
pagi yang cerah diawali dengan sarapan istimewa buatan Rei, semua berjejak kagum mereka baru tahu kalau Rei bisa memasak, RI mengatakan bahwa pasukan itu adalah satu-satunya masakan yang bisa dia kerjakan
"wah ini enak apa sebaiknya kamu jadi koki saja" celoteh Yusha menggoda Rei
"kau tahu Rei hanya bisa masak ini, karena ini adalah satu-satunya yang diajarkan oleh adikku"ucap Farel
"adikmu berarti kakaknya Rei?" tanya Zanet
"ya tentu saja karena Rei anak ketiga jadi dia punya dua kakak"ucap Farel dengan santai dan riang
setelah makan selesai mereka langsung bersiap untuk melakukan tugas masing-masing, Yusa dan Rey bersiap untuk tertangkap oleh komplotan orang-orang itu namun kali ini bukan di markas yang sebelumnya melainkan di markas yang lebih besar, mereka berada di dekat markas pusat para orang-orang misterius itu, itu diketahui dari informasi yang mereka dapatkan di penangkapan Yuna sebelumnya
"kalian harus hati-hati, jangan bertengkar, di dalam selalu kompak dan jangan lupa selalu kirimkan kabar agar kami bisa memantau apa yang terjadi di sana"ucap Zanet anet yang khawatir
setelah dirasa persiapan mereka berdua sudah selesai mereka langsung menuju lokasi yang paling rawan untuk digerebek, keduanya pertama berjalan di hutan lalu menelusuri pasar setelah itu menuju ke lokasi hutan yang biasa dilewati oleh para imigrasi
dan benar saja mereka dihadang oleh beberapa orang yang sepertinya memang sudah di sana sejak awal, sebelum melewati tempat itu memang ada beberapa orang yang berlari kembali dan mengatakan bahwa di sana ada perampokan
keduanya lantas di bawah ke lokasi yang mereka harapkan yaitu markas pusat mereka, kalau itu bisa dilihat dari tempat persembunyian mereka lebih besar dan lebih banyak orang atau tahanan yang ada di sana
Yusa dan Rei ditanyai banyak hal, pertama dari identitas mereka lalu Yusa dan Rei mengatakan bahwa mereka adalah siswa dari Menara Agung yang sedang melakukan misi atau survival
mereka ditanya juga tentang keluarga mereka, seperti yang sudah di persiapkan mereka akan menjawab bahwa mereka dari keluarga Ambererto
dalam hati Yusa berharap bahwa keluarganya bersih, jika dia ditahan berarti keluarganya benar-benar bukan termasuk golongan yang mengkhianati kekaisaran namun jika dia dibebaskan berarti keluarganya memiliki hubungan dengan pemberontakan ini
lalu bisa mengaku sebagai pengawal dari Yusha, karena dari awal memang direncanakan seperti itu, ada alasan Rey tidak bisa menyebutkan identitasnya selain memang dirahasiakan beritahu bahwa orang tuanya ada di dalam lingkaran bangsawan yang ingin melakukan kudeta
__ADS_1
mereka ditahan di suatu ruangan bersama dengan beberapa anak lainnya yang sepertinya juga dari Menara Agung
saat para penjaga sudah tidak ada, bisa mulai menanyakan beberapa hal kepada para anak-anak itu, dia bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan informasi apa yang mereka ketahui tentang hal ini
apapun namun bisa meyakinkan bahwa mereka bisa keluar dari sini dengan bantuannya jadi cepat memberitahu informasi apa yang mereka punya
"saat itu kami sedang melakukan bantuan untuk para korban perbatasan lalu kami ditangkap bersama dengan para korban itu, Awalnya kami dijadikan satu sel namun mereka memberikan banyak informasi kepada kami sehingga kami dipisahkan agar tidak mengobrol satu sama lain"salah seorang dari mereka
"lalu apa yang selanjutnya terjadi apa kalian punya informasi mengenai siapa yang menangkap kalian di sini?"
"awalnya kami mengira bahwa kami sedang diserang oleh tim lain namun jika ini tim lain maka itu tidak mungkin karena para korban juga dibawa, kami juga berpikir bahwa ini adalah imbas dari persaingan para murid karena beberapa anak dibebaskan begitu saja saat mereka mengatakan nama keluarga mereka"
"apa kamu tahu siapa saja yang keluar dari sini? mungkin kita sama-sama mengenalnya dan mungkin kita tahu dia dari keluarga mana, sehingga kita bisa mengelompokkan siapa saja keluarga yang bisa keluar dari sini karena Yusha juga seorang bangsawan tingkat atas tapi tidak dibebaskan begitu saja" ucap Rei menggali informasi
"kami tidak terlalu mengenal mereka namun yang jelas mereka memiliki mata yang biru"
hanya itu informasi yang mereka dapat sejauh ini, Rei inisiatif dia akan meditasi dan mendengarkan suara yang sangat jauh
awalnya Yusha tentu saja meremehkan Rei soal meditasi
"apa yang sedang kamu pikirkan Rei? meditasi itu bukan hal yang mudah, itu hanya bisa dilakukan oleh yang berbakat seperti Zanet" celoteh Yusha
"hei enak saja, apa kau pikir selama ini aku hanya bermain-main di tempat meditasi, tentu saja aku mengikuti pelajaran dengan baik dan aku juga mendapat beberapa tips dari Zanet jadi tenang saja, asalkan kamu bisa menjaga ketenangan yang ada di sini"ucap Rei dengan sesumbar
Yusa mengangguk mengiyakan dan dia juga tidak berharap banyak dengan itu, bagaimana bisa dia percaya begitu saja, sedangkan Zanet sering mengatakan bahwa sering tertidur saat meditasi
Rey mulai menutup matanya dan duduk sambil menyandarkan bahunya
__ADS_1
sebenarnya Rei tidak meditasi, dia sedang fokus mengendalikan energinya untuk bisa menghubungkan pendengarannya dengan apa yang dia kendalikan, hal tersulit di sini adalah tetap menjaga kestabilan kekuatannya agar makhluk yg di kendalikan tetap berjalan dengan stabil dan natural untuk mencari informasi
satu tikus kecil yang bisa leluasa berjalan-jalan, dia langsung mengendalikan darahnya dan mencari lokasi cepat parah orang-orang itu berdiskusi, setelah 2 jam keliling akhirnya tikus itu mendapatkan lokasi mereka untuk berdiskusi, tikus kecil itu sudah berada di posisinya sekarang Rey hanya belum fokuskan agar dia bisa mendengar lebih jelas apa yang didengar oleh tikus itu
"sepertinya kita sudah menangkap terlalu banyak orang di sini sudah sangat sesak"
"apa kita eksekusi beberapa dari mereka, para budak dan korban perbatasan jika mati juga tidak akan ada yang mencari, tinggalkan saja beberapa anak dari bangsawan atau orang-orang tertentu yang bisa kita manfaatkan nantinya"
"apakah para bos akan setuju dengan ini, tapi bagaimana lagi tidak ada tempat lagi untuk menaruh mereka"
"apa kita meminta bantuan pada bangsawan bangsawan itu untuk membuatkan tempat lagi tapi nanti kita kekurangan prajurit"
"mereka punya banyak uang apalagi mereka kan didukung oleh pihak istana"
"aku benar-benar tidak tahu jalan pikiran para bangsawan dan keluarga kerajaan mereka bisa menyingkirkan saudara sendiri, bahkan orang tua mereka sendiri"
"ya sudahlah jangan dipikirkan yang penting kita tetap bekerja dan digaji dengan baik, yang penting kita menjadi api mereka dan nanti kalau saat mereka sudah berkuasa kita memiliki kehidupan yang baik"
ucap mereka yang tidak diketahui siapa yang berkata namun yang jelas mereka adalah ketua ketua dari orang-orang yang menangkap para tahanan saat ini
Rei membuka matanya dia langsung menatap ke arah Yusha, sedangkan Yusha bertanya apa tidurmu nyenyak?
Rei mengatakan bahwa mereka harus segera pergi dari tempat ini
"ayo pergi sekarang"
wajah Yusa yang awalnya tertawa langsung menjadi serius, walaupun dia masih belum percaya bahwa Rei berhasil mendengar percakapan mereka, namun karena ekspresi Rei sangat meyakinkan, dia jadi tidak bertanya banyak dan mengiyakan bahwa mereka harus pergi secepatnya
__ADS_1