
“Unlimited Mana Sword : 100.000 Pedang Mana Raksasa!”
Eric memanfaatkan tubuhnya yang kecil dan kecepatannya untuk menghindari semua api yang dikeluarkan dari mulut Naga Api itu.
“Black Hole : Penyerapan dan Penambahan Mana!”
Eric berjalan di antara Pedang Mana yang dibuat seperti tangga menuju langit dan selama perjalanan itu, dia menyerap api dan mengubahnya menjadi Mana untuk dirinya sendiri.
“Kurang ajar! Sihir Naga Api : Penguatan Amukan Api! Aku akan memusnahkanmu iblis kecil! Jangan berharap bisa lari dari kejaranku!”
Naga Legendaris Api itu dengan cepat mengubah semburannya apinya dan menghapuskan semua pedang mana yang dikenai, namun dia tak kunjung berhasil mengenai Eric secara langsung.
“Salahkan dirimu karena sampai memaksaku mengeluarkan salah satu Sihir Khusus Naga ini! Sihir Naga Api : Pengendalian Mana!”
Semua mana dalam radius 10 km masuk dalam kendali Naga Legendaris Api tersebut, termasuk Mana yang ada dalam tubuh Eric, hingga menyebabkan Eric tidak bisa bergerak dan terjebak di salah satu pedang mana miliknya.
Dan ketika semburan api yang sebelumnya langsung membakar sekujur tubuhnya dengan ganas.
“AAAAARGH!”
Eric sangat kesakitan karena seluruh tubuhnya terbakar hebat, semua pakaiannya sudah menghilang, kulitnya juga mulai mengelupas dan daging miliknya mulai terlihat bersama dengan tulang putihnya.
[Dengan kerusakan separah ini, Sistem akan menggunakan Poin Sistem untuk melakukan penyembuhan paksa pada Master. Tolong tetap bertahan atau melarikan diri dari sini jika memang tidak bisa menang.]
“Siapa yang mau melarikan diri! Aku tidak akan pernah melakukan itu! Hyaaaaaah!” Tubuh Eric kembali seperti semula, tapi semburan api membuatnya terus kehilangan kulit dan daging.
Rasa sakit yang diterima Eric tak terbayangkan lagi, sampai akhirnya dengan keteguhan hati dan teringat bahwa keinginannya belum tercapai, dia berhasil menggerakkan tangan kanannya dengan posisi masih terbakar api.
“Unlimited Mana Sword : Perlindungan 100.000 Pedang Mana!”
Ratusan ribu pedang yang terbentuk di langit-langit langsung berubah menjadi Barrier Mana yang sangat besar dan menahan semburan api dari Sang Naga dan menjaga tubuh Eric agar bisa regenerasi normal.
*WUUUUUUNG!
Semburan Nafas Api Naga yang sangat besar itu akhirnya bisa ditahan, meskipun beberapa lapis pelindung mana langsung hancur, tapi dengan kapasitas Mana Eric yang besar hal itu bisa ditanggulangi.
__ADS_1
“Hah … hah … aku tidak menyangka akan sangat sulit melawanmu. Sampai aku merasakan rasa sakit yang tak pernah aku rasakan sebelumnya, memang layak menjadi Naga Legendaris Api yang perkasa!”
Eric sudah sepenuhnya berhasil meregenerasi tubuhnya, Skill Black Hole miliknya juga menyuplai pasokan mana yang berkurang dengan drastis akibat mempertahankan ribuan Barrier Mana yang ada di depannya.
“Sekarang waktunya menyerang balik! Apakah kamu sudah mengenali Rasa Api Naga itu tubuhku. Kalau begitu mari kita membuat api naga itu sebagai bahan latihan penguatan kulit dan dagingku ini!”
“Jarang sekali aku mendapatkan musuh kuat sepertinya.” Eric menatap Naga Legendaris Api itu dengan tatapan mengerikan, perubahan Archdemon miliknya juga sudah mulai berjalan, dirinya siap bertarung untuk ronde kedua.
***
‘Bagaimana bisa iblis rendahan ini tahan terhadap apiku? Aku semakin yakin bahwa iblis ini adalah orang yang ditakdirkan itu, tapi memangnya kenapa?’
‘Kalau sampai dia terbunuh oleh kekuatanku, dia tidak layak memimpin dunia ini, apalagi sampai membuat Ras Naga menjadi pengikutnya.’
‘Aku akan mengerahkan semua skill milikku demi menguji kekuatan dan kebijaksanaan dari iblis kecil ini, mari kita mulai pertarungan selanjutnya!’
***
“Dengan kuasaku, aku akan memanggil sihir suci. Holy Firestorm : Penghakiman Api Suci! Terpangganglah dalam api suci ini iblis terkutuk!”
“Black Hole : Penyerapan Maksimal! Kemarilah api suci, aku akan melihat, apakah kamu mampu menghadapi ujung dunia ini dengan skillku ini!”
Eric berteriak keras, di depan tubuhnya kini terbentuk 10 bola hitam yang berukuran sebesar bola kasti. Dan bola-bola itu, api suci yang hendak menghantam Eric tersedot ke dalamnya dengan masif.
“Lebih banyak lagi, majuuuuuuuuu apiku!”
“Black Hole jangan mau kalah dengannya!”
Pertarungan ronde berikutnya dari kedua makhluk ini terjadi dengan pengeluaran mana yang sangat besar, keduanya sama-sama saling menguatkan diri sendiri, terutama untuk Eric.
***
“Hyaaaaaaaaaaah! Seraplah semua jangan sampai ada yang tersisa! Serap apa pun yang ada disini! Ubahlah semuanya menjadi kekuatanku Wahai Skill Ultimateku!”
Eric berteriak kencang dan 10 bola hitam di depannya semakin menyerap api di depannya dengan sangat cepat, mana sekitar juga ikut tertarik dalam bola hitam itu sampai membuat ruangan tambang menjadi Nol Mana.
__ADS_1
Kondisi dimana Mana Alam yang seharusnya berlimbah dan memberkati sebuah wilayah menghilang begitu saja. Hal itu membuat kehidupan apapun menjadi hilang. Sebuah skill yang menakutkan.
“Skill Ultimate Unlimited Mana Sword! Buat sebuah pedang raksasa yang bisa membelah naga! Gunakan seluruh mana melimpah yang ada dalam tubuhku!”
Dari atas kepala Eric mulai muncul sebuah pedang yang awalnya kecil menjadi lebih besar dan sekarang menjadi sangat besar, bahkan ukuran itu setinggi tambang besar yang setara dengan gunung itu.
“Pembentukan Pedang Mana yang luar biasa, tapi apa yang kamu harapkan dari hanya Pedang Mana hah? Kesinilah Pedang Bajingan! Sihir Naga Api : Cakaran Naga Api!”
Naga Legendaris Api tenangnya langsung menggunakan salah satu kaki kanannya dan mengibaskannya begitu saja ke udara. Lalu muncullah 3 Buah Cakaran Naga Raksasa yang mengarah ke Pedang Mana sebesar gunung itu.
“Hancurkan!” Eric mengayunkan tangan kanannya dan…
*BOOOM!
Sebuah ledakan besar terjadi, karena pertemuan antara Pedang Mana Ultimate dengan Cakaran Naga yang terbentuk tadi.
Ledakan itu menghempaskan semua harta karun yang sudah gosong terbakar api sejak tadi.
Dan sekarang baru terlihat bahwa ini memanglah sebuah Tambang Besar, dimana banyak bekas-bekas galian yang ditinggalkan.
Dan melihat dari sisi lain, Pedang Mana Ultimate Eric masih berdiri kokoh di sana dan ada dalam posisi tegak lurus dengan tubuh tuannya itu.
Sedangkan cakaran naga tadi menghilang begitu saja. Hal ini membuat Naga Legendaris Api berhenti mengejek sejenak, baru kali ini ada yang bisa menghempaskan serangannya itu seperti debu saja.
Naga itu lalu menghentikan serangan apinya dan sekarang dia berdiri di hadapan Eric berniat menyapu tubuhnya dengan kaki kanannya.
*WUSH!
“Memangnya aku biarkan! Kemarilah Pedang Mana Ultimate!”
Eric menghindar ke samping dan mengayunkan pedangnya sekali lagi, sekarang pertarungan kedua makhluk ini berubah menjadi pertarungan jarak dekat, Naga dengan fisiknya dan Eric dengan pedang mananya.
*CRACK!
“Sialan! Berani sekali kamu merusak kuku agungku! Aku tidak akan memaafkannnya!”
__ADS_1