
Demigod Sagitarius sendiri sudah melawan Raja Naga Api dan Demigod Capricorn sudah melawan Raja Naga Angin, dimana keduanya sama-sama langsung mengeluarkan skill terkuat masing-masing.
[Peringatan Demigod Gemini sudah menggunakan inti Demigod miliknya, dia sepertinya akan melakukan pertarungan hidup dan mati karena sampai mempertaruhkan Inti Demigod miliknya.]
“Apa ini? Kenapa aku merasa tekanan yang sangat kuat darinya. Dan kenapa kalian bertiga malah menyerangku? Apakah kalian sudah lupa dengan kekasih kalian sendiri?” tanya Eric sambil menghindar.
Dia sedang menghindari dari kepungan serangan Alice, Caroline dan Leonie yang sejak tadi menyerangnya dengan kekuatan penuh. Meskipun dia bisa mengalahkan mereka bertiga dengan mudah, tapi…
“Kami tidak mengenalmu, kami hanya akan melayani Junjungan Kami yakni Demigod Gemini. Siapa saja yang membuat beliau sengsara, maka harus mati mengenaskan!” teriak Leonie yang mengeluarkan api abadi miliknya.
*SWOOSH!
Serangan api abadi yang dikeluarkan membuat oksigen di dalam ruangan tersebut menjadi lebih sedikit dan banyak orang yang kesusahan dalam bernafas.
“Maaf, karena kalian bertiga, para pasukan tidak berani menyerang kalian dengan gegabah, kalau begitu aku akan membuat kalian bertiga sedikit terluka!”
__ADS_1
Eric mengeluarkan Elemen Bayangan Abadi miliknya dan menjerat ketiga wanita itu dalam kekosongan, Caroline dan Leonie bisa dengan mudah ditaklukkan, namun…
“Jangan harap bisa mengalahkanku dengan elemen yang sama persis denganku, kemarilah bajingan licik, dasar peniru!” teriak Alice yang sudah lepas dari jeratan bayangan abadi dengan mudah.
*SLASH!
*SLASH!
Alice menggunakan kelebihan kecepatannya dengan sangat baik dan berhasil memberikan dua luka sekaligus dengan cara membunuh seorang assassin, sayangnya di serangan ketiga dia tertangkap.
“Santai saja disini, kamu tidak akan terluka, tapi hanya akan merasakan sedikit kesakitan saja! Great Influence : Sadarlah dari pengaruh musuh dan pingsanlah!” ucap Eric berhasil membuat Alice pingsan.
Dia berhasil membawa ketiga wanitanya kembali ke [CHAOTIC WORLD], lalu dia beralih pada seluruh pengikut demigod musuh yang sedang bertarung dengan pasukannya.
“Kalian semua, aku sekarang mengizinkan kalian untuk membunuh musuh, setelah itu larilah ke belakang dengan cepat dan para pemegang tameng langsung bersiap dengan ledakan!” teriak Eric pada semua orang.
__ADS_1
Mengingat cara bertarung sebelumnya yang dilakukan oleh para pengikut demigod dengan cara manipulasi pikiran gagal, karena Pasukan Perdamaian tidak lagi terpengaruh, kini peperangan berganti menjadi lebih sadis.
Dimana ketika para pengikut itu sudah kalah atau sekarat, mereka semua akan mengaktifkan tanda / tato demigod yang ada di salah satu bagian tubuh mereka dan meledak.
Hal itulah yang melatar belakangi perintah Eric sebelumnya. Dan dengan arahan itu, semua orang bisa mengurangi jumlah musuh yang tidak seberapa itu dengan sangat cepat.
“Aku akan memberikan kalian pilihan! Mengikutiku dengan segel darah dan jiwa, tapi aku tidak mengendalikan pikiran kalian atau aku akan membunuh kalian dan mengubah kalian semua menjadi kekuatanku?!”
“Cepat pilih sekarang juga, kalian juga sudah merasakan bahwa Demigod Gemini sudah mulai berhasil keluar dari segel tanah dan jeratan bayanganku bukan? Aku tidak memiliki waktu lama lagi!”
Demigod Pisces yang sejak tadi terus membujuk keenam saudaranya itu merasa gagal, dia sama sekali tidak bisa mengajak mereka untuk bergabung dengan Eric yang memiliki kebijaksanaan lebih tinggi dari tuan mereka sebelumnya.
“Yang Mulia! Mereka tidak akan bisa menjawab dengan baik jika dihadapkan dengan kondisi sekarang. Bagaimana jika saya akan menjadi penjamin mereka agar bisa lebih mengenal Anda? Tapi tidak sekarang?” pinta Demigod Pisces.
“Aku sudah bilang untuk tidak membuang waktuku! Aku tidak keberatan untuk membunuh kalian sekarang juga, meski sebelumnya aku menyelamatkan kalian dan memberikan obat berharga,” tegas Eric.
__ADS_1
“Ha ha ha! Akhirnya aku bisa lepas! Sekarang aku akan menggila, bersiaplah bajingan iblis tengik!” teriak Demigod Gemini dari kejauhan.