
Di Istana Kekaisaran Grande Paix.
“Kalian semua adalah orang-orang terdekatku, aku akan mempercayai kalian semua 100%. Jadi bisakah kalian melaporkan tugas yang aku berikan beberapa minggu yang lalu?”
“Izinkan saya memberikan laporang Yang Mulia.”
“Saya sudah menyatukan seluruh ras iblis yang ada di bawah kepemimpinan, meskipun agak sulit karena semua ras masih menganggap bahwa Ras Iblis adalah rantai makanan terendah.”
“Namun dengan beberapa saran Anda waktu itu, saya berhasil mengkonsolidasi semua ras iblis yang ada dan jumlah mereka sekitar 100 juta ras iblis dengan berbagai level kekuatan.”
Dimitri selaku pemimpin Ras Iblis atau sekarang memiliki gelar Raja Agung Iblis memberikan laporan pertamanya, karena memang itulah yang diinginkan Eric untuk pertama kali dilakukan.
“Bagus, pimpinlah mereka dengan semua sumber daya yang sudah aku berikan. Aku ingin mereka semua mempersiapkan diri setidaknya sama kuatnya dengan Pasukan Perdamaian sebelumnya!”
“Baik Yang Mulia.”
Laporan itu dilanjutkan oleh Leonie Castillo yang menunjukkan kedigdayaannya dengan menguasai seluruh Ras Monster dan Binatang Buas yang ada, mereka semua sudah takluk dalam kepemimpinannya.
__ADS_1
Namun hal yang sama tidak terjadi dengan Caroline yang sudah beberapa minggu ini masih menggunakan cara layaknya seorang diplomat ulung pada seluruh ras manusia yang memiliki jumlah terbanyak.
“Maafkan atas kegagalan saya Yang Mulia. Saya masih belum bisa membujuk para kerajaan manusia kecil yang ada di pesisir, mereka semua masih ngeyel tidak mau mematuhi aturan yang sudah dibuat,” keluh Caroline.
“Aku sudah menduga hal itu, kalau begitu kamu boleh menggunakan kekerasan, aku tidak peduli apa yang hendak dilakukan, yang terpenting kita harus bersatu secara penuh sebelum kedatangan musuh!” tegas Eric.
“Baik, Yang Mulia.”
Semuanya diakhiri dengan laporan dari Alice yang sekarang memiliki gelar Ratu Elf Abadi. Dimana dia berperan sebagai salah satu penasihat Kaisar Agung Eric dan membawa Pasukan Bayangan Kekaisaran.
“Sepertinya musuh sudah mulai berdatangan, dengarkan perintahku, jika kamu bisa membunuh mereka semua dalam gelap tanpa menimbulkan kecemasan publik, lakukan!”
“Jika memang tidak bisa, tetap awasi apa yang mereka lakukan dan segera laporkan padaku dengan segera. Karena yang paling berbahaya dari mereka akan kekuatan mentalnya.”
“Sepertinya yang dikatakan Para Raja Naga dan 12 Demigod sebelumnya. Bahwa pengikut Kultus 12 Bintang itu memiliki kekuatan pengendali pikiran yang bisa mencuci otak seseorang dalam sekejap.”
“Jadi berhati-hatilah dalam mengawasi mereka, aku tidak ingin kamu dan bawahanmu jatuh ke tangan musuh! Itu saja untuk hari ini, lanjutkan semua perintah yang sudah aku berikan pada masing-masing!”
__ADS_1
“Baik, Yang Mulia.”
***
Beberapa hari kemudian di Taman Istana Kekaisaran Grande Paix.
“Apa yang sedang kamu pikirkan Eric? Jika kamu memikirkan mengenai para Demigod itu. Percayalah, kamu bisa mengalahkan mereka dengan mudah, jadi tenang saja,” ucap Raja Naga Api menenangkan.
“Mereka bukanlah lawan utama kita, yang menjadi lawan utama adalah Para Angel yang merupakan atasan mereka,” potong Raja Naga Cahaya.
“Di masa lalu kami pernah melawan Seorang Angel tingkat tinggi dan berakhirnya dengan kekalahan,” sambung Raja Naga Cahaya.
“Bohong jika aku tidak memikirkan itu, tapi yang lebih aku pikirkan sekarang adalah, bagaimana caranya meningkatkan kekuatan kalian semua agar bisa menandingi Para Angel itu!” ucap Eric.
*BRAK!
“Hah … Tuan Muda! Tuan Muda! Ini gawat!”
__ADS_1