Cintaku Tak Bisa Dalam Diam

Cintaku Tak Bisa Dalam Diam
See you Buat Dia Hello Buat Jogja


__ADS_3

Setelah berakhirnya acara kumpul di lapangan, semua murid mulai berhamburan meninggalkan lapangan. Ada yang memutuskan langsung pulang kerumah masing-masing; ada yang lebih memilih nongkrong di sekolah, terutama di kantin; dan ada juga yang pergi jalan dan nongkrong di luar sekolah.


Tetapi berbeda dengan Fanny dan Keira, mereka malah lebih memilih nongkrong di ruang kepsek.


"Kalian ngapain sih malah nongkrong disini?" tanya pak kepsek heran melihat Fanny dan Keira yang tiba-tiba datang keruangannya dan bahkan dengan santainya duduk dan makan cemilan yang ada di atas meja tanpa menunggu ditawarkan oleh tuan rumah terlebih dulu.


"Silaturrahmi pak," sahut Keira sambil memainkan hp.


"Lagian juga bapak gak ada tamu, sayang nih toples gak dikosongin pak," sambung Fanny.


Pak kepsek yang malas memperpanjang topik, memilih bergabung duduk di sofa berhadapan dengan sofa yang Fanny dan Keira duduki.


"Gak mungkin kalian kesini cuma mau silaturrahmi aja kan?" tanya pak kepsek menatap penuh intimidasi.


"Eh....tau aja bapak nih," sahut Fanny terkekeh.


"Saya mau nanya serius pak, penting banget nih pak," lirih Fanny memohon.


"Tumben kamu nanya serius ke saya."


"Kan kita gak tau kapan bisa jumpa lagi sama bapak. Lagian kami juga gak ikut acara perpisahan pak. Anggap aja ini sekalian perpisahan bapak dengan kami," sahut Keira yang sedari tadi sibuk dengan hp, dan memutuskan ikut masuk obrolan.


"Nanya apa emangnya? Jangan yang aneh-aneh ya," jawab pak kepsek mengingatkan.


"Saya mau nanya tentang murid cowok yang pernah ngobrol sama bapak itu lo," tanya Fanny.


"Yang nama sih?" tanya balik pak kepsek.

__ADS_1


"Yang saya tanya sama bapak dulu, tapi bapak pelit gak mau kasih tau saya itu lo pak," sindir Fanny.


"Oooooo....dia."


"Jadi dia itu siapa pak? Kok saya gak pernah liat dia di sekolah. Kan aneh pak, masa iya saya cariin berbulan-bulan gak ketemu sih pak," tanya Fanny heran.


"Dia itu cuma pinjam nama sekolah saja."


"Minjam? Maksudnya pak?" tanya Fanny heran.


"Dia anak homeschooling, terus dia minta tolong terdaftar tamatan sekolah ini. Awalnya pasti bapak gak mau dong. Jadi, bapak tolak. Eh, ketika dianya cerita alasannya, bapak setuju," jelas pak kepsek.


"Alasan apa pak?" tanya Fanny penasaran.


"Kalau itu bapak gak bisa kasih tahu kamu. Itu privasi dia."


"Ok deh, pantesan aja gak ketemu dicari-cari. Ternyata, emang bukan murid sini," gumam Keira.


"Oh iya, hampir lupa," sahut Fanny kaget.


"Cari tau sendiri, banyak nanya deh," omel pak kepsek.


"Ih, pak! Gimana mau cari sih pak. Lagian kami nantik malam udah mau berangkat lo," keluh Fanny.


"Emang urusan saya?" jawab pak kepsek tak peduli dan memilih sibuk dengan hp.


"Ih, bapak ngeselin deh," komen Fanny kesal.

__ADS_1


"Udah deh, kalian pulang sana. Bapak ada urusan," usir pak kepsek dan keluar meninggalkan Fanny dan Keira dengan rasa penasaran tentang nama si murid cowok yang tak lain si gebetan Fanny.


"Udahlah, emang gak ada harapan nanya ke si bapak. Kita pulang aja yok," ajak Keira.


"Yaudah deh," jawab Fanny pasrah.


Nama kamu siapa sih, batin Fanny.


_____


"Ayok fan, nantik kita ketinggalan pesawat," teriak Keira dari dalam mobil.


Malam ini, malam keberangkatan Fanny dan Keira ke Jogja. Bahkan, saat Fanny akan pergi ke Jogja orangtua Fanny masih di luar kota karena pekerjaan.


"Ayok buruan, ngapain bengong disana," omel Keira karena Fanny tak kunjung masuk ke mobil.


"Iya, bawel," jawab Fanny dan masuk setelah memandang sekilas rumah yang akan dia tinggalkan.


Bahkan, Fanny mau pergi juga kalian masih aja sibuk dengan pekerjaan. Setidaknya, kalian bisa nelpon Fanny kan? lirih Fanny dalam hati memandang layar hp yang berwarna hitam saat mobil mulai berjalan.


___________


"Wah, kita beneran di Jogja," teriak Keira antusias memandang bangunan-bangunan yang mereka lewati dari dalam taksi.


Mereka tiba di Jogja sekitar 20 menit yang lalu, dan saat ini mereka sedang menuju apartemen yang mereka sewa patungan berdua untuk tempat tinggal selama kuliah di Jogja.


"Yeee...,lingkungan baru! Cowok baru!" teriak Keira heboh sendiri.

__ADS_1


Berbeda dengan Keira yang semangat tiba di Jogja, Fanny justru merasa ada yang kurang. Lelah dengar ocehan Keira, Fanny memutuskan mendengarkan lagu lewat headset dan memandang apa saja yang bisa dipandang lewat jendela taksi.


See you buat kamu yang aku gak tau namanya, dan hello buat Jogja, batin Fanny dan mulai memejamkan mata.


__ADS_2