Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 23


__ADS_3

Tok...tok...tok....


"Iya bentar ..... Siapa sih pagi pagi dah ketuk pintu aja!"


Angga pun segera turun dengan memakai piyama nya, tanpa ia sangka rupanya teman temannya datang sambil membawa tas besar yang isinya semua pelajaran.


Karena di sekolah sedang libur panjang jadi semua guru menyuruh masing-masing murid untuk mengerjakan soal yang telah di berikan.


"Huaaaa.... Tumben kalian sepagi ini dah ke rumah gue ?" Tanya Angga dengan suara khas bangun tidur nya


"Pagi ? Ini dah jam 8 pe'a!" Kesal Azzam


Angga pun segera mengucek matanya dan melihat jam dinding benar saja sekarang sudah jam delapan, rupanya ia kesiangan..


"Tumben Lo bangun siang ?" Tanya Leo


"KA Zia lagi gak di rumah mangkanya gue kesiangan!"


"Tumben ke mana ?" Timpal farzan


"Di butik"


Angga pun masuk ke kamar mandi untuk mandi sementara teman temannya duduk di karpet yang sudah bergelar di lantai.


"Gue aneh sama keluarga si Angga dia kaya tapi masih aja kerja ?" Heran Zidan


"Kayak Lo gak tau aja kan emang bokap nya itu punya istri dua jadi gak mungkin lah Angga dan ka Zia terus bergantung sama bokap nyokap nya ? Apalagi mereka jarang pulang" tutur Rafi menjelaskan


"Sejak kapan mereka gak pulang ?"


"Setau gue sih sejak Angga umur lima tahun, itupun gue dapet cerita dari pembantunya" ujar farzan jujur


"Kenapa gak tanya sama Angga ?"


"Gue takut dia sakit hati karna kita membuka luka yang mungkin dia berusaha tutupin!"


Benar juga apa yang di katakan Azzam namun siapa sangka hati mereka masih penasaran dengan kehidupan sahabat mereka yang satu itu, Angga adalah tipe pria yang jarang menceritakan kehidupan nga pada orang lain kecuali pada Zia kakaknya.


Kring..kring...


Tiba tiba ponsel Angga berdering dan menampilkan Chet dari Zia. Angga pun segera membukanya


...(Nenek lampir 😃)...


...____________________________________________...


^^^"Angga kakak dah siapin makanan dan cemilan di meja buat kamu sama temen kamu"^^^


"Thanks"


^^^"Satu lagi kalo dah selesai jangan keluar keluyuran di rumah aja"^^^


"Terserah gue lah"


^^^"Kakak bilang diem di rumah ya diem jangan ngebantah!^^^

__ADS_1


"Iya iya"


__________________________________________


Selepas membaca pesan Zia Angga pun segera turun dan membawa beberapa cemilan untuk temannya nikamti sambil mengerjakan tugas.


"Wih salad buah enak nih ... Lo yang buat, ga. ?" Tanya Leo


"Bukan ka zia yang buat sebelum dia berangkat!"


"Wih definisi kakak terbaik!" Ujar Zidan sambil mengacungkan jempol nya


Angga hanya tersenyum tipis benar juga apa yang di katakan temannya kakaknya memang kakak terbaik, namun sayang nya Angga gengsi menyebutkan kakaknya kakak terbaik. Hatinya memang mengakui namun sayangnya gengsi nya terlalu besar.


...🍮🍮🍮...


"Gila film nya bagus banget woy" ujar farzan saat mengingat film di bioskop


"Iya nih emang si Angga paling top deh, ketika kita capek belajar dia punya solusinya!" Bangga Leo sambil merangkul Angga


"Gue cuman pengen kalian nyaman aja sama gue" celetuk Angga


"So, kalian nyaman gak sama gue tapi harus jujur jangan bohong ?" Angga pun mulai bertanya


"Jujur awal nya gue emang gak nyaman karna dulu kita jarang banget kumpul kayak gini. Gue pribadi iri sama persahabatan Prilly yang terjalin harmonis, tapi sekarang gue udah nyaman karena Lo juga udah jadi sahabat terbaik, Angga.!" Seloroh Azzam


"Iya prinsip gue juga sama kayak Azzam!" Leo dan Zidan setuju


Kini Angga melirik farzan "kalo Lo, Zan ?"


"Sorry kalo selama kita ngejalanin persahabatan ini gue kurang memberikan waktu buat kalian, sorry karna dulu gue belum bisa jadi yang terbaik, gue akan berusaga jadi yang terbaik mulai sekarang"


Keempatnya bangga karna Angga bisa berubah mereka harap mereka bisa seperti Prilly dan teman teman yang tak membandingkan satu sama lain, dan terus bersama dalam suka maupun duka.


...🍮🍮🍮...


"Ndan....."


Seketika langkah aiz terhenti kala mendengar seseorang memanggilnya, Faiz pun melihat ke samping nya dan betapa herannya ia saat melihat sahabat nya terengah-engah.


"Kenapa daf ?"


"A-nu Ndan i-itu......" Karna susah untuk menjelaskan alhasil daffa langsung membawa Faiz ketempat yang ia tuju


Faiz hanya bisa pasrah di tarik oleh Daffa....


Dia pun tak tahu Daffa membawanya ke mana ?.


"Tuh liat Ndan ?" Tunjuk Daffa pada fikhri


Seketika Faiz mengerinyit kan kening nya "apaan ?"


"Itu loh Ndan si fikhri Bawa bawa kucing Ndan tau kan kalo gue alergi banget sama kucing, mana si fikhri sengaja lagi!" Keluhnya pada Faiz


Faiz pun menghembuskan nafasnya "ya Allah masalah gini ngapain harus saya juga yang beresin, daf."

__ADS_1


"Kan fikhri suka takluk kalo sama Ndan"


"Udah deh, Fik. Mending kamu bawa tu kucing keluar dari barak kalo ngga bisa sakit si Daffa ?"


"Tapi ini lucu Ndan" tolak fikhri


"Tapi kamu gak kasian noh liat muka Daffa udah pucet aja, nanti kalo sakit emang kamu mau gantiin tugas Daffa HM ?"


Seketika fikhri menggeleng "nggak nggak mau Ndan!"


"Yaudah sekarang kucing nya bawa keluar!"


Fikhri pun mengangguk dan membawa kucing keluar namun sebelum ia keluar terselip lah ide jahil nya, Fikri pun sengaja mendekat kan kucing itu pada Daffa.


"Ndan......" Teriak Daffa


"Fikhri" satu kalimat dengan tatapan tajam Faiz membuat fikhri segera keluar


******


"Kenapa ?" Tanya Faiz


"Bosen Ndan, kalo lagi tugas serasa gak punya beban tapi kalo udah kerumah itu beban numpuk banget" seloroh fikhri


"MMM.... Itu mah dah biasa, Fik. Mangkanya mumpung di luar pura pura amnesia itu jauh lebih baik!"


"Caranya ?"


"Tarik nafas lalu buang lakukan itu selama tiga kali dan setelah itu baca astaghfirullah tiga kali juga, ins sya Allah akan jauh lebih baik!" Saran Faiz


Fikhri pun melakukan apa yang di sarankan oleh komandan nya alias Faiz, selepas melakukan nya fikhri kini jauh lebih baik.


"Makasih ya Ndan"


"Sama sama"


"Ndan gak pulang ini dah sore loh Ndan ?"


"Bentar lagi nunggu motornya di pake Daffa!"


"Ndan ceper punya bini dong biar kita bisa main sama anak Ndan" celetuk Daffa yang datang tiba tiba sambil menarik turun kan alisnya


"Idih emang bikin anak kayak mie instan langsung jadi apa ? Ya nggak lah semuanya butuh proses!" Balas Faiz


"Cie... Yang udah persiapan ?" Goda fikhri


"Ekhm... Kayaknya udah punya cemceman nya nih tinggal ijab kobul aja ya ngga ?"


Dari pada mendengar kan godaan godaan anggota nya lebih baik Faiz segera pulang atau otaknya akan berputar memikirkan hal aneh aneh lagi.


####################################


...So. Diantara para pembaca ada gak yang mau jadi bini/istrinya Faiz ?...


...Jangan lupa komen, like, subscribe and share ya, biar kalian bisa baca bareng temen dan keluarga kalian ........

__ADS_1


__ADS_2