Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 32


__ADS_3

...Cintai lah dirimu sendiri....


...Karna orang lain gak akan mu menjadi dirimu....


...Azzam Rasya Diningrat...


................................................................


...Hai Besti........


...Idola kalian siapa nih di cerita ini komen ya ?...


...Semoga mereka belum ada jodoh siapa tau kalian jodoh nya ya kan ?...


...( Happy reading...)...


..._________________________________________...


"Woy woy si Prilly hilang loh" heboh rafiza


"Lo serius za ?"


"Iya gue tadi sempet kerumah Prilly buat ambil laptop gue eh kata bibi di rumah nya kosong, nah gue tanya pada kemana bibi bilang mereka cari Prilly!"


Seketika Adria dan Firda saling pandang satu sama lain "tapi kemarin gue baru aja telponan sama Prilly" ujar Firda di angguki Adria


"Kapan terakhir kalian telpon Prilly ?" Tanya Febrian


"Kira kira pukul 9 deh setelah itu tiba tiba Prilly tutup telponnya dan bilang kalo ada orang yang hadang mereka!" Jelas Adria


"Kapan Prilly menutup telponnya ?"


"MMM, kayaknya jam 9.50 deh!"


"Artinya Prilly di culik, orang yang Prilly maksud adalah orang yang mencegah mobil Prilly dan menculiknya!"


Mereka mengangguk benar juga apa yang di katakan oleh manusia batu alias Febrian, namun mereka bingung siapa yang berani menculik Prilly ?


"Untung sekolah lagi libur panjang jadi gak banyak gosip!" Syukur rafiza


"Bener, tapi kalo Prilly ngilangnya lama sepi gak ada Prilly" keluh Adria


"Iya dia sahabat serasa kakak sendiri!" Sambung Firda


"Ck. Lebay Lo pada!" Ujar Febrian sambil mengambil haddie dan topinya


"Mau kemana Lo ?"


"Cari Prilly!"

__ADS_1


"Emang Lo yakin bisa nemuin dia ?"


"Yakali usaha aja dulu kan usaha gak akan mengecewakan hasil, siapa tau di jalan dapet petunjuk di banding di sini nganggur hanya nunggu info dari orang aja!"


Mereka pun ikut bergabung untuk mencari Prilly, banyak orang yang mereka tanyai namun semuanya menggeleng mereka tak pernah melihat Prilly.


Sepanjang jalan mereka menanyakan namun hasilnya tetep nihil. Hingga suatu keajaiban ada seseorang yang melihat Prilly di saat kejadian itu.


"Kamu yakin ngeliat kakak ini dek ?" Tanya rafiza pada seorang anak kecil


"Iya ka, kemarin waktu aku main di Deket sana aku liat kakak yang di Poto ini sedang mengobrol bersama orang orang bermasker, namun tak lama kakak di Poto ini di bawa ke mobil sama seseorang!"


"Kamu tau gak mereka bawa kakak di Poto ini ke mana ?"


"Nggak, tapi aku liat mereka bawa kakak ini ke arah sana!" Tunjuk anak itu kearah pegunungan


Seketika mereka semua memandang satu sama lain pegunungan ? Satu kata yang mereka pikirkan kenapa Prilly di bawa ke pegunungan ? Apa tujuan orang orang membawa Prilly ke sana ?


Beberapa hal yang mengganjal di pikiran mereka. Mereka pun segera menelepon Faiz dan Zia untuk segera menyusul mereka ke pegunungan.


...🍮🍮🍮🍮...


"Jadi kalian dapet info ini dari anak kecil ?"


"Iya ka Faiz ka Zia mangkanya kita ke sini!"


"Cuman yang kita pikirkan kenapa mereka membawa Prilly ke sini ?"


Faiz pun mengecek semua tempat, semuanya lenglang tak ada rumah bahkan gubuk sekalipun lalu di mana Prilly berada, di pegunungan hanya ada jurang dan pohon pohon.


"Prilly..... Kamu di mana......?" Teriak Faiz


"KA Faiz gimana kalo kita berpencar aja buat nyari Prilly ?" Usul Firda


"Boleh tapi kita akan bertemu di sini lagi, ingat kalian harus jaga diri masing-masing ok!" Faiz pun memberikan alat pendengar dan pendeteksi berupa gelang dan erpohe agar jika mereka tersesat atau hilang arah dan jejak mudah untuk di temukan.


Mereka pun berpisah mereka saling berpasangan Firda Febrian dan leo , Adria rafiza dan azzam, Zia Faiz dan Zidan sementara farzan menunggu di tempat bersama anak buah dari Faiz agar jika ada sesuatu terjadi mudah untuk menelpon polisi.


Beberapa dari mereka telah kembali ke tempat awal tak ada hasil apapun selain tim Faiz yang belum sampai.


Faiz Zia dan Zidan terus menerus mencari namun tetap hasilnya tidak, hingga senja pun mulai meredup yang akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.


...🍮🍮🍮🍮...


"Ly. Kamu di mana ?" Ujar faiz di dekat jendela sambil melihat bintang


"Kamu tau gak Abang rindu banget, udah dua hari kamu hilang kamu kemana sih ?"


"Siapa yang berani nyulik kamu, Abang janji siapapun yang bisa nemuin kamu Abang akan kasih hadiah apapun yang ia minta!"

__ADS_1


"Abang gak mau kehilangan kamu ly.!"


Zia yang baru saja selesai mandi pun merasa iba saat melihat Faiz termenung ia tau bahwa kini suaminya itu tengah menangis namun sayang nya Faiz bukanlah tipe yang akan mudah menangis.


"Apa aku salah ?"


Zia pun menghembuskan nafasnya dan mendekati Faiz "mas ...."


"Mm, mas sya Allah istri mas wangi banget abis mandi, kayak nya kalo mandi lagi lebih asik deh!"


Betapa kaget nya Zia saat mendengar ucapan tersebut bisa bisa nya Faiz melawak di tengah kekhawatiran mereka mencari Prilly.


"Ihh mas apaan sih ?"


Faiz pun merangkul pinggang Zia yang hasilnya Zia dan Faiz tak ada celah sedikitpun, Zia pun dengan senang hati menempelkan tangan nya di dada bidang suaminya.


"Mas gak sedih Prilly hilang ?"


"Sedih kok siapa bilang gak sedih!"


"Tapi mas kayak keliatan gak memiliki kesedihan loh ?"


"Mas gak mau sedih sayang, karna ketika kita sedih dan terlihat lemah maka di situ lah musuh kita akan merasa bahagia!"


"A-apa mas dah tau pelaku yang nyulik Prilly ?"


"Belum tapi pasti segera ketemu!".


Seketika Zia meregangkan pelukan mereka "mas kalo seandainya aku berbohong sama kamu, kamu akan benci aku gak ?"


"Maksudnya ?"


"Ia seandainya aku berbohong dan membunyikan sesuatu dari kamu gimana ?"


"Sayang kamu tau kan mas gak suka orang yang berbohong, jadi mas harap kamu gak berbohong soal apapun itu, karna ketika orang lain yang berbohong mungkin mas akan hukum dia namun ketika orang yang berbohong sama mas itu adalah orang yang mas sayangi mungkin mas akan memaafkan dia tapi mas gak akan percaya lagi sama dia!"


"Ingat sayang kepercayaan itu seperti kertas ketika rusak atau robek akan sulit untuk di bentuk lagi!"


"Lalu jika aku berbohong demi kebaikan ?"


"Kamu dah tau kan apa yang tadi mas omongin mas bisa memaafkan nya namun mas gak akan memaafkan sikapnya, karna bagi mas ketika orang yang kita sayang berbohong pada kita maka itulah duri yang paling tajam di banding pisau yang mencap di tubuh kita!"


"Apakah mas Faiz akan memaafkan ku atau akan membenci ku......."


##################################


...Wih wih semakin panas gak nih ?...


...Siapa ya dalang dari semuanya ?...

__ADS_1


...Apa yang zia sembunyikan dari Faiz ya ?...


...Jangan lupa komen dan like ya!...


__ADS_2