Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 41


__ADS_3

Jangan pernah bandingkan proses mu dengan proses orang lain. beda orang, beda cerita, beda perjalanan, beda juga perjuangan nya.


...Shazia dirgantara.......


.....................


...(Happy reading....)...


.....................


"Issshhh, ini mas Faiz mana sih kok belum pulang pulang ?" Kesal Zia yang menunggu suaminya yang tak pulang pulang.


Dari pada menunggu suaminya membuat nya bosan ia pun melirik di sebuah nakas berada sedotan, tisu, dan juga alat alat lainnya.


Entah kenapa rasanya Zia ingin membuat kreasi dari barang barang tersebut, Zia pun beranjak dan mengambil kotak tersebut dan membawa nya dekat jendela.


Zia mulai merangkai satu persatu tisu menjadi bunga, kini Zia beralih menggunakan sedotan untuk di buat bunga juga.


Beberapa saat setelah semuanya jadi Zia pun meregangkan tangan nya yang agak terasa pegal.


"Assalamualaikum sayang...."


Zia pun sontak menoleh "loh mas dari mana aja, kenapa sekalian gak usah pulang!"


"Loh kok marah sih HM ?"


"Lagian kamu lama banget, katanya cuman mau sembahyang Maghrib eh taunya abis isya baru pulang!"


Faiz pun tersenyum ia sudah menduga bahwa istrinya akan marah "maaf ya, tadi mas pikir akan sebarian sembahyang isya dari pada bulak balik"


"Terus kenapa gak bilang, aku juga capek nungguin kamu tau!"


"Yaudah maaf, gini aja deh biar kamu gak marah lagi kamu mau minta apa HM ?"


Sontak saja mata Zia langsung berbinar dan menatap suaminya lalu menghentikan aktivitas membuat Bunganya.


"Aku mau mas bacaain surah Ar Rahman ya ?"


"Kenapa ?"


"Karena serasa kayak di novel novel gitu loh mas!"


"Novel ?"


"Iya aku sering baca, aku juga mau dong mas bacain surah Ar Rahman ya plesss....!" Ucap Zia penuh permohonan


Alhasil Faiz tak bisa menolak jika sudah permintaan istrinya ia pun mengambil mushaf nya dan membacakan nya. Sementara Zia duduk di kursi sebelah sambil menatap wajah Faiz begitupun mendengarkan lantunan surah Ar Rahman dari mulut suaminya sendiri.


(Selanjutnya kalian bisa baca di Quran Masing-masing ya, ini hanya seumpama saja).


Begitu merdu suara Faiz saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, sungguh dari awal sampai akhir Zia tak henti hentinya memuji keindahan Allah yang menciptakan manusia seperti Faiz untuk Zia.


Dulu Zia tak pernah percaya dengan kata 'jodoh itu berpasangan, yang baik dengan yang sedang berusaha baik' Zia hanya percaya kalo jodoh itu selalu di pasangkan dengan cerminan diri masing masing.


Namun sungguh nasib yang beruntung Zia yang sedang berusaha untuk bisa menjadi wanita yang pakaian nya di atur agama di pertemukan dengan Faiz yang sudah faham agama, jadi Zia bisa menahami banyak tentang luas dan indah nya agama Islam dari Faiz.

__ADS_1


"Alhamdulillah selesai!" Faiz pun menoleh pada istrinya


"Sayang"


"Eh iya mas"


"Kamu fokus banget ?"


"Hehehe ... Iya aku baru denger suara lantunan yang begitu indah seperti itu mas, biasanya aku selalu dengerin lewat ponsel aja tapi kali ini aku dengernya langsung dari kamu, makasih ya mas dah mau nurutin permintaan aku"


Faiz pun mengusap puncak kepala Zia "sama sama sayang, selagi itu buat kamu senang dan bisa aku kabulin aku pasti akan turutin semuanya!"


Namun Zia berfikir sejenak "mas.... Mas yakin masih mau pertahankan aku jadi istri mas ?"


Sontak saja Faiz langsung mengerutkan keningnya "sayang... Kok gitu sih ngomong nya ?"


"Aku belum bisa jadi istri yang baik buat mas, bahkan aku belum bisa kasih kamu keturunan, kayak nya mending kita udahan aja ya, mas bisa cari pengganti lebih baik dari aku, aku gak akan marah kok aku ikhlas mas!" Lirih Zia walau nyata nya menyakiti hati nya.


"Astaghfirullah sayang apa yang kamu ucapkan, aku gak akan pernah menduakan kamu apalagi berpisah sama kamu!"


"T-tapi aku banyak kekurangan nya mas, di banding kamu yang banyak kelebihan nya!"


"Sayang.... Sebanyak apapun kekurangan kamu, itu sudah menjadi tugas aku buat melengkapi kekurangan kamu dengan kelebihan kamu, karena hakikatnya sebuah hubungan ialah saling melengkapi satu sama lain, sekarang stop ya bandingi kamu sama orang lain, karna gak semua orang bernasib sama mereka punya kehidupan masing-masing ok.!" Faiz pun mendekap Zia begitu pun Zia membalas pelukan suaminya.


...🍮🍮🍮🍮...


..."...


Eh eh ada cafe tuh pasti ada band nya ?" Celetuk Firda saat melihat ada sebuah cafe dekat villa mereka tinggali


Semuanya hanya saling pandang sehingga Prilly mengangguk dan pergi ke tempat Ade tersebut, saat mereka masuk benar saja di dalam cafe itu terdapat band jadi mereka bisa menikmati makanan juga music nya.


Seperti biasa jika tidak jahil maka bukan Adria, Adria kini seperti tengah mencari sosok yang akan menjadi korban kejahilan nya.


Tepat saat ia tengah mencari sosok tersebut Angga tiba tiba sampai di cafe tersebut.


"Angga" panggil Adria


Angga pun menghampiri Adria karena panggilan itu "apa ad ?"


"Lo bisa nyayi kan ?"


Dengan polosnya Angga hanya mengangguk tanpa memikirkan apa yang sedang Adria pikirkan.


"Good, jadi Angga dan Prilly duet ya plessss ?" Pinta Adria dengan wajah imutnya


Prilly sudah menggeleng menandakan ia tak mau namun berkali kali Adria terus membujuknya di tambah rafiza dan Firda yang membantu Adria sehingga Prilly tak bisa berkutik lagi.


Angga dan Prilly pun naik ke panggung....


🎵🎵🎵🎵


Dengarlah cinta hatiku remuk redam


Jika tak ada kamu menemani aku....

__ADS_1


Dengarlah cinta ku memanggil namamu.


Di setiap malamku memikirkan kamu...


Aku sepi, sepi, sepi, sepi jika tak ada kamu.


Aku mati, mati, mati, mati jika engkau pergi.


Dengarlah kesayangan ku, jangan tinggalkan aku, tak mampu jika engkau pergi....


Dengarlah kesayangan ku, hidup mati ku untuk mu, ku mohon pertahankan aku....


🎵🎵🎵🎵


"Woooooo"


Teriakan para pendengar di cafe itu sangatlah histeris membuat teman Angga dan Prilly menggidik tak percaya segitu menyayat nya lagu itu bagi mereka.


Apalagi kebetulan pengunjung cafe kebanyakan perempuan jadi sudah pasti mereka akan teriak histeris jika ada sebuah lagu yang menyentuh hati mereka.


Namun ketika Angga dan Prilly akan turun tiba tiba ada salah seorang yang meminta mereka nyanyi lagi, seketika Angga dan Prilly menatap satu sama lain.


"Ok, kita akan nyayi lagi tapi cuman sekali lagi ya, kalo terus terusan yang ada suara saya nanti ilang" ujar Angga melawak.


"Aaaa...idaman banget Andai belum punya pacar!" Rengek salah satu orang yang dekat dengan rafiza, rafiza hanya menatap nya dana kembali fokus pada lagu yang akan Angga bawakan.


"So, kali ini cuman gue yang nyanyi temen di sebelah gue cuman dengerin, lagu ini gue persembahkan buat orang yang gue cinta tapi gak bisa gue miliki!"


"Kenapa ?" Tanya seorang wanita


"Rahasia!"


🎵🎵🎵🎵


Kapal tak berlayar....


Langit tanpa biru....


Namamu terkenang...


Di dalam hati....


Dan terus ku simpan....


Andai kau tahu....


Betapa ku merindumu...


🎵🎵🎵🎵


#####################################


😭😭😭 Nangis gak sih denger lagunya....


Kalo aku nangis apalagi Angga nyayi nya buat orang yang dia cintai tapi gak bisa di miliki ......

__ADS_1


Kalo kalian sama jangan lupa komen dan like ya, komen nya apa yang kalian rasakan saat dengerin lagu dari Angga ?


__ADS_2