Cinta Vs Waktu

Cinta Vs Waktu
part 27


__ADS_3

Kini kelima remaja yang tengah beradu tinju sesama anggota mereka, melakukan segala gerakan untuk menjatuhkan lawan mereka, namun sayang nya mereka punya gerakan kilat masing-masing alhasil mereka bisa menghindar.


Kini semuanya berpasang pasangan hanya Adria yang tidak ada, Prilly melakukan gerakan cepat hingga saat Febrian lengah ia bisa menjatuhkan nya, namun sayang nya gerakan Febrian juga tak kalah cepat sehingga ia juga membanting tubuh Prilly.


Bruk...


Keduanya pun saling terjatuh ke tanah, cuaca panas dan keringat membasahi tubuh mereka berempat semuana tengah terbaring dengan nafas yang memburu.


"Puas!" Ujar rafiza melirik ketiganya


"Thanks girl!" Balas Prilly


Prilly dan rafiza pun berjalan menuju meja tempat ponsel mereka berada, namun betapa terkejutnya saat mereka mendapatkan pesan dari no yang tak dikenal.


...085*******43...


"Kalo Lo mau temen Lo selamat dateng ke lokasi yang gue kirim! Tapi inget jangan bawa siapa pun kalo enggak nyawa teman Lo melayang!"


_________________________________


Saat itu juga Prilly segera memakai pakaian nya dan menyambar kunci motor nya ia tak berfikir apapun lagi.


Ketiga sahabatnya yang bingung harus bagaimana alhasil mereka juga mengikuti Prilly dari belakang.


Kini keempat motor sport yang di Kendari gilrgeng melaju dengan kecepatan tinggi sehingga para pengendar motor maupun mobil mereka selip, bagi mereka nyawa Adria lebih penting walau mereka berbeda rahim namun mereka tetap bersatu layaknya keluarga dalam gilgeng.


Sret...


Motor Prilly telah terparkir di tempat yang di kirimkan olehn pelaku itu, bangunan yang cukup tinggi dan tua memang kelihatan merinding namun Prilly tetap berjalan, sebelum ia masuk ia mengambil sesuatu dia jok motornya dan kemudian kembali melangkah.


Prilly terus berjalan hati hati melihat kiri dan kanan, namun netra matanya kini nangkap seorang wanita yang tak lain adalah Adria, Adria yang kini tengah pingsan dan di ikat membuat Prilly semakin marah.


"Ad, ad bangun, ad Lo kenapa ?" Ujar Prilly sambil berusaha melepaskan ikatan tersebut.


Bugh..


Betapa stoknya sosok bertopeng saat gerakan nya di tangkis oleh Prilly, Prilly pun segera melempar botol ke sembarang arah dan memalas pukulan pria bertopeng itu.


Namun sayang nya karna ia memakai gamis alhasil dia kalah taktik hingga Prilly terjatuh.


Pria bertopeng pun berdecih pelan dan akan memukul Prilly.


"Mati Lo sekarang....."


"Hia..."


Sret...


Kaki Prilly pun berhasil menendang pisau lelaki betopeng tersebut, prilly pun terangun dan memukul pria bertopeng secara brutal sampai pria bertopeng pun terkapar tak berdaya lagi.


"Jangan pikir gue wanita lemah yang bisa Lo musnahin dengan mudah!"

__ADS_1


Kini Prilly beralih membuka ikatan Adria dan memopongnya keluar...


...🍮🍮🍮🍮...


Di luar sudah berada rafiza, Firda, dan Febrian yang menunggu aba aba dari Prilly, ketika Prilly menyalakan senter ponselnya di situlah ketiga nya masuk.


"Astaghfirullah ad Lo kenapa ?" Tanya rafiza sambil beralih membopong Adria


"Fir feb bawa pelaku itu keluar kita liat siapa dia!" Perintah Prilly pada si kembar


"Siap laksanakan komandan!" Ujar Firda


Firda dan Febrian pun membawa pria bertopeng keluar.


Di tengah terik matahari mereka berempat berkumpul mengelilingi pria bertopeng.


Byur..


Satu botol air Firda siramkan untuk membangunkan pria topeng itu.


"Siapa yang suruh Lo hah jawab!" Bentak rafiza


*Pelaku masih terdiam


"Wah ni orang masih gak mau ngaku ya!" Firda pun memiring kan kepalanya dan mengepalkan tangannya.


Bugh...


Satu pukulan keras dari Firda berhasil mengenai aset berharga pria bertopeng itu sehingga pria itu meringis kesakitan.


"I-iya s-saya ng-ngaku saya di suruh oleh d-doni!" Ujarnya rerata bata


Deg.


Saat itulah Prilly mengetahui siapa pelakunya ia pun segera menelepon Faiz untuk datang ke lokasi yang Prilly kirimkan.


Tanpa waktu yang lama Faiz pun sampai "dia siapa ly ? Terus kalian ngapain ngumpul di sini ?"


"Dia suruhan Doni buat bunuh aku bang tapi umpannya Adria!" Jelas Prilly


Faiz pun membulat kan matanya dan mengepel kan tangannya sehingga urat urat di lehernya tepapang jelas.


Kedua sahabat Prilly menelan salivanya saat melihat wajah Faiz yang seperti menahan emosinya, berbalik tidak untuk Febrian yang terlihat datar dan santai seolah tak teradi apapun.


"Kenapa Lo mau bunuh adek gue hah ?" Tanya keras Faiz


"G-gue g-gak t-tau gue cuman di suruh buat habisin orang yang namanya Prilly!"


Faiz pun tak tahan lagi alhasil dia pun mencekik leher pria itu sehingga pria itu hampir kehabisan oksigen!


"Gue akan lepasin Lo kalo Lo suruh bos lu buat Dateng ke sini!" Perintah Faiz

__ADS_1


"O-ok!"


Pria itu pun segera menelepon Doni dan menyuruh nya untuk ke sana...


*****


Di dekat gedung itu sudah terlihat Prilly terkampar dengan darah yang mengalir dan disisinya sudah ada pisau dengan lumuran darah.


"Bagus kerja bagus Lo udah habisin dia!" Bangga Doni pada pria suruhannya.


"Bos kenapa bos membenci nya padahal dia tak punya salah apapun ?"


"Ya dia emang gak salah gue bencinya sama Zia karena dia gak mau serahin kalung nya sampai sekarang, dan sekarang gue denger dia nikah sama letnan Faiz itu sebabnya gue gak bisa main main sama dia alhasil gue pancing dia dengan ngabisin adiknya!"


Tap..tap..tap


Suara langkah kaki membuat doni terkejut saat melihat Faiz ada di sana.


"CK. Taktiknya kurang bagus!"


"Seharusnya Lo yang terlambat datang nya!"


"Maksud Lo ?"


"Liat ni-


Seketika itu Doni pun di buat kaget lagi saat Prilly terbangun dan mulai membersihkan badannya "loh kenapa ?"


"BAJINGAN... Lo semua nipu gue!" Teriak Doni


Bugh...


Tanpa kata tanpa bahasa lagi Faiz pun Segera melayangkan pukulan yang keras, sehingga Prilly dan yang lainnya merasa ngilu dengan suara retakan retakan yang keluar dari tubuh pria itu.


Jika di bilang biadap memang benar, namun Faiz tak kan berbuat brutal jika itu tak menyangkut nyawa dan hidup keluarganya.


"Mulai sekarang Lo akan membusuk di penjara, dan walaupun Lo keluar dari sel penjara seluruh dunia akan tau kalo Lo itu pembunuh!"


"Gue jamin Lo akan menyesal karena udah buat gue masuk penjara letnan Faiz!"


"HM... Gue ? Menyesal ? Gak akan pernah, dalam kamus hidup gue gak ada yang namanya penyesalan!"


"Lo liatin aja kalo bukan orang yang Lo sayang mati artinya orang yang Lo cintai yang akan mati, hahahaha!" Ujar Doni sebelum ia masuk kedalam mobil polisi.


Setelah memastikan Doni pergi Faiz menarik nafas nya agar lebih tenang dan beralih menatap Prilly.


"Kamu gak papa kan ?"


"Nggak bang aku gak papa kok!" Balas Prilly


Seketika kedua manusiawi di dekat Prilly di buat kagum sungguh secepat itu Faiz bisa meredakan emosinya ?

__ADS_1


...##################################...


...Yuhu siapa yang nungguin part tegang nih dah up loh 👻...


__ADS_2