Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar

Cowok Dingin VS Cewek Bar-Bar
EPISODE 25


__ADS_3

Arfali menghampiri prilly, saat posisi berbalik badan arfali langsung memeluk prilly dari belakang. Sontak prilly yang kaget langsung saja menendang kaki arfali hingga membuatnya sedikir meringis.


Prilly melotot kaget saat tau siapa yang di tendangnya "eh.. maaf kak, lagian elo sih pakek meluk² dari belakang. Kan kaget" dengus prilly


Prilly menunduk mengelus kaki arfali yang barusan sitendangnya, arfali hanya menatap datar namun dalam hati dirinya kagum dengan gerak refleks yang prilly lakukan.


Prilly menatap arfali, dalam hati dirinya ingin membogem wajah datar cowok yang menyandang sebagai kekasih dadakannya itu.


Arfali menggandeng prilly membawanya menuju kelas, saat di perjalan banyak pekikan² menggoda dari para anggota scorpio yang mengikuti mereka dari belakang.


"Ck yakin bos di bawa ke kelas, nggak ke KUA sekalian" goda genta


"Gandeng teros kagak di lepas, sekalian aja di iket" dengus aksa yang iri akan ke uwu'an arfali prilly "eh.. ngiketnya pake cincin yaa jangan pake tali. Ntar di kiranya lu berdua sapi lagi kalo di iket pake tali" cerocos aksa


"Wooah kalo di iket pake cincin, auto makan gratis lagi kita" ujar genta antusias


"Giliran makan aja cepet" cibir rafa


Mereka telah sampai di depan kelas prilly, oh iya hanya arfali dan anggota inti saja yang mengantar prilly ke kelas yang lain udah pada masuk ke kelas masing².


"Gue masuk dulu ya kak"

__ADS_1


Sebelum melangkah, tangan prilly di tarik arfali. Dan tanpa babibu arfali mengecup kening prilly.


Prilly mematung, perasaannya tiba² menghangat mendapat perlakuan romantis dari arfali.


Sedangkan teman² arfali hanya pasrah dan mendengus kesal


"Yang jomblo tolong jangan iri"


"Kuatkan hatiku😭"


"Gue yang jomblo cuma bisa nelen ludah"


"Ck jadi pengen punya pacar kan"


Kira² begitulah isi pikiran teman² arfali, hanya gibran yang santai seolah tak terjadi apa².


Setelah memastikan prilly masuk kelas, arfali berlalu dari sana di ikuti para sahabat²nya.


Baru menginjakkan kakinya di kelas, prilly di kagetkan oleh teriakan dari para sahabatnya yang tak lain adalah Silvia,Rindia,Ikha dan Giza


"Huwaa kangen sama lo" via berlari menerjang tubuh prilly untuk memeluknya, hingga membuat prilly susah bernafas

__ADS_1


"Ck kagak bisa nafas gue ogeb" prilly melepas paksa pelukan mereka


"Baru libur sehari aja udah lebay" rindia menatap via malas.


Prilly dan via duduk di kursi masing².


"Namanya juga kangen, mana tau waktu" protes via


"Setelah ada lo pril, rasanya jiwa kang bolos gue ilang seketika" ikha berceloteh antusias, yang membuat via,rindia dan giza mendengus kesal karna merasa aib mereka di buka secara terang²an.


Prilly menatap para sahabatnya, sedangkan yang di tatap hanya menyengir tak jelas.


"Kalian pernah bolos ?" Tanya prilly sekali lagi, pasalnya dirinya tak percaya bahwa teman²nya yang kelihatan kalem ini pernah bolos


Para sahabatnya mengangguk kompak, lantas prilly menampilkan smirk penuh arti.


Sedari tadi giza tak berceloteh seperti biasa membuat para sahabatnya bingung.


"Za, lo kenapa ?" Tanya rindia


Giza menatap mereka lalu menggeleng "gue nggak papa kog"

__ADS_1


"Kalo lo punya masalah, lo bisa cerita ke kita. Jangan di pendem sendiri. Kagak bakal jadi duit tuh masalah walau di pendem sendiri" celoteh via yang di angguki mereka semua


__ADS_2