan maksa kamu jika kamu belum siap, mas tau kamu masih trauma mas ngerti kok, dan kamu udah jadi istri yang sempurna karna bisa menjalankan kewajiban kamu walaupun gak sepenuhnya gak masalah perlahan juga pasti bisa ok!"
"Makasih mas dah mau ngertiin aku"
"Sama sama sayang... Mas akan selalu mendukung kamu untuk bisa melupakan tragedi itu"
...🍮🍮🍮🍮...
__ADS_1
"Faiz, Zia, ayah bunda bahagia banget liat kalian selalu romantis tapi ingat nak, setiap hubungan dalam rumah tangga pasti aja ada godaannya, kalian harus hati hati jangan sampai godaan itu menghancurkan hubungan kalian"
"Bunda benar nak, dulu ayah bunda juga sama melalui banyak rintangan hingga hubungan kami sempat goyah namun Alhamdulillah karna iman kami yang kuat kita bisa menjalani nya bersama walaupun kadang kamu sering bertengkar karna masalah kecil sekalipun!"
Sementara Ayah dan bunda memberikan penjelasan pada Faiz dan Zia, Prilly yang merasa bosan dengan percakapan itu pun membuka layar laptop nya dan memilih melukis, mau bagaimana lagi Prilly saja belum menikah mana ia tahu soal seperti itu.
Namun belum juga beberapa jam Prilly teringat sesuatu yang mengganjal di pikiran nya sehingga ia menunggu ayah bunda menyelesaikan pembicaraan nya karna tak baik jika menyela orang tua bicara.
"Oiya ka Zia kakak tau gak, Angga di mana ?" Tanya Prilly setelah memastikan ayah bundanya tak bicara lagi
Zia pun beralih menatap Prilly "nggak, emang kenapa ly ?"
"Tadi dia gak kuliah ka, mangkanya aku nanyain sama kakak, siapa tau kakak tau kan kakak itu kakak Angga!"
"Kamu udah kerumahnya ?"
"Nggak, tapi farzan rutinitas dia Setiap pagi jemput Angga, tapi kata bibi Angga dah berangkat ?"
"Yaudah nanti kakak coba hubungi Angga ya!"
"Sip kakak ipar"
...🍮🍮🍮🍮...
"Sayang kamu kenapa HM ?"
"Ini loh mas aku dari tadi telponin Angga tapi dia gak angkat telepon aku" ujarnya kesal sambil duduk di kursi sebelah Faiz
"Mau aku suruh orang buat cari adik kamu ?"
"Eh gak usah mas, nanti yang ada Angga nya malah ngilang lagi"
"Lah kok gitu ?"
"Angga itu tipe orang yang gak mau di perhatiin sama orang mas"
"Yasudah kalo gitu kamu tidur, ini dah malem nanti kamu sakit!"
"Tap-
"Mau tidur sekarang atau aku akan terkam kamu malam ini!" Ujar Faiz dengan wajah menyeramkan
__ADS_1
Zia yang melihat nya langsung merinding dan memilih berbaring di kasur "ihhh mas jahat, katanya mau unboxing aku nya kalo udah siap aja!" Rengek Zia dari balik selimutnya
Faiz yang mendengar nya tak kuasa menahan tawanya dan menghampiri istrinya yang tengah bersembunyi di balik selimut.
"Lah emang iya, cuman kalo kamu nya nakal dan susah di atur mas gak segan segan loh!" Ujarnya jahil
Sontak saja Zia memukul mukul dada bidang suaminya namun semuanya sia sia ketika Faiz memegang kedua tangan Zia dan merentangkan nya.
"MMM menggoda sekali, kayaknya kalo di makan enak nih"
"Ihhhh massss faizzzzz..." Teriak Zia
"Iya iya sayang becanda" Faiz pun melepaskan tubuh Zia dan beralih membuka laptop nya dan bekerja lagi.
Melihat itu zia pun tertarik tidur dipaha Faiz, Faiz yang melihat nya tidak keberatan sama sekali malah ia mengelus elus kepala Zia dan satu tangan nya lagi bekerja.
"Papah... Zia rindu elusan ini!" Lirihnya pelan namun masih bisa di dengar Faiz
Tak terasa butiran bening pun keluar dari sudut mata Zia dan membasahi celana Faiz, tentu saja sang empu langsung menghentikan pekerjaannya dan menatap istrinya.
"Kamu rindu papah ya ?"
"Enggak kok mas" ujarnya berbohong sambil mengusap air matanya
"Udah gak usah di hapus mas tau kamu nangis karna inget papah kamu kan ?"
Zia pun lemah di hadapan Faiz sehingga ia memeluk tubuh Faiz dengan sangat erat dan menangis dalam pelukan Faiz.
"Sayang mas tau kamu rindu papah kamu, mas janji akan berusaha semaksimal mungkin supaya bisa menjadi seperti papah kamu walaupun mas tau mas gak akan bisa gantiin dia di hati kamu tapi mas akan berusaha mengganti kannya dari segi perlakuan nya."
"Mas itu sempurna jadi gak usah jadi siapapun mas, aku cuman inget waktu dulu papah manja aku, tapi sekarang papah berubah setelah aku ketahuan bunuh orang!" Ujarnya mengingat memory masa lalunya yang menghancurkan segalanya.
"Ssstttt... Itu semua masa lalu bairlah berlalu, yang penting masa depan yang harus kita pikirkan agar kejadian dulu to terulang lagi, ingat sayang waktu itu gak bisa di putar sama halnya dengan nafas yang gak akan bisa di putar kembali, itu sebabnya biarkan apa yang sudah terjadi biarlah terjadi yang terpenting sekarang kita harus berusaha agar kejadian kejadian dulu yang begitu pahit tak terjadi di masa Sekaran, karna usaha tak akan mengecewakan."
Namun siapa sangka ketika Faiz menjelaskan semuanya saat ia memegang pelukan Zia rupanya Zia tertidur pulas di pelukan Faiz.
"Mas sya Allah kayaknya sedari tadi mas jelasin kamu tidur, kayaknya kamu pikir mas lagi ngedongeng ya hm ?"
####################################
...Hayo baper apa baper tuh hah ?...
__ADS_1
...Cie yang senyum senyum sendiri pas baca cerita yang romantis.... ?...
...Jangan lupa komen dan like ya 🙌 ...