
“Lemah! Lebih baik kamu menggunakan kekuatan aslimu saja sekarang, daripada kamu harus terus bersembunyi menggunakan wujud manusia normal!”
“Apakah kamu pikir aku tidak tahu, bahwa kamu sudah menyerap beberapa esensi dari para Demigod peringkat bawah sehingga kamu bisa memiliki kekuatan Demigod?!”
Kaisar Ulrich mundur puluhan meter, dia menghentikan serangannya, karena serangan pertamanya tadi gagal, ditambah lagi fakta yang keluar dari mulut musuhnya itu.
“Cepat katakan padaku! Darimana kamu tahu mengenai hal itu?! Bahkan keluargaku sendiri tidak tahu mengenai perkataanmu barusan, setingkat Demigod saja tidak bisa mendeteksi hal ini. Cepat katakan padaku!”
Kaisar Ulrich terlihat marah dari sebelumnya, dia masih bisa menahan diri ketika kekaisarannya diserang atau jutaan pasukannya di bawah sana mati mengenaskan, tapi tidak dengan rahasianya itu.
***
[Cih! Memangnya dia pikir siapa Sistem ini? Setingkat Demigod saja dia banggakan sampai segitunya, itulah yang membuat manusia begitu naif dan gampang puas dengan pencapaian yang biasa saja itu.]
Kali ini giliran Eric heran karena melihat sistemnya sedikit tersinggung ketika disamakan dengan para Demigod. Meski akhirnya Eric sedikit paham mengenai sistemnya yang mana merupakan pemberian Dewa Iblis.
“Sudahlah, dia hanya bertanya biasa, tidak ada maksud membandingkannya denganmu. Aku penasaran, apakah aku bisa mendapatkan tambahan hadiah dengan membunuh orang ini?”
Eric memanfaatkan kesempatan untuk meminta Quest atau sebagainya yang bisa membuatnya lebih bersemangat lagi dalam bertarung. Karena menurutnya bertarung melawan Kaisar Ulrich tidak menyenangkan sama sekali.
[Sesuai permintaan Master.]
__ADS_1
[Quest Penaklukkan Kekaisaran Manusai!]
[Bunuh Kaisar Ulrich dan seluruh petinggi kekaisaran. Hadiah yang akan didapatkan adalah penguasaan mutlak atas semua wilayah bekas kekaisaran manusia, 1 juta Poin Sistem dan 100.000 Mana Permanen.]
“Kamu memang yang terbaik Sistem!”
[Tapi Master jangan lupa diri, kekuatan aslinya belum muncul, bisa saja kekuatannya setara dengan Master. Jadi tolong berhati-hati, karena Sistem juga mendeteksi beberapa Demigod akan hadir dalam perang kali ini.]
“Tenang saja, aku sudah memikirkan semuanya!”
***
“Kenapa kamu tidak menjawabnya?!”
*SWOOSH!
Serangan Pedang Mana Raksasa Eric berusaha memperpendek ruang gerak Kaisar Ulrich, meskipun belum bisa menusuknya, tapi beberapa sayatan kecil sudah mulai terbentuk di tubuh kaisar manusia itu.
“Kurang ajar! Beraninya kamu melukai tubuhku yang berharga!” Kaisar Ulrich berusaha menghindarinya dengan skill serangan miliknya atau hanya sekedar menghindar saja demi mempertahankan nyawanya.
“Aku tidak tahan lagi, padahal aku ingin menggunakan kekuatan ini untuk membuat para Demigod itu bertekuk lutut padaku, tapi kamu sangat kuat dan pantas menjadi kelinci percobaanku!”
__ADS_1
“Perubahan Demigod : Pembalikan Berkah!”
Eric membiarkan Kaisar Ulrich melakukan perubahan yang cenderung mirip seperti seorang malaikat dengan 3 pasang sayap lebar di punggungnya.
“Jadi caranya seperti itu, karena kamu tidak bisa mendapat berkah dari Dewa, maka kamu berusaha menyerap kekuatan mereka, tapi hasilnya kamu menjadi Angel yang tidak sempurna dan aneh sekali wajahmu!”
Eric masih menanggapi dengan tenang, sampai dia sekarang baru merasakan tekanan yang sangat kuat, puluhan kali lipat dari hawa keberadaan kaisar manusia itu saat masih berwujud manusia.
Wujudnya kini seperti seorang malaikat namun dengan kepala gagak dan tangan yang yang berubah menjadi sebuah kaki burung yang terbuat dari logam, salah satu perubahan yang tidak normal.
“Sekarang baru lebih menarik, sepertinya kamu sudah menganggapku, kalau begitu mari kita masuk ke dalam pertarungan ronde kedua kita!”
Eric tersenyum senang dan menerjang Kaisar Ulrich dengan memegang salah satu Pedang Mana di tangannya dan menebaskannya ke tubuh lawannya itu.
*TING!
Pertemuan Pedang Mana Eric dengan Cakar Burung milik Kaisar Ulrich itu terdengar nyaring, kali ini giliran Kaisar Ulrich yang menggunakan bulu-bulu di sayapnya dan menyerang Eric dengan perubahan bulu tajam sayapnya itu.
*SLASH!
*SLASH!
__ADS_1
“Karena kamu telah berhasil melukaiku, maka sekarang sudah pantas rasanya aku serius, mari kita bertarung! Hyaaaaah!”