
“Jangan mengganggu perubahanku. Apakah kamu pikir dengan Pedang Mana lemah ini, kamu bisa menghalangi perubahanku?! Jangan bermimpi!”
Jenderal Pembunuh menangkis ratusan pedang dengan tangan kosong. Tapi kulitnya yang sekeras baja itu, mampu untuk melakukan hal tersebut, apalagi dengan kekuatannya.
“Kamu terlalu sembrono sekarang Jenderal Pembunuh! Memangnya aku tidak pernah mendengar tentang kulitmu itu? Sebentar lagi tubuhmu akan kebas!”
Eric tersenyum penuh arti sambil masih mengirimkan ribuan Pedang Mana dari tempatnya. Baginya kesombongan Jenderal Pembunuh adalah celah yang mematikan.
Hal itu bisa saja membuatnya menang dengan cepat dan bisa memenangkan pertarungan. Apalagi setelah dia melapisi seluruh pedangnya dengan Black Hole.
“Kamu hanya mengarang saja bocah tengik! Memangnya kenapa dengan Pedang Mana ini? Lihatlah sejak tadi aku bisa menghancurkannya dengan mudah!”
“Dan tunggulah aku sebentar lagi, setelah perubahanku sempurna. Bahkan seranganmu yang sebelumnya pun bisa aku tangkis dan kembalikan dengan mu–”
“ARGH! Kenapa pedang ini mampu menembus kulitku?!”
“ARGH! Manaku tiba-tiba terserap dengan begitu masif!”
“ARGH! Apa-apaan ini? Apa yang sudah kamu lakukan bocah tengik? Apa yang membuatmu tersenyum menjijikkan seperti itu! Kalau kamu tidak mau mengatakannya, aku akan membunuhmu!”
Jenderal Pembunuh itu terlihat sangat murka, tapi berkat itu perubahannya tanpa sengaja semakin dipercepat dan hanya dalam beberapa detik dirinya sudah selesai masuk ke mode Demigod.
*DUAR!
Dia menghindari ribuan pedang itu dengan cara terbang ke langit, dari dalam tubuhnya juga terlihat beberapa kilatan petir, yang membuat dirinya menjadi lebih sangar dan terlihat sangat kuat.
Ledakan kekuatan itu menyita perhatian Eric, ternyata rencananya tidak berjalan dengan mulus. Dia langsung fokus pada seseorang yang ada di langit itu dan mengarahkan ribuan pedangnya lagi.
Hal ini dilakukan demi untuk membuat musuhnya itu tidak bergerak dengan bebas. Sedangkan dia memberikan sinyal pada seluruh bawahannya untuk segera masuk ke dalam [CHAOTIC WORLD].
__ADS_1
“Aku harus menahan selama mungkin untuk menjaga kehidupan yang lainnya. Karena aku tidak mau pasukan yang sudah kulatih susah payah harus mati di tangan orang ini!”
Eric terus berkomunikasi dengan beberapa pimpinan pasukan dan terutama dengan Caroline dan Dimitri, mereka mendapatkan misi baru untuk evakuasi seluruh pasukan mereka ke dalam [CHAOTIC WORLD].
“Terima kasih Sistem. Mungkin jika waktu itu kamu tidak mengatakan bahwa Bola Sihir Chaos itu harus aku beli, maka sekarang aku akan sedikit kebingungan dalam situasi ini,” senang Eric.
[Itu sudah menjadi tugas saya Master. Dengan begitu baik Caroline maupun Dimitri bisa masuk dengan mudah ke dalam dunia khusus dan bisa menyelamatkan semua orang.]
[Tapi kalau boleh Sistem memberikan saran, lebih baik Anda fokus saja dengan kekuatan setingkat Demigod Muda yang ada disana Master. Karena dia bukan lawan yang mudah.]
Eric mengangguk paham, dia sendiri tidak berencana untuk meremehkan musuh. Dia hanya berniat menahan sebentar sampai semua orang bisa kembali ke [CHAOTIC WORLD].
[Awas serangan cepat dari arah jam 11!]
*JLAAAR!
Serangan cepat tak terduga dari Jenderal Pembunuh membuat gosong tempat Eric berdiri sebelumnya.
“Setelah itu aku akan menghilang dan kembali ke dunia khusus bersama yang lain. Aku harus memberikan luka fatal pada Jenderal Pembunuh ini!”
Eric dalam mode Berserk dan Archdemon miliknya mencoba menggunakan bantuan Skill Unlimited Mana Sword miliknya untuk bisa terbang dan menggapai Jenderal Pembunuh.
“Kamu pikir bisa menggapaiku? Terimalah serangan ini!”
“Vertical Punch : Gempa Bumi Penghancur Kota!”
Dari atas Jenderal Pembunuh memberikan serangannya dan muncul sebuah siluet genggaman tangan sangat besar serta jalaran beberapa listrik di sekitarnya.
Serangan itu menghantam Eric, serta karena kekuatannya yang mampu menghancurkan beberapa kota sekaligus. Eric masih berusaha untuk menahannya agar dampak serangan itu tak terlalu besar bagi bawahannya.
__ADS_1
Alasan lainnya karena memang tidak ada waktu untuk menghindar, karena jangkauan serangan musuh yang begitu luas, oleh karena itu dia juga menggunakan Skill Ultimate.
“Unlimited Mana Sword : Gabungan 20.000 Pedang Mana!”
Sebuah Pedang Mana terbentuk begitu gagah dan sekarang tengah berhadapan langsung dengan pukulan musuh yang tak kalah besarnya.
Pertarungan antara Tinju dan Pedang itu dapat dilihat dari jarak 50 km jauhnya, karena peristiwa itu terjadi di langit dan menimbulkan ledakan dahsyat dan mengganggu cuaca di wilayah sekitar.
*BOOOOOOOM!
“Black Hole : Penyerapan Maksimal!”
“Unlimited Sword Skill : Gabungan 40.000 Pedang Mana!”
Eric mengeluarkan sekali lagi serangannya, dia juga sudah menyerap mana musuh dengan sangat intens dan mengubahnya menjadi kekuatannya sendiri.
“Matilah dengan serangan ini!”
Setelah melakukan serangan terakhir dengan mana dan kekuatan penuhnya itu, Eric langsung pingsan serta jatuh dari ketinggian, tapi serangannya itu masih tetap berlanjut.
“Vertical Punch!”
“Vertical Punch!”
“Vertical Punch!”
“Kenapa seranganku menjadi semakin lemah?”
“ARGH! TANGANKU HILANG! BAGAIMANA BISA SEORANG DEMIGOD TERLUKA PARAH SEPERTI INI?!”
__ADS_1
"Aku akan membunuhmu bajingan tengik!"