CRAZY DEMON SYSTEM

CRAZY DEMON SYSTEM
Bab 032 - Buronan Kerajaan Matahari Terbit.


__ADS_3

“Tidak akan aku biarkan!”


Beberapa penjaga lainnya langsung menyerang Eric dan Dimitri yang menghalangi mereka semua keluar dari ruangan tersebut.


Namun karena mereka semua bukan tandingan dari keduanya, maka mereka semua terbunuh dengan cepat oleh kedua orang menakutkan itu.


*SLASH!


*SLASH!


“Kesalahanmu karena telah mengira aku tidak bisa menghalangi Sihir Teleportasi yang diam-diam kamu siapkan ini, sekarang matilah kalian semua!”


“Orbiting Sword X Sword of Rage!”


Eric mengayunkan tangannya dan seluruh penjaga yang ada di sana mati mengenaskan,  hanya menyisakan Albert Agard yang masih pingsan.


“Aku merasakan ada ratusan orang tengah kemari karena mendengarkan kebisingan yang kita buat, lebih baik kita sekarang meninggalkan ruangan ini,” ajak Eric.


“Baik Tuan Muda.”


“Caroline aku serahkan Albert itu padamu, kamu boleh membawanya dan menyiksanya di suatu tempat, yang terpenting tepat tengah malam nanti, kamu segera kembali ke penginapan!” perintah Eric.


“Baik Tuan Muda.”


Eric dan Dimitri kemudian membuat jalan untuk Caroline melarikan diri terlebih dulu, sedangkan mereka berdua melawan musuh.


“Jangan biarkan wanita itu kabur! Dia membawa Tuan Albert bersamanya!” teriak salah satu komandan yang sudah masuk ruangan.


“Dimitri kamu sumpal mulut orang itu!”


*SLASH!

__ADS_1


“Aku akan mengurus bagian sini!”


Ratusan orang berdesakan memasuki ruangan tersebut, namun mereka semua satu per satu mati di tangan kedua Eric dan Dimitri.


Setelah beberapa jam pertarungan yang melelahkan, tubuh Dimitri dan Eric sudah berlumuran darah musuh.


“Sepertinya kita terlalu berlebihan, apakah kita akan menjadi Buronan Kerajaan Matahari Terbit setelah ini?” celetuk Eric.


“Jangan khawatir Tuan Muda. Meskipun kita akan melawan kerajaan, saya akan tetap melindungi Anda dengan nyawa saya,” jawab Dimitri percaya diri.


“Haaah … baiklah, kalau begitu mari kita kembali ke penginapan, kita akan membersihkan diri sambil menunggu kedatangan Caroline!” ajak Eric.


***


Di sebuah tempat di bekas kediaman Renaud.


*DUAR!


Caroline membuat sebuah sihir peledak dari elemen es dan melemparkan Albert pada reruntuhan bekas rumahnya itu.


*BRAK!


Albert yang sudah setengah sadar terkejut bukan main, ketika tubuhnya menghantam dinding reruntuhan.


“Argh … dasar wanita kurang ajar! Beraninya kau melakukan ini padaku! Kamu pikir hanya dengan kekuatan saja mampu untuk membunuhku?!”


*JLEB!


“Kenapa aku harus takut, ketika aku memang lebih kuat darimu? Bukankah kamu dulu yang mengatakan bahwa di dunia ini yang berbicara adalah kekuatan dan kekuasaan?”


Caroline membentuk Tombak Es dan menusukkannya tepat di dada Albert sampai menembus ke punggungnya.

__ADS_1


“Uhuk…” Albert muntah darah, dia lalu menatap mata wanita itu. Sebuah tatapan kepuasan karena telah berhasil balas dendam terpancar dari sana.


Sedangkan Caroline yang sudah menghilangkan sebagian rasa simpati dalam hatinya tidak merasa aneh melakukan penyiksaan dan pembunuhan dengan cara ini.


“Tuanku mengatakan, jika kamu memiliki musuh, maka cabut sampai ke akar-akarnya. Jika kamu ragu, maka akan ada masalah di masa depan yang lebih besar!”


“Oleh karena itu Tuan Albert Agard, mantan dari Tuan Keluargaku dulu, kini sudah waktunya kamu mati dan aku sudah menyiapkan hadiah untuk keluargamu di Ibukota Kerajaan!”


*SWOOSH!


Caroline menebas leher Albert dan menancapkan kepalanya di ujung Tombak Es yang sudah dia buat. Lalu dia menyebarkan ribuan catatan keburukan Albert Agard di sekitarnya.


“Mungkin dengan ini kami bisa memancing Kerajaan Matahari Terbit untuk bergerak, memang sangat cerdas sekali Tuan Eric Basset, aku sangat mengaguminya.”


Caroline menjilati tangannya yang terpercik darah dari Albert tadi sambil memuji tuan mudanya. Setelah memastikan semuanya selesai, dia bergegas kembali ke penginapan.


***


Keesokan harinya.


“Gubernur Albert Agard terbunuh oleh Iblis!”


“Gubernur Albert Agard terbunuh oleh Iblis!”


“Barangsiapa yang mampu menghabisi atau menemukan 3 buronan tersebut. Kerajaan akan memberikannya 3.000 Koin Emas!”


Alun-alun Ibukota Provinsi itu menjadi sangat ramai, karena pengumuman dari Pasukan Utama Kerajaan yang datang dan memberikan hadiah bagi siapa saja yang berhasil mengenali 3 orang itu.


“Aku pernah melihat mereka bertiga!”


“Dimana mereka berada?! Cepat katakan pada kami!”

__ADS_1


__ADS_2