Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar

Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar
EPISODE 23


__ADS_3

"Nggak usah sok benerin rambut, ntar kepala lo di tebas sama pak boss. Mampuss lo" ujar nichol dengan mulut yang mengunyah cemilan ringan, yang khusus dibawanya dari rumah.


Aksa dan genta kompak memegangi leher mereka, mereka jadi ngilu sendiri membayangkan kepala mereka di tebas oleh sang ketua.


Para anggota Scorpio yang berada di sana tentu saja tidak bisa menahan tawa saat melihat wajah aksa dan genta yang ketakutan.


"Njirrr ikutin kata kang parkir bang" teriak salah satu dari mereka


"Mundur_mundur_mundur" teriakan serentak itu berasal dari anggota Scorpio.


Prilly langsung duduk di kursi dengan wajah cemberut. Al hasil mereka semua di buat gemas oleh tingkah prilly.


"Gemesin anjirr"


"Woyy karung mana, mau gue bawa pulang"


"Boleh di bungkus nggak"


"Emakk nggak tahan"


Arfali menyusul prilly, duduk di sebelah gadis itu. Mereka terlihat bak raja dan ratu di pesta ini.


"Umbar kemesraan teross, anggap aja kita ngontrak di bumi ini" pekik aksa dramatis dengan memegang sebelah dadanya


Sontak semua anggota Scorpio yang melihat itu tertawa puas. Sedangkan aksa menunjukkan wajah masamnya.

__ADS_1


Genta menepuk bahu rafa "gitu tuh kalo pas kecil kagak di kasih asi, gede-nya jadi asu" ejek genta


Aksa menggplak wajah genta


"Pulang lewat mana lo, gue tandai'in muka lo yang kek remahan iwak peyek itu" sengit aksa sambil berdecak pinggang, matanya melotot garang.


Bukannya takut genta justru semakin gencar menggoda sahabat bobroknya itu


"Gue kagak pulang, gue nginep di hotel ini" genta menaik turunkan alisnya terkesan mengejek aksa


Nichol menepuk bahu aksa agar aksa lebih tenang "udah, kagak usah ribut. Mending makan" lerainya


Genta yang mendengar kata makan pun sontak langsung duduk dan makan dengan lahap, mengabaikan semua orang yang melongo karna kelakuannya.


Prilly makan dengan santai,tanpa memperdulikan sekitar. Ia sedang malas bicara.


Hingga kini makanan yang prilly makan telah habis, prilly berdiri dari kursinya. Ia ingin mengajak orangtuanya untuk pulang karna matanya sudah mengantuk.


"Kemana ?"tanya arfali


"Pulang kak, gue udah ngantuk banget" prilly tak hentinya menguap, terlihat matanya yang mulai sayu.


"Aelah bubos baru jam segini aja udah mau pulang" ujar nichol


Prilly mengangguk "besok gue sekolah kak, takut telat"

__ADS_1


"Ck... kita juga sekolah kali pril" suara datar itu berasal dari gibran, yang ntah kerasukan apa hingga mengeluarkan 5 kata hari ini.


"Daebak ! ! ! Lo ngomong bang" kata salah satu anggota scorpio junior


"Wanjirrr 5 kata woy" aksa berteriak sambil bertepuk tangan bak anak kecil


"Waaah harus tumpengan ini mah"


Rafa menjitak kepala genta "kagak usah teriak anjir, bikin malu aja"


"Kan bang aksa ama bang genta nggak punya malu bang"


"Ho'oh urat malunya udah putus. Kek si rendy ama sindy"


"Loh kog nama gue di bawa² sih" pekik rendy tak terima. Ia malas jika membahas perihal dirinya dengan sang mantan.


"Hehehe canda kali ren, santuy dong" kata saka


"Elo sih bahas mantan. Kan kezel akutu" rendy memasang wajah imutnya


"JIjik bangsat" teriak mereka serempak. Bukannya lucu malah terlihat seram saat melihat rendy


"Jan bacot deh kak, gue mau pulang, jangan bikin keributan "


sebelum arfali melangkah, prilly lebih dulu menghentikan "jangan nganterin aku dan jangan ngikutin aku !" Prilly menggoyangkan jari telunjuknya ke kanan dan ke kiri, arfali terkekeh. Dirinya sangat suka saat melihat prilly banyak bicara seperti saat ini, dengan bibir mengerucut dan pipi mengembung membuat prilly semakin menggemaskan.

__ADS_1


__ADS_2