Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar

Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar
EPISODE 26


__ADS_3

Prilly menepuk bahu giza, lalu memeluknya "kita sahabat kan za ?" Tanya prilly yang di jawab anggukan oleh giza


"Kalo kita sahabat, sekarang cerita sama kita kenapa lo jadi diem gini" paksa prilly


Giza menghela nafas, sebelum menceritakan masalahnya "cowok gue ada main belakang"


"What !!!" Pekik prilly,rindia,via,ikha serempak


"Iya, gue di selingkuhin" perjelas giza


"Kog bisa lo di selingkuhin ?.. OMG cewek se cantik dirimu di selingkuhin. Asli gue nggak like nih yang kek gini" cerocos prilly


"Diem ogeb, kuping pengang denger bacotan lo" via memukul bahu prilly


"Katanya dia udah bosen sama gue" ujar giza lesu


"Bangsat tuh cowok" ujar ikha


"Emang mantan lo sekolah di SMA mana ?" Tanya via


"Kenapa ? Jan bilang lo mau nyamperin tuh setan ya" ujar rindia


"Gue mau kasih pelajaran sama tuh cowok yang udah nyakitin sahabat kita ini. Kalo perlu pelajaran yang nggak bakal dia lupa'in sampe dia death" via ber smirk, membuat para sahabatnya ngeri

__ADS_1


"SMA merah putih"


"Tapi gue yakin selingkuhannya pasti kagak se cantik lo kan za, palingan ceweknya kek cabe diskon'an ya kan ?" ujar ikha bersungut sungut.


"Bhuaaahaha" prilly tertawa terbahak²


Jam kedua kelas Ipa 1 freeclas, prilly dan keempat sahabatnya sedang menyusun rencana untuk membolos. Tujuan mereka membolos adalah untuk mendatangi SMA merah putih sekedar memberi labrakan untuk mantan giza. Sebenarnya giza tidak ingin ikut andil dalam hal ini, namun ke 4 sahabatnya terus memaksa dengan alasan gabut, dan sedang dalam mode ingin adu bacot makanya giza mengiyakan saja.


"Dion" panggil prilly, dion menoleh menghadap prilly


"Paan pril ?" Jawab dion


"Gue izin mau ke Uks, gue dikit pusing" acting prilly sambil memegang keningnya agar terlihat meyakinkan.


Setelah mendapat persetujuan dari ketua kelas, prilly mengajak via & rindia untuk menemaninya.


"Asli gue nggak nyangka kalo prilly jago acting" kagum ikha


"Ho'oh udah bisa jadi aktris tuh" celetuk giza


Ikha berdiri dari duduknya sambil menggandeng giza untuk menghampiri dion sang ketua kelas


"Yon, gue mau ke toilet" ucap ikha

__ADS_1


"Busyett lo mau ngapain ke toilet ?"


"Udah deh yon, ini tuh urusan cewek. Cowok nggak boleh tau. By... gue udah izin btw" ikha menarik giza keluar kelas


Dion hanya mengusap dadanya, harus sabar menghadapi warga kelas macam ikha. Dirinya tidak ingin mati muda karna tekanan darah tinggi saat berdebat dengan ikha.


Di sisi lain prilly,via dan rindia sedang menunggu giza dan ikha sambil memakan cemilan yang mereka beli tadi di kantin.


15 menit kemudian giza dan ikha datang dengan membawa cemilan serta es teh yang di bungkus plastik di tangannya.


"Sorry lama, abisnya gue beli es dulu" ikha menganggkat es teh di tangan kanannya


"Ck... di tungguin juga, malah asyik melipir ke kantin. Kagak ngajak lagi" sinis via


"Hehehe nih kita bawa banyak cemilan buat kalian juga, biar ntar kuat adu bacot ama anak sebelah" ikha menunjuk kearah tangan giza yang membawa banyak cemilan di dalam kresek putih yang berukuran agak besar.


"Nah ini baru temen gue" ujar via dengan songongnya sambil merangkul giza


"Ck... udah. Ayok cepetan sebelum kita ketahuan" decak prilly


"Kuy lah, gue udah nggak sabar pen lihat wajah setan yang udah bikin sahabat gue nangis" antusias rindia


"Ho'oh, tangan gue udah gatel pen nabok wajah orang" ujar prilly

__ADS_1


"Hayokkk berdo'a dulu guyys sebelum ngelabrak orang, biar kita di lindungi sama tuhan" kata prilly mengebu-gebu. Dirinya sudah tidak sabar untuk membogem wajah mantan giza


__ADS_2