Cinta Yang Terkoyak

Cinta Yang Terkoyak
BAB 10 Awal Mula Pertemuan


__ADS_3

Dady lagi ngelamunin apa sih koq malah bengong , Suara cempreng Hani membuyar kan kenangan Rizaldi akan Miranti


Tidak sayang Dady hanya ingat Mami mu saja


Move on dong Dad , Masa sudah puluhan tahun masih saja nggak bisa jatuh cinta sama wanita lain , selain Mami .


Dady berhak bahagia juga , Hani nggak apa-apa koq jika Dady akan menikah lagi, sekarang Hani sudah punya Mas Danar pungkas Hani


Rizaldi pun membelai rambut putrinya dengan penuh kasih sayang,


Nanti jika Dady sudah mulai merasakan kesepian baru Dady akan memikirkan mencari pengganti Mami mu


Ah.. baiklah terserah Dady saja , Hani permisi dulu takut Mas Danar ke apartemen nyariin Hani , muach ...bay. ..Dady


Dasar anak nakal yang di jawab Rizaldi dengan senyuman nya


Rizaldi menatap sendu kepergian Hani


tak terasa waktu begitu cepat berlalu sekarang kau sudah akan menikah , Batin Rizaldi.


**


Danar yang memilih pulang ke apartemen Hani


untuk membicarakan hari pernikahan nya tidak menjumpai Hani di sana


Kemana dia ..tumben sekali tidak menelpon ku biasa nya sedikit - dikit minta di antar jemput bila ingin pergi , hah...ya sudah lah aku juga butuh waktu sendiri untuk memikirkan semua masalahku ..


Cinta ..sedang apa kamu sekarang , kenapa aku jadi merindukan mu


Ada apa dengan diriku kenapa disaat aku akan menceraikan Cinta , justru perasaan ku semakin dalam padanya


Ini tidak boleh terjadi Rizaldi bisa membunuh ku jika tau aku punya anak dan istri apalagi sekarang Hani sedang mengandung


Danar memukul-mukul kepalanya sendiri


Danar pun mengingat - ingat kembali awal mula pertemuan secara tidak sengaja nya dengan Hani yang membawanya dalam situasi seperti sekarang ini


flashback on


Di pagi hari yang cerah saat itu Danar di sibuk kan dengan setumpuk proposal yang akan di serah kan nya kepada pemilik Hotel bintang lima yang sekarang akan membuka cabang nya di Surabaya , entah yang ke berapa Danar pun kurang mengetahui nya ,


Danar berharap perusahaan nya bisa terpilih untuk memegang kendali masalah pembangunan hotel di Surabaya milik Pengusaha kaya raya , Bapak Rizaldi Prayoga


" Mas terburu-buru sekali apa kau tidak bisa sarapan dulu, aku sudah membuat sarapan ke sukaan mu , omelette keju dan sepotong roti bakar .


Ayolah sarapan dulu .. baru kau berangkat , rayu..Cinta sambil memeluk tubuh Danar dari belakang


Danar pun membalik kan tubuh nya hingga berhadapan dengan istrinya


Sekarang giliran Danar yang memeluk erat tubuh sintal milik Cinta ,


Baiklah nanti aku makan, tunggu aku di sana


Jangan menggodaku seperti ini sayang

__ADS_1


Aku sudah kesiangan ,Danar ******* bibir merah merona itu yang seakan menantang nya sedari tadi, jika aku tidak ada agenda yang penting hari ini aku pasti sudah memakan mu sekarang


Apaan sih mas ,Cinta tertunduk malu di buatnya,


Baiklah aku duluan ya


Cinta pun berlalu meninggalkan Danar yang sedang sibuk menyusun proposal yang akan di bawa nya


Setelah menghabiskan sarapan yang di buat Cinta , Danar pun bergegas beranjak yang di antarkan oleh Cinta sampai ke halaman rumah


Doa kan Mas ya agar bisa memenangkan tender ini ,


Iya mas aku selalu doain kamu koq .


Danar pun pergi setelah memberikan ciuman sesaat nya kepada istrinya


setelah mobilnya berada didepan gedung dua lantai yang terbilang megah di kawasan Jakarta


Danar pun menarik nafasnya dalam


"Semoga saja aku tidak kikuk di hadapan pak Rizaldi, dan semoga saja Pak Rizaldi memilih perusahaan ku untuk menangani pembangunan Hotel milik nya nanti.


Danar pun bergegas memarkirkan mobil nya tapi karena dia terburu-buru Dia menabrak seorang gadis muda berfaras cantik yang pada saat itu akan menyebrang menuju parkiran


" Auu.....teriak gadis itu , Danar melihat gadis itu yang bersimpuh di lantai


Danar pun segera keluar dari mobil nya


Bagaimana ini aku sudah terlambat lagi ,tapi tidak mungkin meninggalkan gadis ini begitu saja ,ah..sialan... Batin Danar yang memaki ulah nya sendiri


gadis itu yang terfana melihat ke tampanan Seorang Danar pun tidak bisa menutupi perasaannya yang tadinya dia akan marah justru malah sebaliknya ,dia memanfaatkan kesempatan yang ada..


aw....kaki ku sakit seperti nya aku susah untuk berjalan ucap gadis itu yang terkesan di buat - buat


Danar yang bingung akhirnya mau tidak mau membantu gadis cantik itu untuk berjalan


Yang mana yang sakit ? tanya Danar pada gadis itu ,gadis itu pun menunjuk pergelangan kaki nya , Baiklah kita duduk dulu sebentar


Danar dan gadis itu pun duduk di pinggir trotoar jalanan yang hanya di penuhi mobil yang terparkir rapih di sana


Danar pun segera meraihnya dan memijat di area yang ditunjuk oleh gadis itu


Maaf kan aku ya .


Aku tadi sedang terburu-buru Jadi tidak melihat mu yang akan menyebrang jalan


Hem...gadis itu pun mengangguk ,


kau sedang apa disini apa kau karyawan di kantor ini


Tapi...kenapa aku baru melihat mu ..tanya Hani pada Danar


Danar pun melirik gadis itu , tidak aku hanya ada perlu di sini..


Oh ..Hani mengangguk seolah mengerti

__ADS_1


Jadi apakah kau sudah merasa baik ?


Aku..harus segera pergi ucap Danar yang merasa sedikit tak enak kepada gadis itu


aku sebenarnya sedang ada janji dengan Bapak Rizaldi Prayoga ,mungkin sekarang dia sedang menunggu ku di ruangan nya


Apakah kau bisa aku tinggal


Perkenalkan dulu ,Aku Hani Prayoga kau siapa aku boleh tau nama mu , ? Seraya Hani menjulurkan tangan nya , Maaf aku tak sempat berbasa - basi aku benar-benar sedang ada keperluan apa kau sudah bisa aku tinggal nona...


Danar mengulang kembali pertanyaan nya


Hani pun menarik kembali uluran tangan nya ,


Baiklah tadinya aku akan membantumu untuk bertemu dengan Dady tapi kau menolak ku , Danar pun langsung duduk mendekat di sebelah Hani .." Siapa nama mu tadi tanya Danar dengan antusias


Hani Prayoga jawab Hani dengan menekankan kata Prayoga di sana ,


Astaga jadi kau putri dari pemilik hotel Bintang lima itu..


Hani menganggukkan kepalanya


Aku Danar ... sekarang Danar yang mengulurkan tangannya Danar Wijaya pemilik perusahaan Wijaya cipta .


Hani pun membalas uluran tangan nya


ehm...apa kau bisa membantu ku mengantarkan ku ke ruangan ayah mu ..


Karena seharusnya aku sudah bertemu dengan nya


tapi karena kejadian tadi aku sedikit terlambat ucap Danar tidak enak ...


Aku takut ayah mu akan membatalkan pertemuan ini karena setahuku pak Rizaldi itu orang nya sangat tepat waktu dalam segala hal lanjut Danar kembali..


Hani pun tersenyum penuh arti...


Aku bisa membantumu lebih dari ini ,


Danar pun terkesiap


Tapi semuanya tidak ada yang gratis lanjut Hani kemudian.


Maksudmu tanya Danar bingung , em...aku mau kita berkencan setelah ini bagaimana ? Tanya Hani memberikan penawaran


Apa kau menyukai ku Hani tanya Danar menebak saja..." em...mungkin ..jawab Hani


Tapi aku ..aku sudah berkeluarga Han..Danar menjelaskan


Aku tidak tanya itu jawab Hani


Danar pun termenung sesaat


" Tidak mungkin Hani menyukai ku dia gadis yang cantik masih muda ,dan kaya raya pula pasti banyak laki - laki di luar sana yang tergila-gila padanya , mungkin dia hanya butuh teman Hangout saja , Batin Danar . Baiklah jawab Danar ..


Danar tidak mengetahui bahwa keputusan ini yang akan menghancurkan mahligai rumah tangganya .

__ADS_1


Flashback of


__ADS_2