Cinta Yang Terkoyak

Cinta Yang Terkoyak
BAB 23 Musibah Membawa Berkah


__ADS_3

Terik matahari mulai meninggi , Cahaya nya menembus jendela ruangan yang di huni oleh Cinta


Tubuhnya menggeliat , Di bukanya perlahan kedua matanya " Astaga...sudah siang Bagaimana ini ,Bukan nya hari ini aku akan mencari pekerjaan" Cinta segera berlari ke dalam kamar mandi, Tanpa berlama-lama dia langsung membasahi seluruh tubuhnya dengan air , Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Cinta keluar dari kamar mandi


Dia segera membuka koper berisi pakaian yang belum sempat di susun nya di dalam lemari yang memang telah tersedia di dalam ruangan kontrakan nya


"Aku pakai baju apa ya.. untuk melamar pekerjaan, Seumur - Umur aku belum pernah melakukan nya , ya Tuhan bantulah aku kali ini saja ,aku bingung, tiba-tiba mata Cinta mengarah ke baju kemeja lengan pendek berwarna putih " Seperti nya baju ini cocok untuk orang yang ingin mencari pekerjaan


lalu apa bawahan nya ,Apa aku pakai jeans saja ya.., Tapi apakah terlihat sopan


Oh...No....Cinta mengacak-acak pakaiannya hingga terlihat sangat berantakan


Sudah cukup aku tidak punya banyak waktu


Akhirnya Cinta menjatuhkan pilihan pada kemeja putihnya dan rok selutut yang berwarna coklat muda tapi memang terlihat sangat manis di kenakan oleh tubuh langsing nya


Setelah rapih Cinta pun bergegas keluar kontrakan nya mencari kendaraan untuk mengantarkan nya ke tempat tujuan nya


Di perjalanan perutnya terasa melilit


"Au ..perut ku sakit mungkin karena seharian kemarin aku tidak makan , seperti nya perut ku harus di isi dahulu jika tidak bisa - bisa aku akan berpindah alam .


Cinta mengusap perut nya yang memang sudah terasa sangat lapar


Di langkah kan kakinya menuju gerobak BUBUR AYAM yang terlihat menggoda di mata Cinta


Bang.. BUBUR AYAM satu porsi


Siap Non . Silahkan duduk dulu


Cinta pun segera duduk sambil menelan air liurnya yang seperti sudah tak sabar menyantap pesanan nya itu


Setelah pesanan nya mendarat Cinta dengan lahap menyantap nya hingga habis tanpa tersisa


Ah...kenyang...Cinta mengusap- usap perutnya yang sudah terasa terisi dengan sempurna


Sebelum beranjak pergi Cinta membayar dahulu makanan yang baru saja habis di santap nya


Terimakasih Non ,ucap penjual BUBUR AYAM itu


Sama - sama Bang, saya permisi dulu ,ujar Cinta sambil berlalu


Aduh... mimpi apa saya semalam koq ada bidadari datang makan BUBUR ..hellah....hellah... ujar penjual BUBUR AYAM itu sambil menggelengkan kepalanya


**


Teriknya sinar matahari yang sudah semakin meninggi tidak menghalangi langkah kaki Cinta


Untuk menyusuri jalanan IBUKOTA guna mencari pekerjaan untuk kelangsungan hidupnya kelak


Ya Tuhan mengapa sulit sekali mencari pekerjaan , bagaimana ini ..


Dulu aku kemana saja , Mengapa tidak pernah terpikir untuk bekerja atau mencari penghasilan Padahal banyak waktu ku yang terbuang sia-sia


Aku terlalu menggantungkan hidup ku pada Mas Danar seharusnya aku mempersiapkan diri pada dua kemungkinan dalam hidup ,

__ADS_1


Yang namanya pasangan jika tidak di ambil Tuhan maka di ambil orang , ah..kaki ku lelah sekali


Cinta melirik ada warung pinggir jalan yang menjual jajanan kecil dan minuman


Dia menelan ludahnya kasar " Aku sangat haus batin nya


Cinta berjalan menuju ke warung pinggir jalan itu " Bu air mineral nya satu ,pinta Cinta


Ini airnya mba .. ucap pemilik warung kecil itu


Darimana Mba ..? kelihatannya letih sekali


Iyah buk saya memang sangat letih habis muter-muter cari kerja jawab Cinta dengan ramah


"Oh..jaman sekarang mah cari kerja susah Mba..yang ada juga malahan di PHK".


"Apa benar buk , Maaf saya tidak paham dunia kerja ",Cinta terlihat sedikit malu.


"Yah .. yang sabar saja Mba ..kalau rejeki juga nggak kemana" pungkas wanita itu


"Iya . terimakasih ya Bu sudah kasih saya semangat"


Cinta pun membayar jajanan yang di belinya Setelah terasa cukup beristirahat sejenak Cinta pun pamit kepada ibu pemilik warung itu


Cinta pun kembali berjalan menyusuri jalanan IBUKOTA berharap ada perusahaan yang mau menerima nya tapi Nihil usahanya gagal Bahkan hari sudah hampir gelap dan akhirnya Cinta memutuskan pulang ke kontrakan nya dengan hati yang kecewa


Sesampainya ia di kontrakan Cinta langsung ke kamar mandi guna membersihkan tubuh nya yang terasa lengket akibat keringat


Selesai mandi Cinta duduk termenung di atas ranjang tidurnya dia teringat kembali hari - harinya dahulu bersama keluarga kecilnya Sungguh tak pernah terbayangkan nasibnya akan setragis ini , kruk....kruk..suara cacing di perut Cinta berbunyi ,Menandakan dia sedang lapar ,Membuat Cinta teringat akan sesuatu


Cinta meraih bungkusan plastik yang berisi Nasi Padang yang sempat di belinya sebelum pulang ke kontrakan


Seperti hari - hari biasanya tepat seminggu sudah lamanya Cinta kesana kemari mencari pekerjaan namun sampai saat ini pun dia belum mendapatkan pekerjaan itu


Hari sudah menjelang sore Cinta melangkah dengan rasa putus asa di hatinya


Ya Tuhan uang ku sudah mulai menipis sampai sekarang aku masih belum mendapatkan pekerjaan,mana perut ku sangat lapar tadi pagi aku tidak sarapan


Cinta menetes kan air matanya dia sedih ,dia benar-benar merasa sendiri


Tiba-Tiba.. teeet bruk..sebuah mobil menyerempet tubuh kecil milik Cinta


Au....Cinta pun terjatuh dalam posisi terduduk di pinggir trotoar jalan


Seketika itu juga seorang wanita menghentikan mobil yang di bawanya dan turun menemui Cinta " Ya ampun maaf mba ,saya tidak sengaja ,apa mba baik-baik saja , apa ada yang terluka ? tanya wanita itu dengan cemas


Tidak apa Bu..hanya sedikit sakit saja jawab Cinta sambil meringis menahan sakit yang di rasakan nya


Ayo..mba ikut saya ke dokter kita periksa , ajak wanita itu


Tidak usah Bu hanya sakit sedikit saja ,saya tidak apa-apa ,tolak Cinta


Kalau begitu mari saya antarkan pulang ,tolong yang ini jangan menolak ujar wanita itu penuh harap


Cinta pun mengangguk ,wanita itu pun memapah tubuh Cinta masuk ke dalam mobilnya

__ADS_1


Di perjalanan " Apa benar mba tidak kenapa-kenapa, apa tidak sakit?"


"Seperti yang IBU lihat saya baik - baik saja ,hanya sedikit syok saja Bu".


wanita itu tersenyum melihat Cinta


"Mba darimana? "tanya wanita itu yang melihat pakaian Cinta yang rapih dan membawa map coklat di tangan nya


"Saya habis cari kerja sudah seminggu muter-muter Jakarta tapi belum dapet juga Bu"


raut wajah Cinta terlihat berubah sedih


"Oh... ngomong-ngomong dari tadi kita belum memperkenalkan diri Nama saya Mirna


kalau Mba siapa namanya"?


"Saya Cinta Bu.."


"Oh Nama yang indah" puji ibu Mirna


"Sebenarnya Saya sedang cari karyawan,tapi untuk saya kerjakan di salon milik saya"


IBU punya salon ? tanya Cinta berbinar


Wanita itu mengangguk


Kebetulan Bu, apa saya bisa melamar kerja di Salon milik IBU ,tanya Cinta penuh harap


"Kamu pernah bekerja di Salon"?


Iya Bu..maksud saya Cinta meralat perkataan nya ,dulu Mama saya pernah mempunyai Salon Yang lumayan ramai dan saya sering membantu Mama saya saat itu jadi sedikit banyak saya mengetahui Bu..jelas Cinta


Salon nya sekarang kenapa? tanya wanita itu bingung


Mama saya meninggal jadi Salon itu tidak ada yang meneruskan di karenakan saya yang harus pergi ikut dengan mantan suami saya ke luar kota ,ucap Cinta sambil berusaha menahan air matanya agar tidak tumpah di hadapan IBU Mirna


Oh Maaf ya Saya membuka luka mu kembali


Tidak apa Bu...


Bu ...saya berhenti di sini saja kontrakan saya masuk Gang kecil itu tunjuk Cinta pada IBU Mirna


Oh ..apa Kau bisa berjalan ke kontrakan mu Cinta ,atau lebih baik saya antarkan saja,tawar IBU Mirna yang khuatir terhadap Cinta


Tidak usah Bu Saya bisa sendiri ,tolak Cinta


Baiklah ..ini Alamat Salon nya , Saya menunggu kedatangan mu besok ,ucap IBU Mirna sambil menyodorkan kartu nama kepada Cinta


Cinta pun menerima nya dengan senang hati


Terimakasih Bu Mirna


Kalau begitu saya permisi dulu ,pamit IBU Mirna sambil melajukan kendaraannya


Baik Bu..Cinta mengangguk kan kepalanya menandakan rasa terimakasih nya terhadap IBU Mirna

__ADS_1


Setelah mobil itu menghilang dari pandangan mata Cinta ,barulah Cinta melangkah kan kakinya masuk kedalam Gang yang hanya bisa di lalui sepeda motor saja


" Ah ..ini yang dinamakan musibah membawa berkah" batin Cinta sambil menatap kartu nama yang di beri IBU Mirna


__ADS_2