
“Siapakah orang tidak tahu diri ini? Apakah dia bagian dari salah satu pasukan penjaga barumu Raja Leon?” tanya Eric tenang sambil menatap orang yang berteriak kepadanya itu.
Raja Leon seakan-akan memberikan kode pada Eric untuk melawan orang itu, mungkin ini salah satu cara untuk mengetahui seberapa berkembangnya kekuatannya selama ini.
“Biarkan saja saya Tuan Muda,” ucap Dimitri Elroy yang juga tidak terima Eric diteriaki seperti itu.
“Lakukanlah!” Eric mengangguk malas.
Alhasil salah satu dari penjaga baru Raja Leon itu bertarung dengan Dimitri Elroy, pertarungan ini disaksikan hampir semua kalangan ras yang hidup bersama di wilayah itu.
“Mari kita mulai!”
Dimitri hanya tersenyum mendengar perkataan lawannya itu, dia tidak ingin mengecewakan tuannya, alhasil dia menunjukkan salah satu skill terkuat dan yang paling dikuasai olehnya.
“Magic Boomerang : Terbentuklah 100 Boomerang!”
“Tak akan aku biarkan! Lion Claw : 1000 Cakaran!”
*BOOOM!
Kedua serangan itu membuat kepulan asap yang sangat banyak, reflek Eric mengaktifkan elemen miliknya untuk membuat sebuah penghalang, agar dampak pertarungan keduanya tidak terkena yang lainnya.
__ADS_1
Serangan mereka berdua tidak berhenti sampai disitu, mereka berdua masuk dalam pertarungan jarak dekat, namun dari sini kemenangan dari sisi Dimitri mulai terlihat.
*BUK!
*BUK!
Dimitri menang secara kecepatan dan kekuatan, karena memang dia melatih kedua hal ini dalam bimbingan Eric dengan ketat, alhasil kecepatannya bahkan hampir menyamai Eric itu sendiri.
Dimitri menggunakan keunggulan kecepatannya dan memukul wajah lawannya hingga babak belur, sambil mengaktifkan skill berikutnya, dia ingin mengakhiri pertarungan ini dengan cepat.
“A Thousand Missile : Ribuan Tembakan Sihir!”
Di langit terbentuk ribuan lingkaran sihir dan siap menembakkan sihir angin dengan bilah tajam di ujungnya.
*SLASH!
*SLASH!
“Sudah cukup! Ini hanya pertarungan sambutan saja, jangan sampai ada yang terbunuh!” ucap Seorang Jenderal Singa menahan serangan Dimitri dengan sebuah pertahanan sihir besar.
“Dimitri…” panggil Eric dari kejauhan.
__ADS_1
“Baik Tuan Muda,” jawab Dimitri hormat.
“Kamu kalah! Lain kali jangan berani membentak tuanku, jika tidak kamu akan mati dan tidak ada yang menolongmu!” ucap Dimitri menghempaskan lawannya tersebut.
“Ha ha ha … pertarungan yang menarik, jika salah satu bawahanmu saja bisa melakukan ini, maka sudah pasti kamu berada di atasnya kan?” senang Raja Singa Leon pada Eric.
“Jangan meremehkan orang ini Ayah, bahkan dia lebih kuat ratusan kali lipat daripada Dimitri itu, apakah ayah tahu dia sudah berada di atas level 300?” celetuk Leonie Castillo yang mulai menunjukkan kematangan pemikirannya.
“Oh anakku yang cantik, sudah lama aku tidak mendengar suaramu, ayah sangat merindukannya. Kalau begitu mari kita lanjutkan obrolan di dalam saja, jangan lupa ceritakan mengenai kekuatan bawahanmu yang satunya lagi itu,” pinta Raja Leon.
***
Di Ruang Makan Kastil Singa.
“Apa?! Kamu berniat meluaskan Wilayah Kastil Singa sampai ke Wilayah Ras Manusia? Apakah ini sudah saatnya untuk berkonfrontasi dengan mereka secara langsung?” tanya Jenderal Singa yang duduk tepat di hadapan Eric.
“Aku yakin dan wilayah manusia yang akan kita serang spesifik yaitu wilayah dari Gubernur Albert Agard.”
“Karena aku sudah berjanji pada Carolline untuk membunuh orang yang sudah membuatnya kehilangan keluarga!”
Eric memberikan pendapatnya yang kontroversial itu, tapi jika dilihat dari kekuatan salah satu bawahannya tadi, mungkin perkataan itu benar adanya, bukan hanya sekedar omong kosong belaka.
__ADS_1
“Kamu selalu membuatku terkejut, lalu bagaimana jika kamu kalian berempat mencari tahu informasi lebih lanjut mengenai gubernur manusia itu, setelah itu baru kita mulai invasi besar-besaran kita?” tawar Raja Leon.
“Yang Mulia! Apakah Anda menyetujui ide gila itu?