Cintaku Tak Bisa Dalam Diam

Cintaku Tak Bisa Dalam Diam
Tunangan


__ADS_3

Fanny masih terdiam menatap orang yang baru saja tiba dan sedang berdiri tersenyum menatapnya. Keira yang tidak tau siapa cowok yang baru saja datang ini, menatap heran Fanny yang melamun menatap cowok tersebut. Aksi tatap menatap antara Fanny dan cowok itu, langsung buyar saat Keira menyenggol lengan Fanny. Fanny mwnatap kesal Keira yang justru menatap Fanny bertanya. Baru saja Fanny ingin menjelaskan, Devan sudah mendahuluinya.


“Kenalin, ini temen aku Bintang. Temen paling menyemak nih,” ucap Devan memperkenalkan Bintang kepada Keira. Keira langsung melotot saat mendengar nama yang disebut Devan.


“Aku? Sejak kapan lo ngomong pake aku ha?” tanya Bintang meledek. Devan membalas ucapan Bintang dengan tatapan kesal.


“Semenjak gue ketemu gebetan gue beberapa menit lalu. Kenalin nih, gebetan baru gue. Namanya Keira Resyaldi. Dan satu lagi kawannya, namanya- oiya, kita belum kenalan,” tanya Devan terkekeh.


“Fanny, namanya Fanny Atthaya.”


Semua orang langsung menatap ke arah Bintang yang justru menjawab. Fanny juga menatap heran ke arah Bintang yang tersenyum meledek ke arahnya.


Sejak kapan dia tau nama lengkap gue?perasaan gue gak pernah bilang. Mungkin dari data acara kemah kali ya? Tebak Fanny dalam hati.


“Lo udah kenal? “ tanya Devan menyadarkan Fanny dari lamunannya.

__ADS_1


“Ini dia yang kemaren jadi perwakilan dari kampus partner event kita. Lo kan kemaren gak ikut rapat,” jelas Bintang dan dibalas anggukan tanda paham oleh Devan.


“Jadi lo naksir teman Fanny ya? Cepat amat lo naksirnya. Dulu aja lo sampe setahun baru mau balas perasaan cewek yang naksir lo,” tanya Bintang meledek. Devan mendengus pelan mendengar pertanyaan Bintang.


“kan kalau sebelumnya cewek duluan yang naksir gue. Sekarang ya beda! Kali ini gue yang suka dan ngejar duluan,” jawab Devan menatap Keira lekat. Keira yang ditatap seperti itu, jadi salah tingkah. Lagian, siapa sih yang nggak salah tingkah ditatap oleh cowok yang bahkan lebih ganteng dari kak Kevin mantan gebetannya. Devan terkekeh saat muka Keira blushing.


“Lah, beneran jatuh cinta nih bocah. Udah buchin duluan,” gumam Bintang geleng-geleng kepala.


“Kok diam aja sih Fan?” tanya Bintang menatap Fanny yang sedari tadi tidak bersuara.


“Gak apa-apa,” jawab Fanny tersenyum. Keira yang sudah kenal Fanny luar dalam, tau kalau Fanny memikirkan sesuatu. Bintang hanya tersenyum sebagai respon pertanyaannya.


“Eh? Oh- itu-“ Keira tiba-tiba saja ragu untuk ikut kemah. Bukannya tidak suka dengan keberadaan Devan. Hanya saja Keira masih belum percaya dengan perasaan tiba-tiba Devan. Cewek mana yang bisa langsung percaya kalau ada cowok yang nyatakan perasaan setelah bertemu sekali. Dan lebih gilanya lagi, mereka baru kenal beberapa menit yang lalu.


“Keira ikut kok,” jawab Fanny mewakilkan. Keira yang masih sibuk dengan pikirannya, terkejut saat Devan bertepuk tangan dengan kuat.

__ADS_1


“Kan! Kalau jodoh emang pasti ada aja caranya kita dipertemukan lagi. Sampai jumpa di tempat kemah ya key?” ucap Devan tersenyum lebar. Keira hanya bisa membalas tersenyum hambar.


“Eh? Atau mau aku jemput aja besok?” tanya Devan yang langsung mendapatkan toyoran dari Bintang di kepalanya. Devan menatap kesal Bintang yang dibalas Bintang dengan tatapan lebih kesal lagi.


“Napa sih lo?” tanya Devan geram.


“Lo kalau suka ya boleh aja. Tapi jangan agresif juga kali! Takut tuh anak orang,” peringat Bintang gemas. Devan yang baru sadar Keira menghindari tatapannya, langsung sadar kalau sudah membuat Keira risih dengan caranya.


Oon lo! Udah tau nih cewek lagi patah hati, malah dibikin gak nyaman lagi, batin Devan merutuki tingkahnya.


“Ga usah, gue pergi bareng Fanny aja. Kami pamit duluan ya, bye!” ucap Keira dan langsung menarik Fanny pergi menjauh.


“Oon sih! Maklum sih gue, ini kan pertama kalinya lo jatuh cinta. Pantesan gak tau apa-apa tentang PDKT,” ledek Bintang meremehkan.


Devan yang masih memandangi punggung Keira yang mulai menghilang di belokan, langsung menatap tajam Bintang yang seenaknya meledeknya.

__ADS_1


“Sadar diri lu bambang! Emang lo pernah jatuh cinta? Gue doain lo kalau suka cewek juga oon kek gue, kalau bisa lebih oon! Lagian, lo sama tunangan lo aja gak saling suka. Mending urusin deh masalah perasaan kalian sebelum nikah daripada ledekin gue,” jawab Devan telak.


Tunangan? Gue hampir aja lupa kalau gue udah punya tunangan, batin Bintang tersenyum miris.


__ADS_2