
aku cinta seorang gadis yang tidak mempunyai banyak impian tapi hidup ku penuh dengan kebahagiaan dengan limpahan kasih sayang dari kedua orang tuaku .karna aku anak satu satunya di keluarga ini
keluarga bapak Hadi Kusuma .itu dia nama papaku
aku hanya ingin mewujudkan keinginan orang tuaku
iya..mereka ingin aku segera menikah dan memberikan cucu untuk nya.
aku juga ingin nya gitu sih menjadi seorang istri yang baik adalah hal yang aku cita- citakan dari pertama aku bertemu dengan nya
yang mana sekarang dia sudah menjadi calon suami
yang menurutku sangatlah baik.
dia adalah mas Danar wijaya. seorang pengusaha muda di bidang kontraktor.
selain wajahnya yang tampan dia juga mapan tentunya.
aku sangat beruntung bisa mendapatkan hatinya
cinta ..
iya ma.
Mama sama papa mau pergi dulu nak
mau kemana ma se pagi ini koq cinta ga di ajak rengek ku sambil memegang kedua tangan mama ku .yang masih terlihat cantik di usia senja nya
mu ketemu orang WO .kan 2 bulan Lagi kamu mau menikah .cinta ikut yah ma ,ga usah sayang kamu harus istirahat . calon pengantin ga boleh terlalu banyak keluar rumah .biar fit nanti di pesta pernikahan kamu sama nak Danar.
kamu anak semata wayangnya mama dan papa ,biar Mama sama papa yang urus semuanya kamu fokus ja gimana caranya untuk kasih Mama sama papa cucu yang banyak nanti klo kamu sudah menikah goda mama seraya mencium keningku.
aku pun mengangguk sambil tersenyum malu
apaan sih ma belum apa -apa sudah minta cucu jawab ku sambil memanyunkan bibir.
Mama papa pergi dulu ya. .
hati hati ma ,pa ucap ku sambil mengantar kedua orang tua ku menuju mobil yang terparkir di halaman rumah .ku lambaikan tangan saat mama dan papa menjauh dari pandangan mataku.usai kepergian orang tua ku entah kenapa perasaan ku tidak enak ,seperti akan terjadi sesuatu.
ach...ku abaikan saja perasaan ku mungkin aku hanya gugup karna sebentar lagi aku akan menikah wajar saja klo aku gelisah inikan pernikahan pertamaku dan mudah - mudahan menjadi pernikahan terakhir ku pula.
sambil mengembangkan senyum aku kembali masuk dan merebahkan tubuhku di atas kasur empuk yang membuat ku betah tidur dan bermalas malasan di sana.
pikiran ku melayang jauh ,aku tidak sabar menanti kan hari itu tiba dimana mas Danar akan menjadi milikku sepenuhnya . baru saja mata ku akan terpejam dengan sempurna tiba tiba suara handphone ku berbunyi
dret....dret..dret. aku segera berlari itu pasti mas Danar karna biasa nya setiap pagi dia pasti menelpon ,segera ku angkat benda pipih itu .
__ADS_1
hallo cinta ..suara dari sebrang sana .
hallo mas ,kamu lagi apa mas tanya ku
dengan suara manja ,
lagi mikirin kamu sayang. jawab mas Danar yang membuat hatiku langsung berbunga.
aku mengulum senyum andai dia bisa melihat bahwa saat ini pipi ku sudah Semerah tomat pasti dia akan menjahili ku, mu di taruh di mana wajahku pasti aku hanya tertunduk malu di depan nya. ternyata bahagia itu sederhana hanya mendengar gombalan mas Danar saja aku sudah sesenang ini.
kamu lagi apa sayang. tanya mas Danar ,jangan bilang lagi mikirin aku juga ha..ha..ha tawanya dari sebrang sana.
aku terbelalak ,koq mas Danar tau
apa jangan - jangan mas Danar ini selain kontraktor juga seorang cenayang.
ach..apa yang sedang aku pikirkan, gila juga ada batasnya cinta..omel ku dlam hati
cinta..koq diem sih ga di jawab
aku tersenyum malu ,untung saja mas Danar tidak melihat wajah ku saat ini.
aku lagi di rumah sendirian mas.
loh..om sama Tante kemana cin koq kamu sendirian.
Mama papa sedang pergi mas ketemuan sama orang WO ngurusin pesta pernikahan kita nanti mas.
aku harus kelarin kerjaan sebelum ambil cuti untuk pernikahan kita nanti .
ga apa -apa mas ,aku ngerti koq lagian mama papa juga ga keberatan koq .
mereka seneng ngelakuin nya .
yasudah klo gitu mas tutup dulu ya telpon nya
mas ada meeting dengan klien.
mas kangen banget sama kamu cin
mas ga sabar nunggu hari pernikahan kita
salam buat om dan Tante yah.
iya mas hati - hati yah di sana da..da..love u muach ....,godaku sambil ku tutup telpon nya
tanpa mendengar balasan dari mas Danar
__ADS_1
aku masih terlalu malu untuk itu. aku tau pasti di sana mas Danar kesal karna tak bisa meledek ku .
baru beberapa menit handphone ku kembali bergetar. dret.. dret..dret..
ach ini pasti mas Danar lagi yang menelpon ,
dia pasti ingin menjahili ku karna tadi sudah menggodanya.
kulirik sekilas tulisan si penelpon dari nomor yang tak di kenal
hallo ..suara seorang wanita yang terdengar serius.
bisa bicara dengan keluarga pak Hadi .
iya saya anakny ada apa ya pak.
pak Hadi dan istrinya sekarang sedang kritis d rumah sakit harap keluargany bisa kemari secepatnya.
aku terkejut bukan kepalang seluruh anggota tubuhku menegang bagaikan tersengat aliran listrik ,aku hanya diam dan terpaku serasa tak percaya baru saja mama dan papa pergi.
hingga tak terasa
benda pipih itu terjatuh dan membentur ibu jari kaki ku. aku tidak merasakan lagi rasa sakit nya yang aku pikirkan sekarang adalah bagaimana keadaan mama dan papa ku di sana tanpa bersuara hanya deraian air mata yang jatuh tanpa bisa aku bendung ,aku segera pergi berlari menaiki taksi menuju ke rumah sakit tersebut.
hati ku bergemuruh pikiran ku melayang jauh memikirkan hal yang tidak tidak aku benar benar takut terjadi sesuatu dengan mama dan papa ku.
sesampainya di rumah sakit aku bergegas menanyakan dimana tempat kedua orang tua ku di rawat ,tapi petugas rumah sakit justru mengantarkan ku ke sebuah ruangan yang tertuliskan kamar jenazah..
kaki ku melangkah masuk ke dalam ruangan itu
jelas sekali aku lihat dua sosok tubuh yang tertutup kain putih .
tubuh ku bergetar aku masih berharap bahwa itu bukanlah kedua orang tuaku
tangan ku perlahan membuka penutup itu
aku histeris ini semua seperti mimpi bagiku
.
Mama ,papa Isak tangisku sambil memeluk tubuh mereka bergantian..
ma..pa..jangan tinggalin cinta ..bukan nya mama dan papa ingin melihat cinta menikah
tapi kenapa kalian malah pergi
ma..pa..bangun temenin cinta ..
__ADS_1
cinta ga mau di tinggal
aku menangis sejadi-jadinya.