
Tiga tahun sudah berlalu begitu saja…
“Sekarang kalian semua sudah menjadi sangat kuat, mari kita bahas rencana untuk penguasaan dan perang kali ini dengan teliti serta efektif!”
“Baik Yang Mulia Kaisar Agung.”
Semua orang langsung berkumpul sesuai perintah Eric, hanya ada 100 orang yang mewakili 10 juta Pasukan Perdamaian yang terbentuk itu.
Setiap dari mereka memiliki julukan sebagai 100 Ksatria Perdamaian. Dan mereka berhak mewakili suara ras dan bawahannya masing-masing.
***
Rapat dimulai, sebuah peta berukuran 100 meter x 200 meter dibentangkan di Ruangan Khusus Rapat Strategi yang baru selesai dibangun.
Disana mereka semua tengah membahas mengenai wilayah mana saja yang hendak mereka serang dan bisa membuat pergerakan musuh berantakan.
“Kami menyarankan kita harus menguasai Kerajaan Batu Hitam dan Batu Putih terlebih dulu, karena kedua kerajaan ini merupakan aset penting yang dimiliki oleh Kekaisaran Manusia.”
__ADS_1
“Saya setuju dengan pendapat saudara ini, dengan menguasai dua kerajaan ini, maka kita akan dengan mudah menguasai wilayah selatan, karena pasokan dan jalan mereka akan terhambat disini.”
Beberapa orang sudah mengeluarkan pendapat masing-masing sambil menunjuk sebuah wilayah peta besar yang ada ditempelkan di depan dinding Ruangan Strategi tersebut.
“Bagaimana langkah selanjutnya setelah kita berhasil menguasai kedua kerajaan tersebut?” tanya Eric sebelum memutuskan.
“Setelah itu kita akan menyebarkan pasukan sampai menguasai seluruh wilayah selatan kekaisaran itu, dengan pasukan kita, hal itu sangat mudah dilakukan,” usul Dimitri.
“Baiklah, apakah ada pendapat lainnya?” tanya Eric pada forum.
“Sedangkan dengan bantuan para naga, Leonie dan pasukan yang dipimpinnya akan terbang melewati wilayah tengah menuju ke utara, target kalian menguasai wilayah itu,” sambung Eric lagi.
“Bukankah itu akan menimbulkan kewaspadaan tidak perlu Yang Mulia. Apalagi keberadaan Naga di dunia ini akan menjadi heboh dan menarik kekuatan musuh ke utara?” tanya salah satu dari 100 Ksatria Perdamaian.
“Tepat sekali, memang itulah tujuannya, ketika semua pasukan Kekaisaran Manusia mengerahkan pasukan ke utara, maka kita dari wilayah selatan, timur dan barat akan meluaskan pengaruh dan kekuasaan ke tengah.”
“Dan memaksa mereka hanya fokus ke utara saja, apalagi di hanya ada tanah gersang saja, jadi tidak akan ada kerugian ketika terjadi peperangan berkepanjangan disana.” Eric meyakinkan semua orang.
__ADS_1
“Kami paham sekarang. Lalu bagaimana jika rencana ini gagal dan kekaisaran musuh menyadari hal itu? Peperangan akan pecah menjadi banyak bagian, itu merugikan kita secara kuantitas.”
“Terlebih lagi menurut informasi yang bisa dipertanggungjawabkan, pasukan musuh memiliki kuantitas sebanyak 100 juta pasukan, kita juga harus mengantisipasi hal ini Yang Mulia.”
“Itulah gunanya kenapa aku memerintahkan para pelayanku langsung untuk memimpin kalian semua. Dengan begitu kalian akan bisa kembali ke Dunia Khusus ini dan langsung bergabung menjadi satu ke tempatku.”
“Aku akan masuk sampai ke tengah ibukota musuh dan dengan begitu kita bisa mengalahkan mereka semua saat itu juga, karena pasukan yang sudah menyebar akan butuh waktu setidaknya satu hari.”
“Dan seharusnya kita sudah mengalahkan musuh dalam jangka waktu hari itu, memang ini rencana yang agak beresiko karena akan ada banyak variabel yang bisa saja tidak diketahui muncul.”
“Jadi aku perintahkan pada kalian semua untuk menyebarkan mata-mata dan pasukan yang menyamar menjadi orang-orang biasa, agar mereka masuk ke wilayah musuh terlebih dulu untuk memantau keadaan.”
“Baik Yang Mulia Kaisar Agung, kami akan melakukannya.” Semua orang langsung kembali ke tempat mereka dan melaksanakan perintah yang baru saja turun dari Eric.
“Eric! Apakah kamu tidak merasakan bahwa dari sebagian pasukanmu ada mata-mata musuh, terutama dari orang-orang yang tidak menerima darahmu? Kenapa kamu mengeluarkan rencana dengan gamblang seperti itu?” tanya Raja Naga Api ketika semua orang sudah keluar.
“Tenang saja, aku sudah menyiapkan sesuatu untuk para pengkhianat itu! Tunggu saja tanggal mainnya nanti, kamu akan terkejut dengan apa yang akan aku lakukan Raja Naga Api sahabatku,” jawab Eric dengan tenang.
__ADS_1