
“Tanah Keabadian : Pengikat Makhluk Tiada Banding!”
Eric mengeluarkan elemen miliknya yang jarang sekali digunakan, karena memang kurang efektif dalam pertarungan langsung. Tapi hanya untuk sekedar menyegel dan mematikan pergerakan lawan di tanah, itu sangat mudah.
Raja Naga Tanah yang tadinya hendak menyerang langsung terperangkap dengan elemen tanah dari Tanah Keabadian. Sebuah turunan elemen turunan yang merupakan puncak dari Elemen Tanah.
“Argh! Darimana kamu bisa mendapatkan elemen tanah ini? Bukankah seharusnya tidak ada yang bisa mempelajari Elemen Tanah ini selain dari pengajaranku, bahkan kamu sudah mencapai tingkat tertinggi?”
“Kenapa aku harus menjawab pertanyaan dari Raja Naga yang berniat membunuhku? Apalagi sangat keras kepala sepertimu? Bukan begitu Raja Naga Api sahabatku?” tanya Eric mencari pembenaran.
“Ya aku setuju, memang begitulah teman lamaku ini. Sepertinya karena dia jarang melihat dunia, sekarang instingnya menjadi sangat lemah,” jawab Naga Legendaris Api menanggapi Eric.
“Jadi kakakku Raja Para Naga, apakah kamu hanya akan diam saja melihat hal ini dan tidak mau turun? Apakah kamu hanya akan melihat dari Sarang Naga milikmu itu saja?” tanya Naga Legendaris Api ke sebuah arah.
“Ke ke ke, sepertinya adikku sudah mulai berkembang ya? Bahkan sekarang dia memanggilku dengan sopan. Kalau begitu aku akan kesana! Seluruh Raja Naga yang ada di pulau berkumpul!”
***
__ADS_1
Sekarang Eric dikelilingi oleh 5 Raja Naga dan 1 Raja Para Naga, dimana setiap dari mereka mewakili setiap elemen yang ada di dunia ini, dengan tambahan Elemen Cahaya dan Elemen Kegelapan.
“Jadi apakah iblis ini akan menjadi kandidat kuat untuk hal ‘Itu’ Adikku?” tanya Raja Para Naga (Naga Legendaris Cahaya).
“Kalau kalian tidak percaya dengan pilihanku, kalian semua boleh mengujinya, tapi aku sarankan jangan mengujinya dengan kekuatan, karena dia akan bisa bertahan dari serangan kalian semua,” ucap Raja Naga Api.
“Apakah kamu memang sekuat itu? Kalau begitu tunjukkan dulu tekanan dan aura milikmu, kami akan menganalisis menggunakan Mata Naga kami,” perintah Raja Naga Cahaya.
Eric memandang Raja Naga Cahaya yang ada di depannya dengan tatapan tajam, lalu dia mengaktifkan kedua title miliknya secara langsung, alhasil mana tenang di sekitarnya sekarang langsung bergejolak hebat.
*WUSH!
***
Ruang Percakapan Para Naga Telepati.
‘Apakah dia seorang reinkarnasi? Atau dia adalah orang yang ditakdirkan itu? Karena Mana yang dimilikinya sangat tidak normal, bahkan hampir setara dengan kita yang merupakan Ras Tertinggi,’ ucap Raja Naga Angin.
__ADS_1
‘Lihatlah lebih jauh lagi dengan Mata Naga kalian, bagaimana dengan statistiknya, bukankah itu sangat tidak normal, meski levelnya masih 650, tapi statistiknya setara dengan level 800 an,’ sambung Raja Naga Air.
‘Sepertinya dia memang orang itu dan dia adalah kandidat yang mungkin lebih kuat dari orang-orang terpilih sebelumnya. Jadi apakah kita akan bertarung melawannya? Dan melihat skill dan lainnya?’ tanya Ratu Naga Kegelapan.
‘Cih! Meski aku tidak mau mengakuinya karena aku sempat disegel tadi, tapi memang dia layak untuk kita melakukan Implantasi Jantung Naga. Namun, sebelum itu mari kita bertarung dengannya sebagai ujian,’ ucap Raja Naga Tanah.
‘Sepertinya kalian semua sudah sepakat, kalau begitu tujuan kita selama ini menghapuskan seluruh Demigod yang ada di dunia akan tercapai. Sudah lama sekali kita menunggu hari ini!’ senang Raja Naga Api.
Semua Raja Naga itu melihat pemimpin mereka Naga Legendaris Cahaya.
‘Aku tidak memiliki pendapat lain, lihatlah teman-teman yang dibawanya juga. Mereka bahkan memiliki bakat elemen super langka dan sesuai dengan elemen kita selama ini, itu bukan kebetulan biasa.’
‘Jadi setelah kita menguji mereka dengan keras, kita akan melatih mereka sampai layak atau setidaknya setara dengan para Demigod peringkat atas atau bahkan sampai setara Angel.’
‘Setelah itu baru kita Implantasikan Jantung Naga Abadi pada Eric. Agar dia bisa menjadi pemimpin dunia ini!’ Naga Legendaris Cahaya sudah memberikan keputusan.
***
__ADS_1
“Kalau begitu Eric! Bertarunglah bersama dengan teman-temanmu melawan kami semua! Jika kalian bisa bertahan dari serangan kami 3 hari saja, kami akan mengakui kalian!”
“Baiklah, aku sudah tahu hal ini akan terjadi, mari kita lakukan!”