Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 28


__ADS_3

...Halo 🙌 ...


...Hai para readers welcome back.......


...Masih setia kah di cerita ini ?...


...Ok gimana kalo kita kenalan dulu kalian dari mana aja nih ?...


.......


.......


.......


...Hidup itu banyak cobaan kalo sedikit namanya cobain!...


...(Adria Camelia Shazam)...


...___________________________________________...


Sret..


Faiz telah sampai di rumah bunda dan ayah nya setelah pulang dari gedung tersebut Faiz pun mengantar Prilly pulang terlebih dahulu.


"Ly, gak usah bilang apa apa sama ayah dan bunda takut mereka khawatir!" Ujar Faiz sebelum keduanya turun dari mobil.


*Prilly mengangguk...


"Assalamualaikum bunda ayah..."


"Walaikumsalam loh Abang tumben kesini, Zia nya kemana bang ?"


"Zia di rumah Bun, tadi setelah selesai tugas Abang liat motor Prilly mogok jadi sebarian Abang anterin!" Ngeles Faiz


"Owh gitu lain kali kalo ke sini ajak Zia ya"


"Iya Bun"


Bunda pun segera menyiapkan jus untuk kedua anak nya..


"Oh iya Bun Abang gak bisa lama lama ya kasihan Zia sendirian di rumah ?"


"Loh Abang gak minum dulu ?"


Tak enak jika Faiz menikah alhasil ia pun meminum seteguk jus buatan bundanya yang kemudian langsung pamitan pergi pulang.


"Mm cie yang kangen istri tuh!" Goda Prilly setelah berganti pakaian


"Ntar kalo kamu nikah nanti kamu juga pasti rindu suami kamu kok!" Balas Faiz


" Ya Allah punya dua anak kerjaannya RIbut mulu, hei kalian gak malu sama umur hah ?"


"Nggak!" Balas keduanya kompak.


...🍮🍮🍮🍮...


"Assalamua-


Ucapan Faiz terhenti tak kala melihat istrinya bagai bidadari di hadapannya saat menggunakan kerudung yang ia hadiahi.

__ADS_1


"Walaikumsalam mas" balas Zia yang kemudian menciumi tangan Faiz


"Eh iya assalamualaikum lupa sayang, karena liat kamu yang cantiknya mas sya allah banget!"


Zia pun mencubit lengan Faiz "ihh mas ..."


"Emang iya kan" Faiz pun gemas dan mencubit pipi Zia


Zia pun segera membawa suaminya ke tempat makan untuk makan bersama, seperti biasa Zia yang menyiapkan makanan untuk Faiz.


"Oh iya mas, aku mau tanya nih ?"


"HM tanya apa sayang"


"Mas ngerasa gak sih aku ini agak gemukan ?"


Seketika Faiz menghentikan sendok dan garpuhnya dan beralih menatap Zia "kata siapa HM ?"


"Mm itu loh banyak yang bilang terus aku juga ngaca kayaknya omongan mereka gak salah" ujar Zia


"MMM mas jawab ya, kamu itu cantik versi kamu sendiri sayang mau kamu gemuk atau kurus kamu tetep terlihat cantik di mata mas, satu lagi gemuk, Kurus, cantik, jelek, putih, item, tinggi maupun pendek di hadapan aku kamu tetep cantik"


"Tapi mereka bilang gitu mas!"


"Sekarang mas tanya kamu lebih percaya mas apa tetangga ?"


"Ya mas lah"


"Terus kenapa kamu harus dengerin omongan orang sayang, asal kamu tau kita semua itu sempurna dalam versi masing-masing, dan di hadapan Allah semuanya sama gak ada yang berbeda, jadi kamu gak usah dengerin omongan mereka yang bisa nya cuman ngurusin hidup orang aja!"


"Jadi aku cantik apa enggak mas ?"


Faiz pun membuang nafasnya "kamu sangat cantik ya zauzati!"


Seketika wajah Zia memerah bagaikan tomat sungguh ia benar benar di buat malu oleh jawaban suaminya sendiri.


Kesannya memang lebay namun bagi seorang Zia itu adalah kata yang istimewa baginya setiap kata kata yang keluar dari mulut Faiz itu akan membuat Zia terpesona bukan main.


*****


"Aaaaaaaa" teriak Prilly dari kamarnya


Bunda dan ayah yang mendengar jeritan anak nya bergegas naik ke atas.


"Sayang ada apa nak ?" Tanya bunda sambil mengusap rambut Prilly


"B-bunda d-di sana a-ada b-bayangan" tutur Prilly sambil terbata bata.


Ayah yang melihat putrinya menangis setelah mendengarkan Tutur katanya segera melihat di balik jendela, namun yang membuat anehnya tidak ada siapapun di balik jendela itu.


"Prilly sayang gak ada apapun di balik jendela"


"T-tapi t-tadi ada yah, Prilly liat sendiri dia mau bunuh Prilly" ujarnya terisak-isak


Alhasil bunda pun memeluk Prilly dan menenangkan nya di dalam pelukan bunda, orang benar ketika hati sedih maka hanya seorang ibulah yang bisa menenangkan nya.


"Sayang coba ceritain apa yang sebenarnya terjadi ?" Celetuk ayah


"Ayah..." Ujar bunda penuh penekanan

__ADS_1


Ayah pun langsung mengangguk "Bun ini gak akan terjadi kalo semisalnya Prilly gak di teror!"


"Teror ? Siapa yang berani neror Prilly yah ?" Tanya bunda keheranan


"Prilly coba ceritain sama bunda dan ayah apa yang sebenarnya terjadi sayang ?"


*Prilly terdiam mengingat permintaan abangnya ....


"Sayang jangan takut kita gak akan marah, kita akan bantu kamu selesaiin masalah kamu, kalo kamu gak cerita teror ini akan berlanjut dan gak akan pernah selesai ?" Ujar bunda penuh pengharapan Prilly bisa terbuka.


"Prilly....."


Pyaar...


Sebelum Prilly bilang alasannya tiba tiba di bawah terdengar suara pecahan kaca alhasil bunda, ayah, dan Prilly pun turun bersama karna suara tadi.


"Astaghfirullah" ujar bunda sambil menutup mulutnya saat melihat kaca rumah nya pecah


"A-ayah siapa yang lakuin ini ?" Celetuk Prilly


"Ayah juga gak tau, tapi yang pasti sekarang keluarga kita gak aman!" Tebak ayah saat melihat pecahan kaca yang berserakan


"Tapi siapa yah ?"


"Ayah gak tau pasti Bun, setau ayah tujuan nya sangat berbahaya dia ingin membunuh seseorang karna dendam yang sangat dalam!"


...🍮🍮🍮🍮...


"Yuhu Prilly....." Riang Adria


"MMM"


"Btw gue mau nanya Lo gak gerah apa pake baju syar'i gitu ?" Heran Adria


Sejujurnya diatara keempatnya hanya Adria yang belum siap memakai jilbab, bukan karena apa dia masih takut karena garis keturunannya yang berbaur antara China dan Islam.


Walau pun begitu mereka tak memaksa Adria jika belum siap tak masalah, sebab tak ada kata perbedaan dalam perkumpulan nya, mereka tetap menghargai keputusan satu sama lain.


"Nggak, ad. Gak gerah lebih baik gerah di dunia dari pada panas di akhirat kan!" Celetuk Firda


"Terus itu kalian kuliah pake gamis dan pake style rok gitu gak ribet ?"


"Nggak juga, ad. Soalnya kan yang terpenting menutup aurat," sambung rafiza


"Emang gak menurut agama ya, kan setau gue agama Islam harus bener bener tertutup ?"


"Iya benar cuman jika belum bisa menutup dengan sempurna gak masalah berpakai seperti apapun juga yang terpenting tertutup" tutur Prilly


"Kalo gue pake jilbab gimana ya ?"


"Ya gak masalah, AD. Itu lebih baik karena kamu juga kan selama ini kan kamu menganut agama Islam bukan Budha, Hindu, bahkan Kristen!"


Adria pun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "iya sih cuman gue takut di gosipin tetangga"


"Ya Allah, ad. Masa Lo mau hijrah takut di gosipin tetangga, kita itu takutnya sama Allah bukan gosip tetangga!"


###################################


...Hay... Hay......

__ADS_1


...So, gimana kalian belajar tentang apa di bab ini ?...


...Maaf ya part nya plot twins 🙏, mau gimana lagi otak nya muternya ngelayang terus 😂...


__ADS_2