Cinta Yang Terkoyak

Cinta Yang Terkoyak
BAB 2 pernikahan bahagia


__ADS_3

tak terasa enam tahun sudah berlalu dari kepergian ke dua orang tua ku.


luka di hatiku pun perlahan lahan mulai memudar


waktu begitu cepat berputar, sekarang aku sudah menjadi istri dan ibu satu orang anak dari hasil pernikahan ku dengan mas Danar.


kami sangat bahagia kehidupan kami pun selalu di selimuti dengan tawa..karier mas Danar pun semakin menanjak ,benar - benar rumah tangga yang di impikan setiap orang.


hanya saja belakangan ini mas Danar selalu sibuk dengan pekerjaan nya


walau begitu mas Danar tidak pernah lupa akan kewajibannya sebagai suami dan ayah dari putri semata wayang kami , yang kami beri nama Zahra Anjani Wijaya.


dia lah pelengkap kebahagiaan keluarga kecilku


cucu yang di idam idam kan oleh mama dan papa ku .


ach..aku menarik nafas dalam - dalam dan menghembuskan nya perlahan , andai saja mama dan papa masih ada .aku rasa lengkap sudah kebahagiaan ku


sayang sebelum kehadiran nya . justru malah tuhan berkehendak lain


mama dan papa ku harus pergi menghadap sang pencipta.


sudah lah tidak perlu di sesali itu semua sudah takdir.


aku tidak akan pernah melupakan pengorbanan mereka


maka dari itu aku akan menjaga rumah tangga ini agar tetap utuh .


jangan sampai terjadi kata cerai di dalam rumah tanggaku aku tidak mau pengorbanan mama dan papa ku jadi sia - sia


aku sangat takut dengan satu kata itu


tapi aku sangat bersyukur karna kehadiran malaikat kecil ku itu yang sekarang umurnya hampir memasuki tahun ke lima


membuat ke ku sedikit demi sedikit menghilang aku sudah bisa menerima kenyataan


karna apalah aku jika di bandingkan dengan mas Danar kesedihan ku tidak ada apa- apa nya


mas Danar sudah kehilangan ibunya saat dia baru berusia dua tahun dan di susul dengan ayahnya yang meninggal saat mas Danar masih mengenyam pendidikan di bangku kuliah


hingga mau tidak mau dia harus meneruskan usaha ayahnya untuk kelangsungan hidupnya saat itu dan bahkan sampai saat ini.


cinta...suara mas Danar dari dalam kamar memanggil ku , membuyarkan lamunan sesaat ku.


iya mas..sahut ku dengan cepat


hah...walaupun sudah hampir enam tahun kami menikah bahkan sekarang sudah di karuniai seorang anak ,mas Danar tetap saja tidak mengubah panggilan nya untuk ku


masa harus aku yang minta, kan malu ..


semestinya sebagai suami peka kek sedikit


untung namaku cinta jadi tetap terdengar romantis ..


ha..ha . ngarep aku bergumam dalam hati

__ADS_1


biasa kalo di jam - jam segini aku sedang sibuk- sibuk nya menyiapkan sarapan untuk mas Danar dan Zahra nanti


langkah kaki ku aku percepat memasuki ruang kamar


mana mas Danar sorot mataku menyapu seluruh ruangan kamar


kudengar suara gemericik air shower d kamar mandi


huh...pasti dia lupa bawa handuk ,sudah jadi kebiasaan mas Danar selalu menggangguku kalo sedang mandi


nih mas handuk nya ..ku ketuk pintu toilet dan membuka nya perlahan


hanya tangan ku yang menjulur .


jujur walau sudah lama menikah aku masih malu kalo melihat tubuh polos suamiku sendiri


jantung ku saja masih suka bergetar bila mas Danar menatap ku dengan matanya yang tajam


setajam burung elang yang akan memakan mangsanya .


ah....teriak ku kaget ..mas danar iseng nya kelewatan deh bukan nya handuk yang di ambil malah tangan ku yang di tarik


untung tadi aku ga jatuh mas


protes ku pada mas Danar


lagian salah sendiri datang ke kandang singa


sudah tau sing*nya lagi lap*r


mataku terpejam menikmati setiap sentuhan b***r lembut mas Danar hingga ******* ******* kecil lolos dari bibir tipis ku


mas Danar terus m****n kan bibirnya mengecup setiap inci wajah ku


tangan nya pun mulai bergerilya m*****s dua gunung di d*d*ku


ach....******* ku mulai tak beraturan , aku terangsang oleh setiap sentuhan nya


hingga tak ku sadari baju kegemaran kaum emak - emak pun sudah tergeletak d lantai kamar mandi.


mas jangan.. nanti kamu kesiangan ,hari ini kan kamu mau keluar kota mas


justru itu ...biar semangat..dosa loh nolak suami


ucap suamiku sambil memainkan p***ng p*****ra ku


kaki ku mulai melemas mulut ku menolak tapi tubuhku menantang seakan tidak rela bila diakhiri


dasar nafsu...


tapi ga dosa kan nafsu sama suami sendiri


dan terjadilah yang memang seharusnya terjadi


diakhiri dengan kecupan lembut di puncak kepala ku . terus terang aku sangat menikmatinya

__ADS_1


jarang- jarang seperti ini di karenakan kesibukan suamiku yang memang suka keluar kota mengawasi proyek nya


***


matahari pun tenggelam berganti dengan sinar rembulan yang di taburi kerlap bintang yang terlihat indah dari jendela ruang kamar ku yang sengaja aku biarkan terbuka


malam ini mas Danar tidak pulang katanya sampai tiga hari ke depan


sudah hampir setahun ini mas Danar sibuk terus


jarang di rumah selalu saja ke luar kota


katanya lagi ada proyek di sana


entah lah...karna dari awal menikah aku memang tidak begitu paham dengan pekerjaan suamiku


aku pun tidak pernah mau kepo..tentang itu


karna aku selalu percaya padanya


lagi pula aku sudah terbiasa di tinggal oleh mas Danar


untung ada putri kecilku jadi aku tidak begitu kesepian


tawa nya ,marahnya, tangisnya , menjadi hiburan tersendiri bagi ku


ma ....


ehm... ada apa sayang.


papa nggak pulang lagi ya ma ,iya sayang papakan kerja , buat Zahra. biar bisa jalan - jalan , beli mainan, beli apa aja yang Zahra suka.


Zahra nggak mau apa - apa ma , Zahra cuma pingin seperti dulu lagi


papa selalu ada kalau malam


nggak seperti sekarang papa jarang pulang


wajah nya terlihat sedih dengan bibirnya yang sedikit mengerucut membuat aku gemas melihatnya.


ku peluk tubuh kecilnya sembari ku hapus air matanya aku tau saat ini dia sedang melayangkan protesnya


sabar ya sayang .


Zahra tau nggak papa di sana juga sedang memikirkan Zahra. kalau kamu sedih papa di sana juga sedih


kan walaupun papa ga pulang tapi Zahra bisa video call papa .iya kan..ku pegang kedua pipinya sembari ku tatap lembut mata sayu nya yang sudah terlihat sedikit mengantuk.


senyum kecil mengembang di sudut bibir mungilnya.


ya sudah sekarang Zahra bobo ya mimpi yang indah .


besok kan Zahra mau ke sekolah sembari ku kecup keningnya dan menyelimuti sebagian tubuh nya.


iya ..ma.. sahutnya sambil memeluk tubuh ku

__ADS_1


__ADS_2