CRAZY DEMON SYSTEM

CRAZY DEMON SYSTEM
Bab 067 - Peperangan Kekaisaran Manusia I.


__ADS_3

“Dengarkan perintahku! Pertahankan Ibukota Kekaisaran ini dari kehancuran! Kerahkan seluruh pasukan yang tersisa dan berikan perintah pada pasukan yang ada 4 wilayah untuk segera kemari!” tegas Kaisar Ulrich.


Kaisar Ulrich Cartier menjadi kelabakan, dia tidak menyangka pasukan garis depannya bisa dikalahkan begitu mudah, seperti tidak terjadi apa-apa.


Semua petinggi kekaisaran yang ada disana juga langsung menjalankan perintah kaisar mereka. Intinya mereka kurang siap dalam menghadapi serangan dadakan musuh.


“Yang lainnya mari kita berangkat menuju peperangan penentuan, bawa seluruh peralatan terbaik kalian, jangan lupa juga menyiapkan senjata pemusnah massal yang kita simpan!”


“Baik Yang Mulia Kaisar!” Beberapa orang yang paham mengenai kata-kata terakhir kaisar itu langsung masuk ke dalam gudang harta istana, mereka langsung mengaktifkan senjata yang dimaksud.


***


“Akhirnya kamu datang juga Yang Mulia Kaisar Ulrich! Bagaimana kabarmu selama ini? Apakah kamu sudah merasakan kemenangan instan dan tidak menemukan penantang yang lebih kuat darimu?” tanya Eric memprovokasi.


Kaisar Ulrich bersama dengan jutaan pasukannya sudah siap berperang, tapi tampaknya dia menunggu sesuatu untuk mengambil momentum, sayangnya perkataan Eric setelah ini membuyarkan rencananya.


“Apakah kamu menunggu serangan dari senjata pemusnah massal yang bisa menghancurkan satu kota secara langsung di bawah sana? Apakah kamu bodoh atau bagaimana?”

__ADS_1


“Dengan senjata itu, maka kalian semua juga akan hangus terbakar, apalagi kami disini hanya menginginkan pemerintahanmu saja. Jadi bagaimana jika kamu menyerahkannya dengan percuma?”


Kaisar Ulrich sedikit terguncang ketika Eric menyebutkan senjata pamungkas milik kekaisarannya, bahkan hal itu sudah dijaga sedemikian rupa sampai informasi tak akan bocor sama sekali.


“Bagaimana kamu mengetahui akan hal itu? Dan satu lagi mengenai permintaanmu itu! Lebih baik aku mati daripada harus menyerahkan pemerintahan ini!” tegas Kaisar Ulrich menolak.


“Yah kalau begitu tidak usah banyak basa-basi lagi, kalau memang dengan jalur diplomasi dan perundingan tidak bisa. Maka, bagaimana dengan jalur kekerasan?”


“Unlimited Mana Sword : 100.000 Pedang Mana Raksasa! Muncullah!”


Ratusan ribu pedang mana terbentuk di langit, kini dengan sekali ayunan tangan dari Eric kemungkinan besar, musuh akan langsung bertekuk lutut dan akan kelabakan.


Tentu saja kesepakatan ini merendahkan Eric dan membuat pertarungan akan berlangsung sedikit lebih lama, tapi ternyata Eric punya pemikiran lain, dan dia menyetujui hal ini begitu saja.


“Baiklah, kalau memang itu maumu, kita akan bertarung sesama Kaisar dan sesama Pasukan, tapi jangan salahkan aku, jika kalian semua akan kalah! Mari kita bertarung di langit!”


Eric sudah terbang ke langit, dirinya terbang menggunakan salah satu pedang mana yang ada, sedangkan Kaisar Ulrich menggunakan bantuan salah satu alat sihirnya yang bisa membuatnya terbang.

__ADS_1


“Tanah Keabadian : Penciptaan Bola Meriam Tanah!”


Eric sudah memberikan serangan pertama, hal itu juga yang menjadi pertanda pertarungan kedua pasukan kekaisaran ini masuk dalam peperangan sejati.


“Seni Sihir Ledakan : Grenade Bombardement! Ledakan semua batu-batu bodoh yang dikeluarkan musuh itu!” teriak Kaisar Ulrich yang juga sudah mengeluarkan salah satu skill miliknya.


*BOOOM!


Kedua serangan membentuk letusan keras, bekas-bekas tanah juga berhamburan begitu saja dan banyak menimpa pasukan kekaisaran manusia di bawah.


***


Di Medan Pertempuran Utama.


Semua naga yang berjumlah ratusan itu sudah mengelilingi Ibukota Kekaisaran Manusia dan menyemburkan berbagai elemen, sehingga menyebabkan hancur beberapa tembok yang mengelilinginya.


“Dasar naga-naga aneh! Dipikirnya kami takut! Kami tidak akan mati semudah itu! Kami akan–”

__ADS_1


*SLASH!


“Kebanyakan bicara, akhirnya kamu tidak tahu bahwa musuh kalian adalah  kami semua, bukan para naga saja, matilah kalian semua! Kaisar Sihir Api : Semburan Api 9 Arah!” teriak Leonie Castillo mengeluarkan skillnya.


__ADS_2