Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar

Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar
EPISODE 27


__ADS_3

Saat ini ke 3 sahabat prilly sedang berjaga-jaga, sedangkan prilly bersama rindia sedang mengangkat tangga menuju tembok belakang sekolah untuk memudahkan mereka keluar dari sekolah.


"Pril lo naik dulu deh" perintah giza


Prilly memanjat tembok menggunakan tangga dengan gaya sangat santai, seakan sudah biasa melakukan hal itu.


"Eh sekarang giliran lu via" suruh giza


"Ck... iya iya"


Acara manjat-memanjat di akhiri oleh giza sendiri. Sekarang ke 5 gadis bar² ini berada di atas tembok tembok , via & giza berusaha mengangkat tangga untuk di letakan di sebrang tembok agar memudahkan mereka untuk turun dari atas tembok.


Sementara di koridor kelas dua lelaki sedang berlari kencang. setelah sampai tujuan, kedua lelaki itu langsung mendobrak pintu dengan kencang hingga membuat semua orang yang berada di kelas itu terlonjak kaget.


"Astaga ! .. untung jantung gue nggak pindah deket dengkul. Kalo deket doang tapi nggak jadian kan Kasiyan" cerocosan receh itu berasal dari aksa


Yah...kelas yang tadi di dobrak oleh dua lelaki itu adalah kelas IPS 1, kelasnya arfali dkk


"Ck... tuh pintu mahal. Lo berdua kagak bakal sanggup buat gantinya, sekalipun jantung lo di gade'in" ujar genta bercanda


Sedangkan kedua lelaki yang tak lain adalah bara dan baja itu hanya cengengesan tak jelas


"BANG INI KAWAT ! " pekik baja


"Hah... disini kagak ada yang jual kawat tong" jawab nichol


"Eh.. salah, maksudnya gawat bang"


"Ada apa ?" Tanya arfali dengan wajah datarnya

__ADS_1


"Anu bang" baja menggaruk tekuknya yang tak gatal. Dirinya bingung harus mulai dari mana


"Anjirrr cepet ngomong. Lo bikin gue penasaran, kalo nanti gue mati penasaran lo mau tanggung jawab" decak aksa


"Tinggal kubur" ujar gibran


"Whahahaha nge jleb yee guyys" teriak rafa


"Cerita" satu kata dari arfali yang membuat tawa mereka berhenti.


"Tadi gue sama bara lagi bolos di belakang sekolah bang-," belum selesai bicara, namun nichol sudah mencela


"Lah... lo mau ngajak kita bolos juga ja"ujar nichol dengan nada tak santai


Arfali menggebrak meja, hingga membuat nyali nichol menciut "hehehe monggo di lanjut ceritanya, gue nggak bakal motong omongan lo lagi,suwer deh" kata nichol menggangkat kedua jarinya membentuk "V"


"Kita berdua liat cewek lo manjat tembok bang. Keknya mau bolos sama temen²nya" baja menceritakan kejadian di belakang sekolah


"Ck.. si bubos cosplay jadi ****** kali yakk, pake manjat tembok segala" gumam aksa yang masih di dengar oleh yang lain


Takk


Rafa menjitak kepala aksa "enak aja lo, ngatain calon sepupu ipar gue ******. Lama² gue slending yaa pala lo"


"Heheheh canda gue, sueer deh" ujar aksa sambil cengengesan tak jelas


"Emang baddas si bubos kita ini" ujar nichol bangga


Arfali menatap tajam kearah bara dan baja, lalu ia menggebrak meja kuat² hingga membuat teman² terpekik kaget

__ADS_1


"Kenapa nggak lo cegah" bentak arfali


Baja menunduk ketakutan, dirinya menyesal tau gini ia tidak akan melapor kepada ketuanya itu.


"Anu bang .. pas kita samperin mereka udah ada di sebrang tembok" jawab baja


Arfali segera berdiri, ia tergesa² keluar kelas di ikuti oleh para sahabatnya dan juga baja & bara yang mengekor di belakang mereka.


Saat ini sedang freeclas, jadi sekalian membolos saja


Di koridor arfali mencoba untuk menghubungi anak buah sang ayah, untuk melacak keberadaan sang kekasih.


"Lacak keberadaan gadisku"


Hanya kalimat itu yang arfali katakan, lalu ia mengakhiri sambungan telpon begitu saja


"Astagfirullah kuat hamba ya allah" genta mendramatisir


"Untuk ganteng coba kalo kagak. Ogah gue punya temen macam dia" gumam Nichol


"Yess Dapet" pekik aksa.


Tanpa nichol sadari perkataannya di rekam oleh aksa


"Dapet apaan lo ? "Tanya nichol


"Gue rekam lo pas lagi ngeledikin si arfali"


Nichol melotot kaget, segera ia merampas hp milik aksa

__ADS_1


Aksa mengangkat hp'nya tinggi²


"Yeee nggak kena😝"


__ADS_2