
BERITA HARI INI, TESA ANGGITA DITEMUKAN DALAM KEADAAN TIDAK BERNYAWA DI DALAM RUMAHNYA SETELAH ASISTEN RUMAH TANGGANYA YANG BARU PULANG DARI PASAR MENEMUKANNYA.
DIDUGA DEPRESI KARENA VIDEO PANASNYA TERSEBAR, TESA ANGGITA MEMUTUSKAN UNTUK MENGAKHIRI HIDUPNYA DENGAN GANT*NG DIR*.
MEMILIH JALAN PINTAS, TESA ANGGITA MENGAKHIRI HIDUPNYA KARENA TIDAK BISA MENERIMA KENYATAAN.
Begitulah berita yang beredar sore ini setelah paginya dihebohkan dengan tersebarnya video panas Tesa. Pria yang menjadi pemeran pria dalam video dan juga penyebar video tersebut juga sudah ditangkap. Roy mengakui memang dialah yang merekam diam-diam video itu dan menyebarkannya ke sosial media karena tak terima dicaci oleh Tesa.
Pria itu pun berakhir di penjara dengan berbagai tuntutan, termasuk kematian Tesa yang disebabkan oleh video yang disebarkannya.
Semua orang tidak menyangka jika Tessa akan mengambil jalan pintas seperti ini karena tidak sanggup menghadapi dunia. Padahal, dialah yang membuat semua ini terjadi. Karena menurut semua orang, mungkin ini adalah balasan untuknya yang pernah memfitnah orang yang tidak bersalah.
Banyak sekali komentar yang mulai memenuhi postingan Tesa yang belum dihapus.
[Ya ampun, nggak nyangka ya dia memilih jalan pintas seperti ini. Apa dia nggak takut masuk neraka?]
[Makanya kalau nggak sanggup dengan kejamnya dunia, jangan licik jadi orang. Padahal udah mati tapi kenapa gue malah maki-maki, ya?]
__ADS_1
[Turut berduka cita ya. Mungkin ini memang takdir lu. Sebagai pengingat juga untuk kita agar jangan sembarang memfitnah orang lain. Sekarang aku benar-benar percaya kalau karena itu ada.]
[Innalilahi wa innailaihi raji'un. Nggak nyangka, ya, ada orang senekat ini. Semoga amal ibadahnya di terima.]
[Speechless deh.]
Khai dan Ayu sama-sama menatap heran. Mereka sama sekali tidak menyangka jika Tesa melakukan hal ini. Betapa pendeknya pikirannya sehingga memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.
"Ya ampun, kok bisa, sih, Tesa berpikiran pendek kayak gini. Dia mengakhiri hidupnya. apa dia nggak tahu kalau orang yang mengakhiri hidupnya akan kekal di neraka?" ucapnya sambil mendudukkan dirinya ke atas sofa. Mereka baru saja pulang dari foto prewedding di pantai. Karena beberapa bulan lagi mereka akan menikah.
"Aku sudah memaafkan dia. Semoga saja orang-orang yang pernah dia sakiti juga sudah memaafkannya."
Khai menarik Ayu ke dalam pelukannya. "Sudahlah, Sayang, jangan terlalu dipikirkan. Aku merasa senang karena kamu sudah kembali seperti sedia kala." Khai mengusap wajah Ayu, hendak mendaratkan ciuman ke wajahnya.
"Eit, jangan sekarang. Aku akan memberikannya ketika kita sudah menikah."
"Hah? Masih lama, dong." Khai menghembuskan nafas panjang pertanda bahwa dia sangat kecewa.
__ADS_1
"Makanya sabar, Sayang. Jangan nodai cinta kita dengan melakukan hal yang kotor. Aku ingin sekali menjaga kesucian cinta kita." Ayu mengusap wajah Khai yang terlihat sedikit lesu.
"Iya, Sayang, aku tahu. Terima kasih, ya, karena kamu sudah mengingatkan aku."
Mata Khai tidak bisa berbohong kalau dia sangat tergila-gila pada Ayu. Bagaimana tidak? Ayu adalah wanita yang menurutnya sangat sempurna. Terlepas dari parasnya yang cantik, dia juga memiliki hati yang sangat baik. Maka tak heran jika Khai berjuang beberapa hari ini untuk mengembalikan semangat Ayu. Karena baginya, melihat tunangannya bersedih seperti itu, hatinya pun jadi ikut terluka.
Mereka pun mengobrol sebentar sebelum akhirnya Khai pamit pulang karena hari mulai gelap.
Sementara itu…
Rafa yang sedang berada di kamarnya melihat postingan terbaru Khai dan Ayu. Mereka sudah melakukan foto prewedding hari ini. Ayo terlihat sangat cantik dan bahagia. Mungkin hal itu disebabkan karena dia sedang bersama pria yang benar-benar mencintainya.
Ayu terlihat semakin cantik dengan balutan gaun yang sangat panjang dan mahal. Bukti bahwa wanita itu memang memiliki kecantikan dari luar dan dalam.
Tak terasa air matanya pun mulai berjatuhan membasahi pipinya. Betapa menyesalnya dia karena telah menyia-nyiakan wanita sebaik Ayu. Dia bahkan masih ingat saat dulu Ayu merayunya. Dia menunjukkan sikap yang sangat buruk pada mantan istrinya itu.
Andai saja saat ini dia masih bersama Ayu, pasti kehidupannya tidak akan hampa seperti ini. Sekarang saja Alini belum pulang karena masih nongkrong bersama teman-temannya. Dia tidak pernah sekalipun memperdulikan Rafa. Mandi dan buang air saja pun Rafa harus dibantu oleh dua suster yang sengaja dibayar untuk mengurusnya.
__ADS_1